CUTE SISTER

CUTE SISTER
Tameng



Setelah selesainya istirahat , pertandingan dimulai kembali. Situasi masih kondusif , beberapa perlombaan pun masih berjalan dengan lancar, banyaknya siswa yang berkeliaran kesana kesini, entah sekedar berkeliling atau mencari gebetan.


Ily dan Kean sedang berjalan berdua di koridor , Kean yang telah berganti pakaian kini kembali menggunakan seragamnya. Mereka akan menuju ke kelas. Entah kenapa Kean ingin selalu berdua dengan Ily, sepanjang perjalanan banyak yang melirik mereka berdua, Ily yang memang dasarnya polos selalu menyapa balik para cowok yang menyapa dirinya. Kean yang tak ingin cowok lain melihat wanitanya, dengan segera Kean merangkulkan tangannya pada pinggang Ily, Ily yang dirangkul secara tiba tiba hanya terkejut kemudian memberikan cengiran kelinci dan mata bulan sabitnya.


"Keke bikin kaget aja deh"


"Hihi... sorry Lily, habisnya mereka pada ganjen sama kamu sih"


"ganjen itu apa Keke?"


"Hah?? Eh buset gatau ganjen.. eummm engga deh.. lupain aja, yuk masuk"


Akhirnya mereka telah sampai dikelas mereka, di AIS ada eskul fotography dan juga mading, jadi segala kegiatan yang dilalukan warga sekolah pasti akan diliput di group via ponsel maupun disebar di setiap mading.


Dengan langkah terburu buru sang fotografer masuk ke kelas Ily dan Kean.


Pas!!!!


"Hey... kak, kenalin , namaku Musa dari eskul fotography boleh minta foto kalian berdua??"


"Hah?? Buat apa??" Selidik Kean pada laki laki dihadapannya.


"Buat jadiin berita lah kak, nanti biar jadi hot news buat hubungan kakak,"


Ia juga ya.. jadi semua orang bakalan tau kalo Ily milik gue


"Oke deh, lily, mau kan difoto sama dia?"


"Boleh." Akhirnya mereka berpose melihat ke arah mereka.


Cekrek


Yeesss... gue dapet. Akhirnya gue menang taruhan, dapat camera baru deh


"Udah nih kak, makasih ya"


"Hm"


Kenapa Musa taruhan?? Karena teman temannya yang lain yakin akan sifat Kean yang dingin, diajak mengobrolpun susah apalagi untuk berfoto. Dan akhirnya para teman Musa kalah. Karena Musa mendapatkan foto most wanted yang lagi panas panasnya jadi perbincangan warga sekolah.


〰〰〰〰〰


Pukul 13.10


Pertandingan Futsal dimulai, awalnya permainan tetap tenang, namun ada insiden yang sepertinya di sengaja membuat pemain dari lawan cidera , NUSA DUA VS ANGKASA.


Angkasa membuat salah satu pemain dari Nusa Dua cidera pada kaki nya dan segera dibawa ke Rumah sakit, karena teman teman dari lawan tak terima , terjadilah adu jotos antar sekolah.


Semua para siswi lari berhamburan karena takut terkena serangan, karena mereka ribut bukan hanya satu lawan satu melainkan satu sekolah melawan sekolah lainnya . Maka dari itu , lapangan dipenuhi dengan adu jotos.


Kean yang mendengar keributan langsung berlari keluar , namun sebelumnya dicegah oleh Ily.


"Engga kok, Keke disini, gak akan kemana mana"


"Abang sama kakak kemana ya?? Ily takut mereka kenapa kenapa Keke"


"Tenang aja, mereka akan aman"


Dilapangan


Sean melihat pertarungan dilapangan dengan wajah merah , dengan cepat ia naik ke lantai atas menuju ruang audio.


"Kalian berhenti sekarang atau gue habisin hari ini juga" nada bicara yang tegas dan dingin membuat mereka semua yang panik dan yang sedang adu jotos terhenti


Satu kata di benak mereka , mereka tahu pemilik suara ini.


SEAN


"lanjutkan, tapi pulang gak akan selamat., gue tunggu kalian di depan gerbang sekolah"


Mereka semua tak melanjutkan adu jotos mereka. Memilih memisahkan diri dan saling melemparkan tatapan tajam . Ingin menghajar lagi namun mereka takut akan rajanya tawuran SEAN.


Adu jotos antar sekolah selesai, dengan segera Sean menuju kelas Ily dimana ada Kean yang menemaninya.


"Sayang kamu gapapa kan??"


"Gapapa kak, Keke jaga Ily disini" "syukur kalo gitu"


"Oh iya ?? Kalo abang mana??"


"Abang lagi beresin kekacauan dilapangan"


"Ohh gitu, yaudah ayo duduk"


Flashback on


Setelah melihat ke arah lapangan , Kean berinisiatif untuk memberi pesan pada Sean bahwa Ily ketakutan dengan keributan dilapangan


Ily juga khawatir pada Sean dan Seano , takut terjadi apa apa. Maka dari itu, Sean memperingati semua orang yang membuat kerusuhan lewat audio karena ia tak ingin sang adik Melihat wajah babak belurnya. Sean menuju ke ruangan audio dan memberikan ancaman pada mereka semua.


Maka dari itu, kini Sean masih dengan wajah tampannya turun dan menemui sang adik.


Flashback off


"Mau pulang aja??" Tawar Sean pada Ily


"Tapi kan acaranya belum selesai"


"Pasti acaranya di undur sayang, karena kejadian ini"


"Hm.. okey kalo gitu yuk kita pulanggggg!!!!" Pekikan heboh Ily memenuhi ruang kelas.