Dear, My Hanna

Dear, My Hanna
X.C.2



'dua tahun kemudian'


"Mas, kapan kita ke Malang?" tanya Hanna


"Sayang, kita ga bisa ke sana, pasti kakakmu mengerti" jawab Li


"Mas tapi aku tetap mau kesana" paksa Hanna


Setelah sekian lama akhirnya hubungan mereka sudah semakin membaik bahkan panggilan mereka pun berubah. Saat ini Hanna sedang hamil tua yang mengharuskannya harus lebih banyak berada di rumah apalagi untuk ke luar kota Li sangat melarangnya, bahkan untuk ke rumah sang ibu pun Li melarangnya dia lebih memilih memaksa mamanya saja yang ke rumah kalau dia sedang rindu dengan menantunya.


Dan perkembangan hubungan Brian dan Risa pun sangat penuh kemajuan bahkan sudah ke tahap serius.


Setelah perdebatan tadi akhirnya Li menghubungi Brian


"Halo Li" saut Brian


"Brian, Hanna tetap memaksa untuk pergi ke Malang, kamu tahu sendiri kalau dia tidak dituruti" ucap Li dengan frustasi


"Jangan Li, bilang sama Hanna tidak apa-apa kalau dia tidak datang daripada membahayakan kesehatannya" ucap Brian yang keberatan dengan ucapan Li


"Lebih baik kamu saja yang bicara sendiri dengan Hanna" pinta Li


"Baiklah" jawab Brian


Akhirnya setelah percakapan Li dan Brian, Brian pun berbicara dengan Hanna. Setelah perdebatan panjang akhirnya Hanna menyerah dan berujung menyendiri di dalam kamar. Li pun tidak ingin mengganggu Hanna, dia pun memilih untuk menunggunya di ruang tamu.


Sedangkan di tempat lain


"Bagaimana kamu setuju Mas?" tanya Risa


"Tapi kamu yakin Sayang? Mas tidak enak dengan keluarga kamu" jawab Brian, sebenarnya dia juga sedih kalau tidak melihat Hanna di acara sakralnya itu tapi demi kebaikan sang adik dia pun mengalah.


"Mas, Hanna itu sudah dianggap anak sendiri oleh orangtuaku pasti mereka mengerti kondisi Hanna yang sekarang, Mas percaya saja padaku" ucap Risa meyakinkan Brian


Brian sangat bersyukur mempunyai sosok seperti Risa, Risa sudah menganggap Hanna bak adik kandungnya sendiri sejak mereka saling mengenal, berbeda dengan mantan kekasih terdahulunya yang sangat teringat perlakuannya terhadap Hanna.


Kembali kekediaman Li


"Sayang, makan dulu ya!" pinta Li


"Aku ga lapar" jawab Hanna


"Ih, romantis dikit sih, bujuk gitu" protes Hanna


"Memangnya kesayangan Mas yang satu ini mau dibujuk gimana?" goda Li.


Walaupun Hanna sering merajuk tetapi tidak akan lama oleh karena itu Li memilih untuk membiarkannya sendiri dulu. Kehangatan hubungan mereka pun kembali terbentuk setelah drama pagi ini.


'3 hari kemudian'


"Sayang, cepat pakai ini!" pinta Li sambil menyerahkan sebuah gaun untuknya beserta beberapa orang dibelakangnya


"Memangnya mau kemana?" tanya Hanna bingung


"Sudah cepat pakai saja" paksa Li dan Hanna pun terpaksa mengikutinya.


Setelah mereka sudah selesai berganti pakaian, mereka pun melanjutkan perjalanan ke sebuah hotel di salah satu kota itu.


"Mas ada acara di sini, kok tumben dadakan?" tanya Hanna tapi Li tidak mengindahkan pertanyaan Hanna


"Mas, siapa yang nikah?" tanya Hanna kembali tapi sungguh sangat terkejut ketika Brian menghampiri Hanna dengan senyuman khasnya.


"Cantik sekali adik kakak" puji Brian


Tapi Hanna tidak bergeming dia hanya tertegun melihat penampilan kakaknya dengan ciri khasnya seorang pengantin. Tanpa pikir panjang Hanna segera memeluk sang kakak.


"Sudah nanti make upnya luntur, kalau kelihatan jelek bagaimana?" sindir Brian


"Kakak jahat kenapa ga kasih tahu Hanna?" tanya Hanna dengan tersedu


"Tuh tanya mba mu" tunjuk Brian ke arah Risa yang sedang duduk di depan penghulu.


Akhirnya pernikahan Brian dan Risa pun berlangsung khidmat dengan semua kejutan yang sudah disiapkan mereka. Hanna pun berkumpul bersama keluarga besar Risa. Sekarang lengkap sudah semua kebahagaian mereka, Li dengan Hanna dan Brian dengan Risa.


Keluarga itu tidak harus memiliki hubungan darah ketika sebuah hubungan sudah digariskan untuk bersama maka tidak ada perbedaan diantaranya.


Sekian


- The End -