First Sight

First Sight
Part 56



*


*


*


Di kantor RODRIGUEZ COMPANY saat ini Hansel sedang sibuk dengan berkas-berkasnya Hingga suara dering dari ponselnya membuatnya harus mengalihkan Fokusnya, dilihatnya ternyata panggilan dari istri tercintanya, seketika senyum merekah di bibir Hansel dan dengan secepat kilat menerima panggilan dari istrinya.


" Ya Baby? Kenapa kau sudah kangen Denganku ya?" Tanya Hansel saat panggilan sudah terhubung.


" Ya aku merindukanmu, Tapi aku menelpon untuk meminta izin, Sayang aku akan ke mall bersama Vanya Boleh ya?" Ucap Jesslyn.


" Boleh, Asalkan kau pergi bersama sopir dan bodyguard untuk menjagamu!" Jawab Hansel.


" Tapi sayang aku hanya ke mall tidak perlu membawa Bodyguard itu terlalu berlebihan," Tolak Jesslyn.


" menurut Atau tidak Perlu Pergi sama sekali!" Ancam Hansel.


" Baiklah Suamiku aku mau dikawal sama Bodyguard" Ucap Jesslyn pada akhirnya.


" Good! itu baru istriku yang penurut" Jawab Hansel.


" Ya sudah sayang aku mau berangkat dulu, kamu semangat cari uang buat aku shoping yah!" Ucap Jesslyn


" Sayang suamimu ini Sangat kaya Walaupun tidak bekerja" Ucap Hansel Sombong.


" Ya ya Suamiku yang terkaya! Sudah ya sayang aku tutup Telponnya, I Love You!" Ucap Jesslyn.


" I Love You too Baby!" Jawab Hansel


Mereka pun mengahiri panggilan teleponnya, Hansel ingin segera menyelesaikan pekerjaannya karena setelah mendengar Suara Jesslyn membuat Rindunya kian menambah dan ingin cepat menemui istrinya itu..


" Ahh Rasanya aku tak ingin bekerja saja, Sepanjang waktu bisa bersama Jesslyn ku" Gumanya.


*


Sementara itu Jesslyn dan Vanya sudah berada di dalam mobil yah tentunya Mereka pergi bersama supir dan Terlihat satu mobil Hitam mengikuti mobil yang di tumpanginya Siapa itu? Tentu saja Bodyguard sesuai dengan perintah Hansel.


" Oiya Van Kak Ica ada di kota ini loh" Ucap Jesslyn


" Aku udah tahu kan dia juga menemuiku untuk memberikan baju padaku." Jawab Vanya.


" Maksudku Sepertinya kak Ica akan menetap di kota ini deh" Jawab Jesslyn.


" Serius loh kok bisa? Tapi bagus deh jadi bisa sering ngumpul kita kalo satu kota gini," Ucap Vanya.


" Kak Ica Menikah denga Jack Asisten Sumiku sekaligus Teman Jimmy" Ucap Jesslyn.


" What? Seriously?" Tanya Vanya.


Jesslyn mengangguk " hem Beneran." Ucap Jesslyn.


" Wah Aku tak menyangka! Bukankah ini menakjubkan Kita tak sengaja mengenal kak Ica dan teryata Kak Ica sekarang Istri Asisten Suamimu dan juga Teman Jimmy? Kurasa Jimmy memang Jodohku!" Ucap Vanya Takjub..


" Iya aku baru sadar akan hal itu" Jawab Jesslyn.


" Gimana kalau kita ajak kak Ica Sekalian Jess?" Ucap Vanya.


" Ide bagus Vanya. Ucap Jesslyn serasa menjentikkan jarinya.


Jesslyn pun menelepon Jessica untuk mengajaknya bergabung dan di setujui oleh Jessica karena Jessica sendiri juga lagi Senggang dan butuh merilekskan Pikiranya.


*


" Kak Habis ini kita mau kemana lagi?" Ucap Jesslyn sembari menikmati Minumannya.


" Bagaimana kalau shoping?" Sambung Vanya


" Van kau itu bagaimana sih kak Ica itu seorang desainer jadi tak perlu Shoping!" Jawab Jesslyn.


" Gak apa Jess aku kan bisa beli yabg lainnya" Jawab Jessica.


" Oke kalau begitu, Let's go Ladies aku yang akan bayar belanjaan kalian ayo kita kuras Kartu Suamiku!" Ucap Jesslyn bersemangat dan mendapatkan Sorakan kegembiraan dari Vanya dan Jessica.


Mereka pun berbelanja tas sepatu dari Merk ternama dan tentunya Jesslyn lah yang membayar dengan Black Card milik Hansel..


Jesslyn melihat-lihat di bagian aksesoris pria dan matanya melihat sebuah Dasi yang menurutnya sangat cocok untuk Hansel tapi di saat Jesslyn mengambil Dasi itu ada Tangan lainnya yang juga mengambilnya. Jesslyn melihat orang itu begitupun sebaliknya.


" Lepaskan! Aku duluan yang mengambilnya!" Bentak Davina.


Ya tangan yang juga mengambil dasi itu adalah Davina.


" Hei! Jelas-Jelas aku duluan yang mengambilnya!" Jawab Jesslyn tak ingin mengalah..


" Lepaskan Dasi ini Sangat cocok untuk Hansel calon suamiku!" Jawab Davina percaya diri.


" Asataga percaya dirimu sudah mendarah daging rupanya! Aku beritahu yah Hansel Rodriguez itu adalah Suami Jesslyn Johnson jadi berhentilah berhayal!" Ucap Jesslyn sembari menyentak Dasi itu sehingga berlepas dari genggaman Davina dan membawanya ke kasir untuk melakukan pembayaran.


Saat Davina ingin menyusul Jesslyn ada dua orang pria bertubuh menghadangnya.


" Minggir kalian" Bentak Davina.


" Anda yang harus pergi dari tempat ini! Jangan mengganggu Nona Kami atau aku akan mematahkan tanganmu ini Nona?!" Bentak Bodyguard.


" Sialan! Akan ku balas kalian semua!!" Bentak Davina.


" Arghhh ****** Sialan! Enak sekali hidupnya bagaikan Ratu dan semua itu harusnya menjadi milikku! Kenapa orang orang ku yang tak berguna itu belum juga bertindak! Sia-sia aku membayar mereka mahal kalau kerjaanya saja lelet begini!"geram Davina dalam hati.


Davina meninggalkan Tempat itu drngan perasaan dongkol dan di saat seperti ini dirinya butuh pelampiasan untuk meredakan amarahnya.


" Kenapa Jess aku dengar ada ribut-ribut tadi?" Tanya Jessica.


" Oh itu bukan apa-apa Kak hanya ada anjing yang menggonggong." Jawab Jesslyn menampilkan Senyumannya


" Ah mana ada anjing di mall jess? Ngaco deh"


" Ada barusan pergi, Udah gak usah dipikirin ayo aku akan bayar tagihan kalian semua" Jawab Jesslyn


Vanya dan Jessica saling pandang sesaat kemudian mengedikkan bahu.


Mereka bertigapun akhirnya menyelesaikan Shopping dan kesalon dan tak terasa waktu berlalu begitu cepat hingga mereka bertiga memutuskan untuk pulang ke rumah masing-masing.


*


*


*


*


*


*