
Saat ini, Kean dan Daisy sama-sama mempersiapkan pernikahan mereka yang mendadak, walau begitu, pernikahan ini akan digelar secara besar - besaran.
Daisy telah siap dengan gaun pengantinnya. Ia terlihat begitu cantik. Tapi siapa yang tahu didalam hatinya seperti apa??
Kean??
Ia berjalan mondar mandir merasa gelisah, ia sangat tak ingin ini terjadi. Namun apa yang harus ia lakukan saat ada janin yang kini telah tercipta oleh dirinya dan juga Daisy .
"Ily, maafkan Keke... Keke sungguh menyesal " Kean kembali memikirkan Ily. Cinta nya, kekasih yang setia dan polosnya.
Tok tok tok, Suara ketukan pintu kamar Kean berbunyi, hingga masuklah seseorang yang sangat Kean hormati.
"Daddy"
"Son.. are you okey?"
"No.. i'm not okey, ini gak seperti yang Kean harapkan Dad, Kean ingin menikah dengan Ily , tapi...ini..."
"Ssttt.. Kean, ingat bahwa bayi yang ada dalam kandungan Daisy adalah anak kamu. Kesampingkan dulu urusan percintaan kamu itu, sekarang yang harus menjadi prioritas kamu adalah bayi kamu"
"Iya dad, akan Kean usahakan sebaik mungkin untuk gak mengingat Ily "
〰〰〰〰〰
Sean , Seano dan juga Ryeon Tae telah siap dengan jas mereka. Kini hanya tinggal satu orang yang kurang, Ily. Sedari tadi, Ily di dandani oleh mommy mereka , dan itu sangat lama.
Kruyukkkkk... creess .. creesss...suara perut kosong yang meminta diisi berpadu dengan suara makanan yang baru saja masuk ke mulutnya.
Sean dan Seano menatap ke arah sumber suara , dan ternyata itu adalah Ryeon Tae yang sedang mengunyah cemilan Ily.
"Hihi.. laper.."
"Ck ck ck.. lo gak pantes di sebut bad boy man" ucap Sean seraya mendelikkan mata nya tak paham dengan tingkah Ryeon Tae.
"Pantes lah, toh gue udah keren gini"
"Terserah lo lah"
"Oh ya.. gue harap lo selalu di samping Ily, kita akan lakukan rencana kita yang tertunda "
"Hahah.. oke oke..." ucap Seano yang entah kenapa menurut Tae sangat menakutkan. Semua menatap lurus lift yang berada di mansion Azfary.
Ting , Lift berdenting hingga pintunya terbuka dan menampilkan sosok yang sedari tadi mereka tunggu.
"What the...."
"Omg ini siapaaaaa?????" Teriak Sean tak terima melihat adiknya yang sangat cantik kini terlihat begitu seksi.
"Tenang sayang, mommy mendukung rencana kalian, maka dari itu mom buat Ily seperti ini" sang mommy membisikkan nya ke telinga Sean .
"Tapi mom, ini, aduhhhh... "
"Udahhh kamu tenang saja" Seano pun mendengar percakapan mereka. Tae? dia terlalu sibuk memandangi wanita cantik yang kini berada di hadapannya. Waktu menunjukkan pukul 7 malam. Mereka telah siap untuk menuju pernikahan Kean.
"Queen.. kamu sama aku ya" ucapan Ryeon Tae yang sedari tadi memandang indah Ily.
"Okeyy "
Dimobil, Ily tak pernah melepaskan genggaman tangannya , ia sangat gugup, ia takut hatinya akan merasa sakit. Tae menangkup tangan Ily dengan tangan yang satunya sementara tangan sebelah kanannya ia gunakan untuk menyetir
"Ingat apa yang aku ucapkan dua hari yang lalu?? " Ily mengangguk.
"I'm always beside you, we always beside you, you're not alone, okeyyy" Ily semakin mengangguk.
"Kamu harus kuat Queen"
"Iya Tae.. "
"Sip.. udah sampai... tarik nafasssss... buang"
Gedung pernikahan
Kean dan juga Daisy kini bagai raja dan Ratu, mereka sangat serasi sekali . Namun hati mereka malah menolak pernikahan ini.
Kean melihat ke segala arah , ia mencari Ily, apakah Ily tak datang?? Ia menajamkan matanya saat dua orang laki-laki masuk dengan wajah dingin nya, kembar Azfary itu kini berjalan layaknya model yang sedang berjalan di catwalk, dimana mereka menarik semua perhatian para tamu.
Sean dan Seano kini telah berada di hadapan pengantin.
Kean dan Daisy menahan amarahnya sampai merah padam.
Kini giliran Sean yang akan memberikan selamatnya.
"Daisy... awalnya gue tertarik sama lo , gue kira lo bisa jaga diri lo sampai gue bisa ambil lo dari Kean, eh.. malah begini jadinya"
"Sean, saat bayi ini lahir aku akan langsung bercerai dengan Kean, aku akan bebas, kita bisa berhubungan Sean"
"Apa itu akan mengembalikan keperawanan mu juga??" Ucapan itu terlontar begitu saja dari bibir Sean.
"....."
"Cih... *****" Sean melengos dari hadapan Daisy dan langsung pergi dari sana, ia tak ingin bertemu Kean karena takut emosinya tak tertahan lagi.
Tok tok tok, Suara ketukan hels yang membuat para tamu kembali menatap pintu masuk gedung itu . Disana Ily masuk sambil bergandengan tangan dengan Tae ,


"Waahhh.. cantiknya"
"Manis banget sihh..."
"Cowoknya ganteng banget... pasti bad boy setia"
"Iaaa.. kayaknya mereka pasangan deh"
"cocok banget mereka berdua"
Bisik bisik mulai terdengar hingga telinga mereka , namun itu tak menghentikan mereka untuk sampai tepat di hadapan pengantin malam ini.
"Hai Daisy, selamat ya, selamat juga untuk baby nya" Ily mengulurkan tangannya namun tak di balas oleh Daisy. Ily khiraukan , kini ia perpindah ke hadapan Kean.
"Hai Keke.. selam..."
Brrugghh, Kean meraih dan mendekap Ily dengan erat, ia menggumamkan kata maafnya berulang kali . " Ily , maafkan Keke.. maaf.. Keke menyesal Ly, Keke mohon tunggu keke satu tahun lagi... Keke mohon"
"....."
"Lily, Keke akan kembali sama Ily, tapi Keke mohon , jaga hati Ily buat Keke... "
"Maaf... Ily gak bisa.. karena Ily sudah punya Tae yang selalu di samping Ily. Ily gamau sama cowok yang udah nyakitin Ily, dan Lo gak berhak ngatur ngatur hidup gue lagi Kean, lo udah kotor" kalimat terakhir yang di ucapkan oleh Ily sangat berbeda .
"Lo gue?? Kotor?? , sejak kapan Ily nya yang selalu manja menggunakan kata-kata seperti itu." Benak Kean bertanya-tanya.
"Ily???"
"Ingat Kean, suatu saat nanti , lo datang ke gue dan bersujud pun gak akan pernah bisa sembuhin luka gue karena penghianatan lo..." Tae langsung merengkuh pinggang Ily dengan posessive.
"Sabar sweetie," ucap Tae berbisik.
Akhirnya mereka meninggalkan Kean juga Daisy yang masih terdiam layaknya patung saat melihat kemarahan Ily serta warna matanya yang berubah.
Mungkin hanya ilusi saja
No.. itulah Ily yang selama ini bersembunyi di balik tingkah polos dan manjanya. Kasar, berani dan... rahasia -author
Ily dan Kean mendekat ke arah Sean dan Seano , mereka tersenyum misterius saat melihat kedatangan Ily dan juga Tae.
"Selamat datang Wolly "
〰〰〰〰〰
Weh weh wehhh...
Siapa sangka ceritanya bakal seperti ini 😁😁
Menurut kalian gimana nih??
Mohon bantuannya guyssss😁
VOTE dan COMMENT dari kalian selalu aku tunggu.
Karena itu adalah motivasi untukku agar telus lanjut menulis😉😉😉