
Ily dan Tae mendekat ke arah Sean dan Seano , mereka tersenyum misterius saat melihat kedatangan Ily juga Tae.
"Selamat datang Wolly"
〰〰〰〰〰
"Hallo Sean, Seano... hufftt... ternyata gue tidur lama banget ya..."
"Hm.. tapi kenapa lo keluar??" Tanya Sean sambil menatapnya dengan heran.
"Dia gak kuat, jadi gue yang ambil alih"
"Apa perlu kita bermain disini??" Ucap Wolly memberi seringai tipisnya pada Sean dan Seano.
"Ya.. mungkin ini akan seru Wolly... gue harap lo bisa kerja sama Tae"
"Hm.. ok. . Okey.."
Perkenalkan, namanya adalah Wolly, alter ego dari Willy . Wolly mempunyai sifat yang pemarah, agresif, kuat dan juga pintar. jangan salahkan Ily jika tadi ia tiba-tiba berkata kasar pada Kean, karena Wolly merasa panas saat hati Ily merasakan sakitnya. Maka dari itu ia keluar .
Wolly terbentuk saat Willy berumur lima tahun. Saat itu , dirinya dijadikan sandera dan membuat Willy depresi.
Flashback on
Keluarga Azfary kini tengah mengadakan liburan di taman bermain. Karena hari ini adalah akhir pekan, maka , banyaknya pengunjung yang datang memenuhi tempat ini.
Sean juga Seano berada di depan , namun tetap dalam pengawasan kedua orang tuanya yang kini tengah menuntun sang bungsu, Willy.
Bruggghhh... Sean menabrak salah satu pengunjung hingga menyebabkan orang itu jatuh tersungkur ke dalam kolam. Hal itu membuat kericuhan sekitarnya.
Saat William sang ayah mencoba bicara baik-baik untuk menyelesaikan masalahnya, orang itu menatap sang istri juga gadis kecil yang berada disampingnya. Karena emosi yang tengah memuncak, dengan cepat, ia menarik Ily secara paksa dan mengambil pisau dari pedagang yang berada di dekatnya untuk ditodongkan pada Ily.
Semua memekik kaget. Hal itulah yang membuat Wolly muncul karena tak mampunya Willy menahan diri.
Flashback off
Wolly menatap Tae dengan pandangan yang sulit diartikan.
"Hallo Tae... nama gue Wolly , gue harap lo bisa bedain gue dan juga Willy"
"Hah.. em.. caranya??"
"Gue itu... " Wolly mendekatkan tubuhnya pada Tae.
"Lihat saja nanti"
Deg... deg... deg
"Lo ganteng banget sih Tae... mending lo jadi pacar gue aja mau gak?"
"Hah?, eh.. apa??" Tae terkejut bukan main saat Ily berjiwa Wolly itu mengajaknya berpacaran.
"Hahaaha.... santai aja Tae. Gue tau lo bisa jagain Willy ."
"Pasti" ucap Tae dengan tegasnya.
Cek cek
Ekhmm
"Saya disini akan menyanyikan sebuah lagu untuk dia.. orang yang ku sayang"
Ekhmm
There goes my heart beating
Jantungku berdetak
Cause you are the reason
Karena kaulah alasannya
I'm losing my sleep
Tidurku tak nyenyak
Please come back now
Kumohon, kembalilah
There goes my mind racing
Pikiranku berpacu
And you are the reason
Dan kaulah alasannya
That I'm still breathing
Aku masih bernafas
I'm hopeless now
Kini aku putus asa
I'd climb every mountain
Kan kudaki semua gunung
And swim every ocean
Dan kurenangi semua laut
Just to be with you
Demi untuk bersamamu
And fix what I've broken
Dan perbaiki yang tlah kulakukan
Oh, cause I need you to see
Oh, karena kuingin kau tahu
That you are the reason
Bahwa kaulah alasannya
There goes my hands shaking
Tanganku bergetar
And you are the reason
Dan kaulah alasannya
My heart keeps bleeding
Hatiku terus terluka
And I need you now
Dan aku membutuhkanmu
If I could turn back the clock
Andai bisa kuputar kembali waktu
I'd make sure the light defeated the dark
Kan kupastikan cahaya kalahkan gelap
Kean mencari sosok Ily yang berada ditengah kerumunan para undangan lain. Namun , dalam hati ia bevrharap jika Ily mendengar lagu ini dan apa yang tersirat didalmnya.
I'd spend every hour, of every day
Kan kuhabiskan seluruh waktu, setiap hari
Keeping you safe
I'd climb every mountain
Kan kudaki semua gunung
And swim every ocean
Dan kurenangi semua laut
Just to be with you
Demi untuk bersamamu
And fix what I've broken
Dan perbaiki yang tlah kulakukan
Oh, cause I need you to see
Oh, karena kuingin kau tahu
That you are the reason
Bahwa kaulah alasannya
I don't wanna fight no more
Aku tak ingin bertengkar lagi
I don't wanna hide no more
Aku tak ingin sembunyi lagi
I don't wanna cry no more
Aku tak ingin menangis lagi
Come back I need you to hold me
Kembalilah, kuingin kau mendekapku
(You are the reason)
(Kaulah alasannya)
Come a little closer now
Mendekatlah
Just a little closer now
Mendekatlah
Come a little closer
Mendekatlah
I need you to hold me tonight
Malam ini kuingin kau mendekapku
Ia menemukannya , kini Kean menatap lekat mata Ily yang tengah memancarkan amarah yang begitu besar dalam dirinya. Bukan Ily , lebih tepatnya Wolly.
"Kita mulai sekarang??"
"Yap..." ucap Seano cepat.
"Gue videoin ya.." Sean tak ingin meninggalkan bagiannya , karena ini akan menjadi seru sekali.
"Tae... siap??"
"Siap dong..."
Rencana akan di mulai
Seano menatap ke arah Daisy seolah meminta ia mengikuti nya . Daisy mengira bahwa itu adalah Sean . Begitu juga dengan Ily yang menatap ke arah Kean sebelum menarik Tae .
Akhirnya mereka telah masuk ke dalam perangkap.
Seano kini menunggu di lorong dekat sebuah kamar . Ia telah menyimpan alat yang akan dia gunakan yaitu kamera tersembunyi pada jasnya.
Tak lama kemudian , ketukan heels itu mendekat. Tibalah sosok Daisy yang memakai baju pengantinnya.
"Sean.."
"Ya??"
"Sean.. kamu harus tunggu aku, setelah aku melahirkan bayi ini, aku akan datang padamu"
Sean menggelengkan kepalanya.
"Sean.. please.. percaya sama aku, aku gak akan menyentuh Kean sedikit pun selama kita dalam masa pernikahan. Aku berjanji"
Sean tetap menggelengkan kepalanya .
"Aku mohon Sean.... kamu suka kan sama aku?? Kamu cinta kan sama aku??"
Sean tetap menggeleng membuat Daisy bingung.
"Sean ayo.. katakan sesuatu.. kamu mau tunggu aku kan?? Kamu mau kita menikah kan?? Aku tau dari kemarahan kamu yang saat itu liat aku di rangkul oleh Kean. "
Sean masih menggeleng, hal itu membuat Daisy berteriak prustasi karena tak paham dengan kemauan Sean.
"Lo salah Dai" kini Seano mulai membuka suaranya.
"Apa? Apanya yang salah??"
"Lo salah, kalo yang lo mau cuma harta gue"
"Apasih?? Engga.. aku gak berniat seperti itu, aku sayang kamu Sean"
"Cih .. gampang banget ya bicara seperti itu. Tapi sorry, tipe cewek gue bukan kayak lo"
"Maksud kamu??"
"Hahahha.. lo terlalu ngarep kalo gue suka sama lo Daisy, gue udah tau seluk beluk lo... gue udah tau apa yang lo rencanakan sama Kean..."
Daisy menjadi kalang kabut saat Sean mengetahui rencananya. Ia menyembunyikan hal itu agar suatu saat nanti Kean lah yang menerima keburukan dan juga cacian semua orang tentang pernikahan mereka.
"Gue juga tau apa yang lo pikirin sekarang"
"Sean.. jangan main-main ya... "
"Engga tuh.. gue bisa aja bongkar rahasia lo ke nyokap sama bokap lo"
"No... aku harap jangan sampai itu terjadi"
"Okey, kalo gitu , gimana kalo kita buat kesepakatan??"
"Apa??"
"Lo pergi jauh dari sini dan hindari negara Korea setelah pernikahan ini selesai. Dan jangan perlihatkan lagi muka lo di hadapan keluarga gue"
"Tapi Sean.. aku sayang ka.."
"Cukup... gue gak butuh omong kosong lo Daisy , lo itu cuma butuh harta gue"
"Engga.. aku gak berniat seperti itu..." ucapan Daisy yang dibarengi dengan menetesnya air mata yang turun ke pipinya.
"What ever... and i don't care to you" Seano bergerak untuk meninggalkan Daisy, namun ia urungkan saat ada satu kalimat yang belum ia ucapkan.
"Bahkan lo gak tau wajah orang yang lo sayang itu yang mana, bye *****"
〰〰〰〰〰
Wooaahhh... Seano omongannya pedas juga yaaaa
Buruan yang belum vote ceritanya aku tunggu loohhh... kasih komentar kalian buat part ini yaaa 😍😍
Jangan lupa mampir untuk cerita ku yang lain okeyyy