Erlangga Aileen Satria

Erlangga Aileen Satria
Chapter 41



Setelah mengantarkan Bulan pulang, Elang juga pulang ke rumah dengan perasaan yang bahagia. Ia segera masuk ke rumahnya tanpa mengucap salam. Ia memeluk bapaknya karena terlalu senang.


"Bapak! Elang sukses macarin bulan! " Seru Elang senang sekali.


"Really? wow... congrats to you, " Jawab Bapak sambil menepuk bahu Elang pelan.


"Iya kan??? Elang gak nyangka bulan mau nerimain Elang yang sengklek kayak gini, "


"Hm! terlalu berharap berlebihan nih, jangan mimpi terlalu tinggi lang, nanti jatoh. Nanges... " Sahut Zhao sambil memakan salad buah menghampiri mereka di ruang tamu bawah.


"Dih, apaan? bilang aja sirik loe ya? Hubungan loe lagi gak baik baik aja kan sama kak Langit? Ngaku loe.... " Jawab Elang julid.


"Hah?! Eh! hubungan gue baik baik aja ya! jangan mikir yang aneh aneh deh! "


"kalo gitu gak usah ngusik hidup Elang! biarin Elang bahagia sama bulan, " Jawab Elang lagi kesal.


"Aduh kenapa kalian berantem sih? kalo mau berantem, ke kantor pengadilan sana! Zhao, kamu udah gede, jangan jailin adek kamu terus. " Sahut mamah yang berteriak dari dapur.


"Iya mah... "


'Lagi lagi Elang dapet pembelaan dari mamah,' Batin Zhao makin kesal.


"Kamu juga Elang, jangan julid terus sama kakak kamu, " Lanjut mamah lagi.


"Siap mam, kapan lagi kan? Elang julidin kak Zhao? nanti mah udah nikah, udah punya keluarga kecil. Susah lagi, berhadapan nya bukan sama kak Zhao lagi, tapi sama ayank nya, "


Mereka pun tertawa karena ucapan Elang. Memang, Elang adalah penghibur di keluarganya. jika tidak ada Elang, rumah serasa sepi dan sibuk dengan pekerjaan masing masing.


"Tomorrow is sunday, you and Zhao are ready to pick up do wan to the airport, " Ujar sang bapak yang menyebabkan Elang terdiam.


"Lah kok gitu...? Emang beneran si do wan mau kesini yah? jangan dong... " Bujuk Elang yang menolak do wan datang ke rumahnya.


"Kok gitu sih nak? gak papa, kan silaturahmi. Gak boleh gitu ah, "


"Hooh, gak tau nih, si Elang punya masalah pribadi kayaknya. " Sahut Zhao juga.


"yes, you should be at peace with Do wan. You're already big, do you still want to be like that?"


"Huuh... terserah aja lah, Gak papa. eh, tapi, cuma Zhao sama Elang pak? Bapak gak akan ikut? " Tanya Elang penasaran.


"I still have work in the office. Tomorrow there is an emergency meeting of a large Chinese company. they offer cooperation with our company, "


"Beneran?! Wah... mantep dong, semangat buat kerjanya pak^^ Elang bakal bantuin dari belakang, " Ucap Elang menyemangati.


"one day you will be in father's position son, so you have to be smart to find customers, " Jawab sang Bapak lagi. Elang hanya mengangguk paham, ia langsung pamit izin naik ke kamarnya untuk beristirahat.


Bulan sekarang sibuk memilih baju untuk kencan bersama Elang. Ia depresot karena baju yang akan ia pakai sekarang. apakah ini cocok? atau tidak? apakah Elang suka? atau tidak?


"Gue bingung mau pake baju apa???!!! " Teriak Bulan kebingungan.


"Harusnya kalo first date itu jangan pake celana dong, harus cantik dan elegan. Elang kan primadona sekolah, " Ucapan Linda itu terngiang terus di kepala bulan.


Benar, karena ini adalah kencan pertamanya setelah setahun menjomblo, ia. harus tampil cantik dan se lembut mungkin. Akhirnya, setelah memilih baju selama 2 jam, ia pun selesai memilih baju!!!!


Tapi saat melihat ponselnya, panggilan telpon dari Elang terlewat hampir 48 kali. Membuat Bulan takut saja.


'Gawat! Jangan sampe dia ngamuk karna gue gak ngangkat telpon dia! ini pertama kali pacaran sama Elang tapi kenapa gue udah bikin masalah?!!!! ' Batin Bulan, jiwanya meronta ronta ingin keluar.


Bukan cepat cepat menghubungi Elang dan siap dimarahi olehnya. ia berjanji ia tak akan melawan pada Elang.


"Kenapa telponnya gak di angkat? " Tanya Elang yang pertanyaannya itu sudah diduga akan dilontarkan dari mulut Elang.


"Tadi gue sibuk milihin baju. gue bingung mau pake yang mana lang, makannya... gak nyadar loe nelpon... sebanyak itu, " Jawab Bulan pelan pelan.


"Hmm... yaudah. Gue ada di rumah sakit, mamah sama bapak jengukin Chio, mereka turut sedih pas denger chio sakit, "


"Oh iya? kenapa gak ngasih tau gue? "


"Nah, keliatan tuh. kamu gak liat chat gua juga, " Jawab Elang skak mat.


'Kamu? barusan si el ngomong ke gue kamu?' Batin Bulan kaget.


"Kenapa diem? aneh ya gua bilang 'kamu'? tadinya gua mau biasain, ngomong lembut ke elu, tapi kayaknya malah gak cocok, kita netral aja ya, "


"Iya deh. seterah lu aja, "


"Yaudah, gua tutup dulu ya. Mamah manggil soalnya, " Jawab Elang lagi.


"Iya, salamin ke mamah sama bapak, "


"Yoo pasti. "


Elang pun menutup telponnya dan kembali duduk di sebelah Chiko sambil tersenyum. Chiko bingung kenapa temannya ini tersenyum begitu senang.


"Loe mau tau gak gue kenapa seneng terus? Karna gue udah resmi pacaran sama Bulan^^" Ucap Elang yang membuat Chiko sedikit tercengang.


Chiko pun tersenyum dan membuka masker oksigennya walaupun mamah Elang melarangnya, karena masih terdengar kalo napasnya berat.


"Jangan di lepas! nanti bengek lagi, " Ucap Elang menahan Chiko.


"Kalo gak gua... lepas, gua... bakal susah... ngomong sama lu... sama mamah... juga... apalagi sama bapak... hehe... " Chiko yang malah cengengesan.


"Yaudah, karna loe emang keras kepala dan gua bingung harus gimana, gua ijinin aja lah. Eh gua mau denger kronologi loe pas sebelum tumbang parah kayak gini, "


"Gua... kenapa ya? gak tau gua juga, emang akhir akhir ini asma gua kambuh mulu. di rumah juga kambuh, papah kevin sebut nya Asma jantung. gua gak tau bedanya apa, " Jawab Chiko, Elang yang mendengar hal itu terkejut, ternyata bukan sekedar asma.


"Asli?! Itu parah banget njir, nih gua jelasin. Asma jantung ato sering orang sebut asma kardiak itu adalah diagnosis medis yang dilakukan pada kumpulan gejala mengi, batuk berdarah, sesak napas, dahak berdarah atau sesak nafas akibat gagal jantung kongestif, " Jelas Elang padanya, tapi Chiko malah memiringkan kepalanya karena tidak mengerti.


"Nih lebih simpelnya, asma kardiak itu adalah asma yang di sebabkan karena kelainan organ jantung. gejalanya biasa terjadi di malam hari dengan adanya rasa sesak yang hebat atau biasa disebut noctural paroxymul."


Sahut papah kevin dari belakang.


"Aaah... gitu ya? makin parah aja, " Gumam Chiko sambil menundukkan kepalanya.


"Gak usah sedih gitu lah, om will pasti punya banyak cara buat nyembuhin itu, ya mungkin... gak akan seutuhnya sembuh. karna rata rata asma itu gak bisa sembuh, " Jawab Elang berusaha menghibur Chiko.


"Loe ngehibur apa makin bikin gua sedih? "


"Nih, hayu dimakan nak, buahnya masih seger, " Sahut mamah sambil mengucapkan buah apel dan jeruk.


"Eh, gak usah repot repot mah. Gak papa, "


"Justru itu, mamah udah anggap kamu kayak putra mamah. makannya jangan sungkan sama mamah, mau mamah suapin? " Tawar mamah sambil menyodorkan jeruk ke mulut Chiko.


Chiko membuka mulutnya malu malu dan menerima suapan itu dari mamah. membuatnya terharu dan ingin menangis, sudah lama sekali ibunya tidak bersikap begitu padanya.