
Detik jam pun kian berlalu.
"Hanna, jaga dirimu baik-baik ya" ucap Li secara tiba-tiba dan tentu saja itu mengagetkan Hanna.
"Ada apa?" tanya Hanna padanya dan Li pun menggelengkan kepalanya menandakan tidak ada apa-apa.
Hanna pun tidak ingin kebersamaannya kali ini terganggu akan ucapan Li tersebut begitu juga dengan Li.
Hari ini tepat sebulan sejak Li menemuinya malam itu dan mengatakan kata-kata yang sangat mengganggunya dan tepat sebulan juga Hanna belum bertemu dengan Li.
' Apa perkataan Li waktu itu berhubungan dengan ini ' batin Hanna
Hanna sebenarnya tidak mempermasalahkan hal ini karena Li sudah sering menghilang seperti ini tapi ini sudah terlalu lama.
"Kenapa wajah anak Mommy seperti ini?" tanya Mira pada Hanna yang sedang melamun di dalam kamarnya.
"Mom, aku merasakan kehilangan sahabatku?" ucap jujur Hanna pada Mira.
Hanna selalu menceritakan semua hal pada Mira karena Mira lah tempat berkeluh kesahnya.
"Siapa? Spesial?" tanya Mira
Hanna pun menganggukkan kepalanya ragu
"Li" jawab Hanna sedikit malu
"Anak Mommy sedang jatuh cinta rupanya" goda Mira
"Ih, apa sih Mommy" balas Hanna dan akhirnya Hanna pun menceritakan permasalahannya yang membuat dia murung akhir-akhir ini.
"Kamu tunggu saja, mungkin dia sedang ada urusan di luar sana sampai-sampai dia juga tidak sempat menghubungimu?" bujuk Mira yang mencoba menenangkan sang anak.
Kalau saja ucapan Mira itu benar mungkin Hanna akan biasa-biasa saja tapi hampir sebulan juga Li tidak bisa dihubungi olehnya bahkan nomor ponselnya saja tidak aktif, itu yang membuat Hanna berpikiran hal lain.
"Lusa Mommy dan Daddy akan kembali, jaga dirimu baik-baik ya nak, jangan lupa selalu ingatkan kakakmu untuk istirahat jangan sampai sakit, nanti kalau sakit siapa yang jaga kamu" ucap Mira pada Hanna
Hanna pun memeluk Mira dengan erat seakan-akan tidak ingin berpisah dari sang ibu.
"Hei, kenapa?" tanya Mira
"Mommy jangan mengatakan itu, aku takut" jujur Hanna pada Mira
"Sudahlah jangan dipikirkan, sudah malam kamu harus istirahat" pinta Mira pada Hanna
Setelah perbincangan itu selesai, Mira pun kembali ke kamarnya sedangkan Hanna masih termenung di dalam kamarnya.
2 hari ini pun dimanfaatkan Brian dan Hanna bersama kedua orangtuanya bahkan Brian pun mengambil cutinya untuk 2 hari ke depan demi bersama orangtuanya.
"Kenapa kalian jadi manja seperti ini sih?" tanya Irham pada kedua buah hatinya, karena tidak biasanya mereka seperti ini saat akan melepas mereka kembali ke Jerman.
"Memangnya tidak boleh?" tanya Brian sambil menunjukkan wajah polosnya sontak mereka pun tertawa mendengar ucapan Brian.
Waktu terus berlalu, tepat hari ini keberangkatan Mira dan Irham untuk kembali ke Jerman. Mereka pun mengantarkan keduanya ke bandara.
"Hanna, ingat ucapan Mommy ya?" ucap Mira mengingatkan pada Hanna
"Siap Mom!" jawab Hanna
"Apa sih?" tanya Brian penasaran
"Kepo deh!" ucap Mira dan Hanna bersama dan mereka pun tertawa dengan lepas.
Akhirnya terdengar himbauan untuk keberangkatan mereka dan mereka pun kembali berpelukan bersama.
"Kami berangkat ya" ucap Irham dengan suara yang terdengar untuk diucapkan padahal mereka sudah sering seperti ini.
1 hari sudah berlalu
"Kak, kenapa Daddy belum mengabari kita?" tanya Hanna pada Brian