
Maaf jika ada typo ataupun kesalahan lainnya disetiap kata yang aku buat yaaa... 😊😊😊
〰〰〰〰〰〰
"Libur telah tiba"
"Libur telah tiba"
"Horreee!!!"
"Horreee!! Hatiku gembira"
Ily menyanyikan lagu Indonesia itu dengan sangat semangat. Karena apa?? Mereka bertiga akan pergi berlibur di akhir pekan kali ini.
"Yeeeaaayyy akhirnya kita bisa main bareng lagi, Ily pakai baju apa ya??"
"Emm.. ini???"
"No!"
"Yang ini??"
"Enggaaa"
"Yang mana yaa???"
"Aahhh ini aja"
"Taraaaa.... Willy Queen Azfary akan segera turunnnnn..."
Willy berteriak sambil berlari menuruni tangga.
"Kakak.... Abaannnggg ayo kita pergi"
"Sweetie... jangan lari di tangga"
"Sayanggg... don't run"
Peringat kedua kakak Ily dengan serempak.
"Okeyyy.. Ily jalannnn..." teriak Ily .
Setelah sampai dihadapan kedua kakaknya , Ily langsung memeluk kedua kakaknya yang amat sangat ia sayangi.
Bbrugghh..
"Umm.. akhirnya kita bisa jalan-jalan bareng lagiii"
"Ia sayang , are you ready???" Ucap Seano dengan semangat.
"Readyyyy...." teriak Ily dan juga Sean.
Ily pergi menggunakan dress putih tanpa lengan dan juga jaket moca yang menutupinya . Sean dan Seano?? Mereka menggunakan sweater yang sama berwarna abu abu, hanya celana yang berbeda, Seano celana jeans hitam rapi, sedangkan Sean ada robekan di lututnya .
Mereka bertiga berjalan sambil bergandengan tangan saat keluar,
"Eiittsss pada kemana nih??" Cegah seseorang saat mereka telah sampai di depan pintu.
"Hang out donngggg" jawab Ily dengan sombongnya
"Lahhh. Aku gak di ajak Queen??"
"Emm.. gimana ya Tae... "
"Yaahhh please ... ikut yaaaa " Tae memberikan aegyo nya.

Ily menatap ke arah kakak dan abangnya, mereka menganggukkan kepalanya tanda setuju.
"Yaudah... Tae ikut"
"Yeesss... terima kasih Queen " Tae merentangkan tangannya akan memeluk Ily, namun dengan cepat Seano mengangkat Ily bride style ke arah mobil nya. Mereka bertiga tertawa karena berhasil menjahili Tae.
Tae??
Jangan ditanya lagi seberapa kesalnya dia.
Mereka kini duduk dengan posisi Seano dan Ily di depan, sedangkan Sean dan juga Tae di kursi penumpang belakang .
Mereka akan pergi ke pantai terlebih dahulu...
"Let's goooooo"
Diperjalan , mereka dipenuhi dengan canda tawa , bernyanyi... jangan lupakan bahwa mereka menjadikan Tae target bullyan mereka.
Selama dua jam di perjalanan akhirnya mereka sampai tujuan

"Waaahhhh.. indah bangeetttt... kakak, Ily mau foto dong"
"Sini kakak fotoin" Ily pun memberikan ponselnya pada Sean.
Cekrek

"Bodooooo...wlleeee.." Sean berlari menghindari Ily, akhirnya mereka berlarian di tepi pantai, Seano dan Tae?? Mereka akan menyiapkan makan siang. Mereka pergi ke restoran terdekat dan membungkus makanannya agar bisa dimakan di tepi pantai.
Kenapa ga di restorannya aja sih??? Mereka ingin di tepi pantai guyyyyssss
Seano dan juga Tae memilih makanan untuk mereka berempat , namun fokus Tae terpecah saat melihat seseorang yang baru saja memasuki restoran yang kini mereka datangi.
Tae dengan segera memberi tahu Seano.
"No,"
"Hm.." balas Seano singkat
"Itu .." Tae mulai menarik Sweater yang dikenakan Seano.
"Apa?" Jawab Seano namun tak mengalihkan pandangannya dari menu.
"Itu, isshh lo tuh ya...." karena gemas, akhirnya Tae mengarahkan kepala Seano ke seseorang yang sedari tadi menarik perhatiannya.
Seano terdiam kaku melihat siapa yang kini berada tak jauh dihadapannya.
Tangannya mengepal kuat.
Dia
KEAN
〰〰〰〰〰
"Kak, abang sama Tae pada kemana sih??"
"Lagi cari makan sayang".
"Ohh.. okey"
Ily melanjutkan acara mainnya yang sedang mengumpulkan kerang kerang kecil pada ember yang tadi ia beli bersama Sean .
Ddrrtt dddrrttt
Sean mendapatkan pesan.
"Abang,,?? Ada apa?" Pikir Sean bertanya
Abang Ano
Siaga satu, Kean sekarang di Korea, dia di restoran tempat kami memesan makanan.
Me
Siap bang, Kakak bakalan jaga adek supaya gak ketemu dia
Seano tak membalas karena pesanan mereka telah selesai, akhirnya mereka segera keluar dengan sembunyi sembunyi agar mereka tak ketahuan oleh Kean.
Siapa sangka?
"Kalian ada disini, berarti Ily pun begitu" - batin Kean seraya mengulas senyum tipis menakutkan.
Setelah berpisahnya hubungan Ily dan Kean. Kean menjadi sangat dingin dan juga mempunyai ambisi untuk mendapatkan Ily kembali apapun caranya.
〰〰〰〰〰
"Makanan datanggggg" ucap Tae berteriak riang karena ia pun merasa lapar.
"Yeaayyy .... makannnn" Ily berlari mendahului Sean yang sedari tadi berada di sampingnya. Namun apalah daya , Sean memang kuat hingga akhirnya Sean menyusul Ily dengan lari kecepatan penuhnya. Dan yang sampai lebih dulu ?? Pastinya Sean.
"Huh.. huhh.. abang.. kakak nya tuh bikin bt, masa gak mau ngalah" adu Ily pada Seano.
"Makanya banyak olahraga" hahahahaha... ucapan itu di hadiahi dengan gelak tawa dari sang kakak.
"Ck.. nyebelin" Ily mengerucutkan bibirnya tanda merajuk pada abangnya.
"Yakin nih mau ngambek sama abang??"
"Hm. "
"Gamau ini nihh???" Seano mengeluarkan salah satu makanan favorite Ily dari kantung restoran yang tadi di belinya. Ily yang melihat itu hanya bisa menelan ludah susah payah.
"Kan malu kalo di terima, tapi kayaknya enak" - batin Ily
"Yaudah.. Ily gak jadi ngambek"
"Nah gitu dong... nih.. dimakan sayang, habisin yaaaa"
"Iya abang, makasihh" Seano langsung mengelus puncak kepala Ily dengan sayang.
Ternyata disini... aku rindu sama kamu Lily... - ucap Kean yang kini sedang melihat kebersamaan mereka dibalik pohon kelapa yang cukup besar dan tinggi
〰〰〰〰〰
Kean kembali .. aku harus apa??? Pengen cepet tamatin kisah Ily soalnya aku yakin makin kesini, ceritanya bakalan bikin kalian semakin kesel
😁😁😁