
*
*
*
Tak terasa hari yang ditunggu-tunggu oleh keluarga Rodriguez tiba juga, hari dimana Cucu pertama dari dua keluarga kolongmerat akan melepas masa lajangnya, yah hari ini adalah hari dimana Filio dan Agatha akan melangsungkan pernikahan,
Filio terlihat sangat tampan dengan setelah hitam rambut di tata rapi dengan senyum yang mengembang, Pria yang saat ini tengah berdiri di altar itu nampak gugup walaupun senyum terus tersinggung di wajahnya, Inilah hari yang dinantikanya berjalan di altar dengan wanita yang begitu dicintai yaitu Agatha dan mengucap janji sehidup semati di hadapan Tuhan.
Dada Lio semakin berdebar saat wanitanya berjalan mendekat dengan melingkarkan lengan mungilnya di lengan seorang pria paruh baya yang di ketahui Lio sebagai satu-satunya paman Agatha.
" Wow! dia sangat cantik tidak salah jika Tuan Filio menjadikannya sebagai istri!" Ucap salah satu undangan.
" Benar, mereka pasangan yang sangat cocok Sang Pria sangat tampan dan yang perempuan sangat cantik. Aku sangat iri dengan Visual keduanya." Sahut teman yang berada disampingnya.
Pria paruh baya yang bernama Aldi itu menyerahkan tangan Agtha kepada Lio dan disambut senang Lio.
" Kuserahkan Satu-satunya keponakan ku untuk kau jaga dan kau cintai, Agatha hidup sangat menderita setelah kematian orang tuanya jadi aku mohon bahagiakan keponakan ku dan Lindungilah dengan sepenuh hatimu." Kata Aldi dengan sungguh-sungguh.
" Aku akan menjaga dan mencintainnya melebihi diriku sendiri. Uncle." Jawab Lio.
Aldi Menepuk pelan punggung Lio dan Kembali duduk bersama jajaran Keluarga Rodriguez dan juga Johnson.
Lio dan Agatha saling melempar senyum.
" Kau sangat cantik, Honey." Bisik Lio.
" Kau juga sangat tampan, Sayang." Sahut Agatha.
Setelah menjawab pertanyaan demi pertanyaan dari sang pastor kini Lio dan Agatha berdiri berhadapan dengan saling bertautan tangan. keduanya bersiap untuk mengucapkan Janji sehidup semati.
“I, Fillio Alexander Jhonson Rodriguez, take you, Agatha Belva Cristian, to be my wife, to possess and care for one another, from now on and forever; In times of trouble and joy, in times of abundance and in need, in times of health and sickness, to love and cherish one another, until death do us part, according to the holy law of God, and this is my sincere oath of allegiance.” kata Filio dengan sangat lancar.
“I, Agatha Belva Cristian, take you, Filio Alexander Jhonson Rodriguez, to be my Husband , to possess and care for one another, from now on and forever; In times of trouble and joy, in times of abundance and in need, in times of health and sickness, to love and cherish one another, until death do us part, according to the holy law of God, and this is my sincere oath of allegiance.” Kata Agatha.
“ Do you guys accept each other?” Kata sang pastor.
“ I do.” Jawab tegi keduanya bersamaan.
“ Congratulations, you are become husband and wife." Kata Pastor.
Suara bergemuruh tepuk tangan dari tamu undangan menenuhi gedung acara itu dilaksanakan.
“ Tak terasa cucuku yang dulu selalu naik ke punggungku sekarang sudah dewasa dan menikah.” Ucap Regan.
“ Huh, Benar aku tak menyangka jika aku juga sudah memiliki cicit.” Sahut David.
“ Hah Teryata kita sudah sangat tua!” Kata Regan dan David secara bersamaan keduanya seakan enggan menjadi tua.
Percakapan absurd Dua pria tua itu mengundang gelak tawa semua keluarga yang berkumpul termasuk para istri keduanya yang kini tengah terbahak-bahak.
...********...