
"Ommy, ita au mana ommy?"
"Kita ke rumah mommy sama daddy sayang"
"Lumah ommy , daddy?"
"Iya ... yuk masuk" setelah membawa beberapa baju milik Nabila, akhirnya Ily dan Tae membawa Nabila ke mansion Azfary.
"Ommy , sana da glenma glenpa uga?"
"Iya dong ada, dedek bayi juga ada"
"Ndek ayi? Emm.. ndek Nabil ommy?"
"Iya, adik Nabil.. namanya Sakha"
"Waaahh Nabil au liat"
"Okey... sekarang Nabil pake sabuk pengamannya ya"
"Siap Ommy"
Akhirnya mereka meninggalkan mansion milik Kean . Nabila akan tinggal bersama keluarga barunya yaitu Ily dan juga Tae hanya sampai Kean kembali.
Namun apakah mereka bisa begitu saja melepas Nabila saat suatu hari nanti anak gadisnya itu kembali pada Kean.
Entahlah ....
"Ommy ... ujan"
"Iya sayangg... Nabil takut hujan?"
"Enda dong ommy... Nabil kan uka nanyi"
"Coba nyanyinya gimana??" Kini Tae ikut masuk dalam perbincangan ibu dan anak ini.
"Lain lain do eway.. "
"com ajain anater day"
"Litel Nabil want to play"
"Lain lain do eway"
Nyanyian itu mirip dengan celotehan Nabila sehari hari, namun Tae dan Ily mengapresiasi apa yang Nabila lakukan .
"Waahhhh.. anak Daddy pintar nyanyinya"
"Iya dong daddy, Naaabil gitu lohh" ucap Nabil menyombongkan dirinya dan membuat Ily terkekeh geli.
"Sebentar lagi sampai sayang" ucap Ily , namun tak ada sahutan dari gadis kecil di belakangnya . Saat Ily menengokkan kepalanya ke belakang , ia melihat malaikat kecilnya kini sedang tertidur.
Ily menatap wajah Nabila begitu lekat.
"Mommy pasti akan selalu jaga kamu Nabil" - batin Ily
Akhirnya mereka pun sampai. Tae turun dari mobilnya terlebih dahulu dan membukakan pintu untuk Ily.
"Silahkan my Queen" ucap Tae seraya mengulurkan tangannya untuk menjadi pegangan Ily.
"Terima kasih suamiku" Ily pun membalas genggaman erat milik suaminya dan keluar dari mobil.
Setelah Ily turun , Tae membuka pintu penumpang bagian belakang mobil mereka.
"Wahh .. ternyata princes kita tidur" Tae dengan perlahan membuka safetybelt dan mengangkat Nabila ke gendongannya.
Ternyata , di pintu mansion mereka ada beberapa orang yang menunggu kehadiran mereka.
Ya , Kim Lily mommy Ily , sang Daddy, Sean Seano dan juga Sakha yang kini berada di gendongan sang daddy.
Sakha melihat kedatangan kedua orang tua nya membuat pekikan kecil serta tepuk tangan dan memperlihatkan gigi susu yang telah tumbuh sebagian.
Nabila bangun, saat ia mendengar suara anak kecil, ia pun mengedarkan pandangannya .
"Baby??" Tanya Nabil dengan alis berkerut.
"Ini baby Sakha... "
"Baby Sakha?? Adik Nabil??" Ily dan Tae hanya menganggukkan kepalanya.
Ada Sean dan Seano
"Om Ceano yang ana?" Ucap gadis itu dengan gumaman , namun tak bisa di sebut gumaman karena suaranya terdengar oleh semua orang.
Seano mendekat ke arah Nabila.
"Hai Nana..."
"Waahhhh... om Ceano yang ni telnyata" Nabila langsung merentangkan tangannya pada Seano meminta di gendong.
"Nabil sudah makan belum?"
"Beyum om"
"Yuk kita makan dulu " Seano tau jika Sean tak menyukai Nabila , maka dari itu ia membawa Nabil bersamanya, entah apa kali ini firasat nya sungguh buruk untuk kehadiran gadis kecil di rumah ini.
"Kak" Ily tau kenapa sang kakak hanya terdiam sedari tadi.
"You okay?"
"Hm... kakak mau ke kantor lagi saja"
"Makan siang dulu kak"
"Nanti saja di kantor.. bye sayang , bye mom , bye bye baby bule" cup cup cup akhirnya Sean pergi setelah mencium ketiganya.
"Tae... Ily salah ya?"
"No Queen... gak ada yang salah, Nabil butuh keluarga dan disini dia bisa mendapatkannya"
"Tapi Kakak?"
"Udahh.. nanti biar aku yang bicara sama Sean"
Ily hanya menganggukkan kepalanya seraya memeluk Tae dengan erat.
Mereka akhirnya makan siang bersama , baby Sakha pun kini memakan makanannya sendiri dengan wajah belepotan, namun setiap ia berhasil menyuap makanannya ia akan tertawa gembira.
"Ily sudah selesai"
"Mau nambah sayang?"
"Engga Tae... Ily udah nambah dua kali lohh"
"Ya siapa tau aja mau nambah lagi sayang"
"Engga ah.. Ily mau main aja sama baby Sakha"
"Ommy , Nabil itut ya?"
"Iya, ayo sini"
Akhirnya Ily membawa baby Sakha dan juga Nabil ke taman belakang, disana sudah terdapat beberapa mainan anak yang tadinya diberikan Sean untuk para ponakannya.
"Ommy cini ommy" Ily pun mendekat ke arah Nabila.
Namun dengan cepat Nabila berlari kembali , dia ingin kejar kejaran.
Saat Ily mau berlari mengejar Nabila, seseorang menggenggam tangannya .
"Biar aku aja, kamu lagi hamil sayang"
"Okey... Tae"
Akhirnya Tae yang mengejar Nabil, dengan senyum dan tawa yang dikeluarkan oleh Nabila dan juga Tae, hal itu membuat Ily pun tanpa sadar tersenyum saat melihatnya.
〰〰〰〰〰
Hallo teman temann.... aku mohon dengan sangat untuk kalian , isi beberapa pertanyaan di bawah ini yaaa....
Apa firasat Sean akan terjadi??
Bagaimana menurut kalian tentang cerita ini?
Apa kalian bosan dengan alurnya??