CUTE SISTER

CUTE SISTER
Akhir??



Tentu ini bukanlah akhir dari kisah mereka, melainkan awal dimana mereka akan menjadi orang tua dan berkeluarga


1 Tahun....


.


.


.


.


.


.


.


2 Tahun....


.


.


.


.


.


.


.


.


3 Tahun berlalu....


Dan semua berjalan begitu sempurna. Keluarga harmonis, anak yang lucu , tawa selalu melingkupi keluarga mereka.


Bagaimana akhir dari segala akhir kisah mereka?


Tak ada yang tau


-kecuali author wkwkwk-


〰〰〰〰〰


Pagi hari di kantor Q'STae


"Kean, gimana sama bisnis lo di Miami?"


"Lancar, sekitar satu bulanan lagi selesai dan gue bakalan buka cabang baru lagi di Kanada"


"Perhatikan Nabila, dia juga butuh lo Ke"


"Iya gue tau , akhir pekan ini gue mau ajak dia ke taman bermain, lo juga ikut dong"


"Siap , nanti gue kabarin istri gue"


"Gue lanjut kantor ya, bentar lagi ada meeting"


"Yo.. hati hati" lambaian tangan dari keduanya sebagai tanda perpisahan mereka.


Percakapan Tae dan Kean selalu menjadi sorotan setiap wanita yang menatap mereka. Bukan karena apa yang mereka bahas, tapi wajah mereka yang selalu menjadi perhatian setiap wanita.


Mereka akur??


Jelas!!!


Semua bisa mereka selesaikan dengan berdiskusi menggunakan otak yang dingin.


Ya, mereka mengesampingkan hubungan yang terjadi tahun tahun sebelumnya dengan sekarang. Kini anak mereka adalah prioritas utama.


Flasback on


Setelah Nabila mendapatkan perawatan , Ily , Tae dan juga Kean berdiskusi membicarakan rencana mereka selanjutnya.


Dengan sangat memohon , Kean bersujud di hadapan Tae agar membiarkan Nabila tetap bisa bersama Ily.


Bukankah Tae menyetujuinya?


Ya , tapi tanpa Kean.


Dan Kean berusaha untuk selalu berada di sisi mereka dengan janji ia tak akan merusak hubungan Tae dan Ily, Kean kini hanya terfokus pada Nabila. Itulah janjinya.


"Gue mohon Tae, gue gak akan tega kalau Nabila kembali sama Daisy, gue juga gak jamin akan apa yang Nabila alami kalo gue ada tugas luar kota bahkan luar negeri"


"Gue sangat memohon sama lo Tae , dan kamu Lily , aku mohon kasih aku kesempatan sekali lagi "


Tae dan Ily saling bertatapan...


Apa mereka harus percaya pada Kean kali ini?


"Okey, gue kasih lo kesempatan sekali lagi" putus Tae dengan nada tegasnya , sedangkan Ily? Ia hanya memberikan respon dengan senyum manisnya.


"Thanks Tae... thanks.. " Kean memeluk Tae ala lelaki, ia begitu senang akan hal ini, Kean beralih pada Ily , saat ingin memeluknya.


"Langkahi dulu mayat gue" ucapan itu begitu tajam menusuk .


Ily yang sangat tau akan tingkah posessive sang suami kini hanya terkikik kemudian memeluk Tae dari arah sampingnya.


"Tenang Tae...."


Tae langsung menatap Ily .


"Iya sayangku..." cup kecupan itu mendarat di kening Ily .


Mereka bermesraan dihadapan Kean tanpa memperdulikan sosok itu .


Kean hanya mendengus tak suka, bagaimana pun juga Kean masih sangat mencintai Ily .


Dan Ia hanya bisa mengumpat dalam hati.


Flashback off


"Hai sayanggggg" mereka saling berpelukan dengan bahagianya Nabila langsung memeluk Kean dengan sangat erat.


"Papa kapan pulang??"


"Baru tadi pagi dan langsung kesini"


"Ak..." seseorang menyela ucapan Nabil, membuat sang anak menjadi cemberut.


"Eh ada Kean, ayo masuk, kita makan malam sama- sama" itu adalah Ily , orang yang sampai sekarang menjadi pilihan hatinya.


"Ah.. iya , ayo"


"Kakak Nabil kenapa?? Kok cemberut gitu??"


"Habis, mommy sihhh..  Nabil kan lagi ngobrol sama papa, mommy malah potong Nabil"


"Aduhh.. maaf ya sayang, mommy tidak sengaja, gimana kalau selesai makan malam kita makan puding coklat dengan vla vanila kesukaan Kakak?"


"Beneran mom??"


"Iya dong "


"Asikkkkk...." Nabil berjingkrak jingkrak sambil melangkah memasuki rumah.


Ily dan Kean hanya bisa menggelengkan kepalanya melihat tingkah Nabil.


Tae datang, ia datang dengan cepat karena tau dari Nabila jika papanya pulang. Dengan segera Tae menghampiri istrinya karena takut Kean akan mencari perhatian pada Istrinya lagi .


"Sayang???"


"Eh.. Tae,, kok kesini? Kita kan mau makan malam"


"Aku mau ajak kamu biar cepet sayang"


"Oh yaudah yuk" akhirnya mereka bertiga berjalan berdampingan.


"Bunda... Kaka mau Tempe oreknya lagi"


"Siap my boy... nih" Ily pun menyendokkan tempe pada piring Sakha kecil.


"Mommy , Nabil mau Sayur jamurnya boleh??"


"Boleh dongggg"


Nabil pun mendapat makanan yang ia inginkan, kemudian Ily menatap sang putri bungsu, Athena.


"Rye mau makan sama apa lagi sayang?"


"Ayam goleng bun"


"Okey.. princes nya bunda"


"Sayang kamu mau apa??" Tanya Ily pada Tae.


"Apapun itu akan aku makan Queen"


"Makan tuh paku" dumel Kean melihat perhatian Ily pada Tae.


Iri guysss


"Sama ini gimana?" Tawar Ily pada Tae lagi.


"Okey sayangg"


Akhirnya mereka pun makan dengan khidmat. Selang beberapa waktu , akhirnya mereka telah menyelesaikan makan malam mereka.


Keesokan harinya, setelah sarapan pagi, Mereka kini berada di halaman belakang dengan beralaskan rumput , Tae, Ily dan Kean duduk berdampingan dengan Ily yang berada di tengah tengah mereka berdua.


Mereka bertiga menatap anak anak yang kini sedang berlarian saling mengejar .


Kebahagiaan terpancar dari wajah mereka .


Gelak tawa selalu menjadi pengiring setiap detiknya.


"Jangan kau hancurkan ini Tuhan. "


"Lindungi kami dari orang orang yang ingin melihat kesedihan kami."


"Jauhkanlah orang itu. "


"Dan, tetaplah berikan kami kebahagiaan yang tiada tara"


THE END


Tamatkah???


Iyaaaa , kisah ini TAMAT


Dan berlanjut ke kisah selanjutnya


Sampai berjumpa di kisah


SATRIA


Satria William Jack


Laki - laki tampan dengan mata biru tajam , mampu melemahkan siapa saja yang melihatnya. Ia seorang cold boy di sekolah tempatnya menuntut Ilmu .


Kewajibannya sebagai pewaris pertama  Jack , mengharuskan ia berlatih sedari kecil apa itu pukulan , bantingan, senjata, kode komputer dan lainnya.


Ia lelah... namun tetap harus menjalaninya.


Athena Rye Azfary


Wanita cantik dengan sejuta pesona yang membuat Satria jatuh hati padanya . Banyak lika- liku yang harus ia lewati .


apakah Satria bisa melalui semuanya ??


apakah ia bisa memiliki Athena ??