CUTE SISTER

CUTE SISTER
A Game



Ily dan Tae mendekat ke arah Sean dan Seano , mereka tersenyum misterius saat melihat kedatangan Ily juga Tae.


"Selamat datang Wolly"


〰〰〰〰〰


"Hallo Sean, Seano... hufftt... ternyata gue tidur lama banget ya..."


"Hm.. tapi kenapa lo keluar??" Tanya Sean sambil menatapnya dengan heran.


"Dia gak kuat, jadi gue yang ambil alih"


"Apa perlu kita bermain disini??" Ucap Wolly memberi seringai tipisnya pada Sean dan Seano.


"Ya.. mungkin ini akan seru Wolly... gue harap lo bisa kerja sama Tae"


"Hm.. ok. . Okey.."


Perkenalkan, namanya adalah Wolly, alter ego dari Willy . Wolly mempunyai sifat yang pemarah, agresif, kuat dan juga pintar. jangan salahkan Ily jika tadi ia tiba-tiba berkata kasar pada Kean, karena Wolly merasa panas saat hati Ily merasakan sakitnya. Maka dari itu ia keluar .


Wolly terbentuk saat Willy berumur lima tahun. Saat itu , dirinya dijadikan sandera dan membuat Willy depresi.


Flashback on


Keluarga Azfary kini tengah mengadakan liburan di taman bermain. Karena hari ini adalah akhir pekan, maka , banyaknya pengunjung yang datang memenuhi tempat ini.


Sean juga Seano berada di depan , namun tetap dalam pengawasan kedua orang tuanya yang kini tengah menuntun sang bungsu, Willy.


Bruggghhh... Sean menabrak salah satu pengunjung hingga menyebabkan orang itu jatuh tersungkur ke dalam kolam. Hal itu membuat kericuhan sekitarnya.


Saat William sang ayah mencoba bicara baik-baik untuk menyelesaikan masalahnya, orang itu menatap sang istri juga gadis kecil yang berada disampingnya. Karena emosi yang tengah memuncak, dengan cepat, ia menarik Ily secara paksa dan mengambil pisau dari pedagang yang berada di dekatnya untuk ditodongkan pada Ily.


Semua memekik kaget. Hal itulah yang membuat Wolly muncul karena tak mampunya Willy menahan diri.


Flashback off


Wolly menatap Tae dengan pandangan yang sulit diartikan.


"Hallo Tae... nama gue Wolly , gue harap lo bisa bedain gue dan juga Willy"


"Hah.. em.. caranya??"


"Gue itu... " Wolly mendekatkan tubuhnya pada Tae.


"Lihat saja nanti"


Deg... deg... deg


"Lo ganteng banget sih Tae... mending lo jadi pacar gue aja mau gak?"


"Hah?, eh.. apa??" Tae terkejut bukan main saat Ily berjiwa Wolly itu mengajaknya berpacaran.


"Hahaaha.... santai aja Tae. Gue tau lo bisa jagain Willy ."


"Pasti" ucap Tae dengan tegasnya.


Cek cek


Ekhmm


"Saya disini akan menyanyikan sebuah lagu untuk dia.. orang yang ku sayang"


Ekhmm


There goes my heart beating


Jantungku berdetak


Cause you are the reason


Karena kaulah alasannya


I'm losing my sleep


Tidurku tak nyenyak


Please come back now


Kumohon, kembalilah


There goes my mind racing


Pikiranku berpacu


And you are the reason


Dan kaulah alasannya


That I'm still breathing


Aku masih bernafas


I'm hopeless now


Kini aku putus asa


I'd climb every mountain


Kan kudaki semua gunung


And swim every ocean


Dan kurenangi semua laut


Just to be with you


Demi untuk bersamamu


And fix what I've broken


Dan perbaiki yang tlah kulakukan


Oh, cause I need you to see


Oh, karena kuingin kau tahu


That you are the reason


Bahwa kaulah alasannya


There goes my hands shaking


Tanganku bergetar


And you are the reason


Dan kaulah alasannya


My heart keeps bleeding


Hatiku terus terluka


And I need you now


Dan aku membutuhkanmu


If I could turn back the clock


Andai bisa kuputar kembali waktu


I'd make sure the light defeated the dark


Kan kupastikan cahaya kalahkan gelap


Kean mencari sosok Ily yang berada ditengah kerumunan para undangan lain. Namun , dalam hati ia bevrharap jika Ily mendengar lagu ini dan apa yang tersirat didalmnya.


I'd spend every hour, of every day


Kan kuhabiskan seluruh waktu, setiap hari


Keeping you safe


I'd climb every mountain


Kan kudaki semua gunung


And swim every ocean


Dan kurenangi semua laut


Just to be with you


Demi untuk bersamamu


And fix what I've broken


Dan perbaiki yang tlah kulakukan


Oh, cause I need you to see


Oh, karena kuingin kau tahu


That you are the reason


Bahwa kaulah alasannya


I don't wanna fight no more


Aku tak ingin bertengkar lagi


I don't wanna hide no more


Aku tak ingin sembunyi lagi


I don't wanna cry no more


Aku tak ingin menangis lagi


Come back I need you to hold me


Kembalilah, kuingin kau mendekapku


(You are the reason)


(Kaulah alasannya)


Come a little closer now


Mendekatlah


Just a little closer now


Mendekatlah


Come a little closer


Mendekatlah


I need you to hold me tonight


Malam ini kuingin kau mendekapku


Ia menemukannya , kini Kean menatap lekat mata Ily yang tengah memancarkan amarah yang begitu besar dalam dirinya. Bukan Ily , lebih tepatnya Wolly.


"Kita mulai sekarang??"


"Yap..." ucap Seano cepat.


"Gue videoin ya.." Sean tak ingin meninggalkan bagiannya , karena ini akan menjadi seru sekali.


"Tae... siap??"


"Siap dong..."


Rencana akan di mulai


Seano menatap ke arah Daisy seolah meminta ia mengikuti nya . Daisy mengira bahwa itu adalah Sean . Begitu juga dengan Ily yang menatap ke arah Kean sebelum menarik Tae .


Akhirnya mereka telah masuk ke dalam perangkap.


Seano kini menunggu di lorong dekat sebuah kamar . Ia telah menyimpan alat yang akan dia gunakan yaitu kamera tersembunyi pada jasnya.


Tak lama kemudian , ketukan heels itu mendekat. Tibalah sosok Daisy yang memakai baju pengantinnya.


"Sean.."


"Ya??"


"Sean.. kamu harus tunggu aku, setelah aku melahirkan bayi ini, aku akan datang padamu"


Sean menggelengkan kepalanya.


"Sean.. please.. percaya sama aku, aku gak akan menyentuh Kean sedikit pun selama kita dalam masa pernikahan. Aku berjanji"


Sean tetap menggelengkan kepalanya .


"Aku mohon Sean.... kamu suka kan sama aku?? Kamu cinta kan sama aku??"


Sean tetap menggeleng membuat Daisy bingung.


"Sean ayo.. katakan sesuatu.. kamu mau tunggu aku kan?? Kamu mau kita menikah kan?? Aku tau dari kemarahan kamu yang saat itu liat aku di rangkul oleh Kean. "


Sean masih menggeleng, hal itu membuat Daisy berteriak prustasi karena tak paham dengan kemauan Sean.


"Lo salah Dai" kini Seano mulai membuka suaranya.


"Apa? Apanya yang salah??"


"Lo salah,  kalo yang lo mau cuma harta gue"


"Apasih?? Engga.. aku gak berniat seperti itu, aku  sayang kamu Sean"


"Cih .. gampang banget ya bicara seperti itu. Tapi sorry, tipe cewek gue bukan kayak lo"


"Maksud kamu??"


"Hahahha..  lo terlalu ngarep kalo gue suka sama lo Daisy, gue udah tau seluk beluk lo... gue udah tau apa yang lo rencanakan sama Kean..."


Daisy menjadi kalang kabut saat Sean mengetahui rencananya. Ia menyembunyikan hal itu agar suatu saat nanti Kean lah yang menerima keburukan dan juga cacian semua orang tentang pernikahan mereka.


"Gue juga tau apa yang lo pikirin sekarang"


"Sean..  jangan main-main ya... "


"Engga tuh.. gue bisa aja bongkar rahasia lo ke nyokap sama bokap lo"


"No... aku harap jangan sampai itu terjadi"


"Okey, kalo gitu , gimana kalo kita buat kesepakatan??"


"Apa??"


"Lo pergi jauh dari sini dan hindari negara Korea setelah pernikahan ini selesai. Dan jangan perlihatkan lagi muka lo di hadapan keluarga gue"


"Tapi Sean.. aku sayang ka.."


"Cukup... gue gak butuh omong kosong lo Daisy , lo itu cuma butuh harta gue"


"Engga.. aku gak berniat seperti itu..." ucapan Daisy yang dibarengi dengan menetesnya air mata yang turun ke pipinya.


"What ever... and i don't care to you" Seano bergerak untuk meninggalkan Daisy, namun ia urungkan saat ada satu kalimat yang belum ia ucapkan.


"Bahkan lo gak tau wajah orang yang lo sayang itu yang mana, bye *****"


〰〰〰〰〰


Wooaahhh... Seano omongannya pedas juga yaaaa


Buruan yang belum vote ceritanya aku tunggu loohhh... kasih komentar kalian buat part ini yaaa 😍😍


Jangan lupa mampir untuk cerita ku yang lain okeyyy