
*
*
*
Brakk....
Hansel Melempar tas kerjanya dengan kasar di depan kedua orangtuanya ketika sudah sampai di ruang keluarga
" Hansel apa yang sedang kau lakukan?!" Bentak Dad Regan.
" Seharusnya aku yang tanya seperti itu! Bagaimana bisa kalian menjodohkan ku dengan Davina disaat kalian sudah tahu hubungan ku dengan Jesslyn?!!" Bentak Hansel dengan mata merah menyala.
" Apa yang kau maksud Hansel Dad tidak mengerti? Memang benar kemarin papa Davina datang membicarakan tentang perjodohan kalian tapi Daddy tak menyetujuinya,!" Ucap Dad Regan.
"Apa kalian tahu wanita gila itu datamg ke kantor ku mengaku sebagai calon istriku, dan hampir saja membuat Daren dan Jesslyn salah paham, bagaimana jika tadi hubungan ku dengan Jesslyn berakhir Hanya karena wanita gila itu? Aku akan menjadi gila Dad!," Bentak Hansel.
" Oh my god!!! Bagaimana Davina bisa senekat itu,? Dengar Hansel Daddy dan Mommy sama sekali tak berencana menjodohkan dirimu, karena Daddy ingin kau bahagia bersama wanita yang kau cintai," Ucap Dad Regan yang juga dibenarkan oleh Mom Mirna.
" So kumohon lamarkan Jesslyn untuk-ku Dad, Aku akan gila jika tak bersama Jesslyn kurasa,!" Mohon Hansel dengan mata merah menahan tangis karena merasakan sesak di dadanya.
Deg..
Dad Regan membeku melihat betapa putus asa putranya karena seorang Wanita, " sebegitu cinta kah putranya ini pada gadis itu,?" Batin Dad Regan.
Mom mirna yang melihat anaknya begitu emosional pun menghampiri sang putra dan memeluknya dengan sayang.
" Apa kau begitu mencintainya Son,?" Tanya Mom Mirna Serasa mengelus punggung sang putra.
" Hemm aku mencintainnya lebih dari hidupku sendiri Mom," Jawab Hansel pelan.
" Dengarkan Mom Jangan mencintainnya terlalu dalam, Sisakan sedikit Ruang untukmu sendiri karena kita tak tau apa yang akan terjadi Kedepannya Nak, Tak baik jika kau memberikan seluruh jiwamu pada Jesslyn, Mommy tak melarangmu mencintainnya, Mom Hanya ingin kau mencintai pasanganmu sewajarnya,!"Ucap Mom mirna dengan lembut.
" Mom kurasa aku tak bisa jika mencintainnya dengan sewajarnya, aku tak tahu apa yang terjadi denganku tapi yang pasti aku tak bisa jika kehilangannya," Ucap Hansel.
" Hansel kendalikan dirimu Daddy mohon!" Bentak Dad Regan..
" Dad Cinta tak bisa di kendalikan!! Dad juga pasti seperti itu terhadap Mommy!" Ucap Hansel Sedikit berteriak.
" Tapi kau berbeda Hansel, Kau seakan memberikan Seluruh Jiwamu pada Jesslyn apa kau tak berpikir seberapa seriusnya hal ini,!" Bentak Dad Regan dengan intonasi Tinggi.
Dad Regan merasa khawatir dengan putra tunggalnya itu, Kenapa sekalinya jatuh cinta putranya ini begitu mengerikan, Dad Regan Hanya merasa khawatir jika Cinta yang mendalam itu akan menjadi bumerang bagi Hansel.
" Dad, kumohon lamarkan Jesslyn untuk-ku kita saling suka Dad !" Mohon Hansel.
Dad Regan menghela nafas kasar dan melihat ke arah Mom Mirna untuk meminta pendapat dan di angguki oleh istrinya itu.
" Baiklah, besok kita akan datang ke keluarga Johnson untuk melamar putrinya untuk-mu." Ucap Dad Regan.
Hansel melepaskan pelukan Mom Mirna dan beralih memeluk Dad Regan.
" Thank you Dad," Ucap Hansel pelan Serasa memeluk erat Daddy-nya.
" Kau harus selalu Bahagia Son,!" Ucap Dad Regan yang juga memeluk putranya erat.
Hansel mengangguk dengan masih memeluk sang Daddy.
Mom mirna yang melihat itu meneteskan air matanya dan ikut memeluk kedua pria yang dicintainya itu. ..
*
*
*