
Akhirnya kegiatan hari ini telah selesai, para peserta mahasiswa baru telah di bubarkan. Ily langsung berlari kecil ke samping lapangan, ia merasa matanya berkunang kunang karena terlalu lama menatap sinar matahari . Ily dengan wajah cemberutnya melihat ke arah kanan dan ke kiri mencari kedua pangerannya.
"hhuuftt tau gitu tadi Ily tarik aja tangan abang biar gak terpisah gini"
Seseorang menghampiri Ily dengan berlari kecil sambil membawa satu botol minuman .
"Sayang" panggil Tae begitu beraninya.
"Haii Tae... "
"Nih.. minum dulu , pasti haus kan??" Ily mengangguk membenarkan, Ryeon Tae melihat betapa manisnya Ily dan entah kenapa terlihat seksi dengan keringat yang membasahinya.
Ryeon Tae meneguk ludahnya kasar, ia adalah laki-laki normal, tapi ia sadar jika gadis yang ada di hadapannya kini masih sangat polos. Camkan itu, SANGAT POLOS!
Ryeon Tae mengangkat tangannya seraya mengelus keringat yang membasahi kening Ily, ia melihat gadis dihadapannya begitu sangat kelelahan. Untung saja sekarang mereka duduk disamping lapangan yang terdapat pohon rindang.
〰〰〰〰〰
Berbeda dengan tempat lain, Kean kini telah terlelap dalam tidurnya, entah kenapa saat ia berada di club , dirinya terasa begitu hampa. Sebelumnya para temannya yang berada di Indonesia menjauhkan dirinya dari hal hal yang berbau negatif seperti club, mabuk, rokok dan lainnya. Namun disini?? Baru beberapa hari pun ia sudah terjerumus.
Pagi menjelang , Kean telah terbangun dari tidurnya . Ia akan bersiap untuk melakukan jogging di sekitar taman tempat ia tinggal sebelum pergi kuliah.
Kean berlari hingga beberapa putaran, tak terasa jam sudah menunjukkan pukul 07.30 , ia seakan lupa waktu kuliahnya saat sedang berolahraga. Dengan segera ia bangkit dari duduknya dan berlari kembali menuju rumahnya.
"Kok bisa bisanya sih gue sampe lupa waktu gini?? Aduhhhh..."
Dengan cepat ia menuruni tangga rumahnya , ia sengaja memilih motor agar bisa menghindari kemacetan. Kean kini memakai kemeja hitam dengan celana warna senada. Ia begitu cool dengan gaya fashion yang ia gunakan saat ini.
Akhirnya ia tak terlambat memasuki kelasnya. Sesampainya di meja , ia ditanyai oleh sahabat barunya Miko.
"Lo kok bisa telat sih??"
"Gak telat"."iya.. maksud gue, kok bisa datangnya pas banget sama bel masuk kelas"
"Olahraga, lupa waktu"
"Ohhh ... gitu" akhirnya setelah dosen masuk , mereka mulai serius dengan apa yang diterangkan oleh dosen .
Selesai
Kelas mereka akhirnya bubar , Kean ada kelas lagi nanti jam 12 siang, ia akan menetap di Kampus agar tak perlu bulak balik ke rumah.
Setelah lama menunggu semua anak keluar , Kean menghembuskan nafas nya, entah kenapa, sepertinya ia merasa ada yang terlupa akan sesuatu.
Akhirnya Kean dan para sahabatnya pergi ke kantin.
Kantin begitu ramai. Banyak yang makan atau sekedar mengobrol dan nongkrong saja, ada pula sebagian dari mereka membuat tugasnya sambil sesekali menyuapkan makanan pada mulut mereka.
Setelah menemukan tempat duduk , akhirnya bisa mengobrol juga . Sedari tadi Miko penasaran akan Kean.
"Ke, lo punya pacar??"
"Belok lo??" Pertanyaan itu muncul dari Dino
"Ck.. bukan gitu, gue cuma tanya aja" Kean tak membalas, seakan teringat akan apa yang terlupakannya sedari tadi , ia akhirnya tau...
Ia belum menghubungi Ily nya.
〰〰〰〰〰
Dilain tempat berbeda, Ily kini tertidur dengan baju piyama minionnya. Sesekali ia melihat ponsel yang sedari tadi di peganggnya tak menampakkan satu panggilan pun bahkan pesan.
Triinngg.
Ttrriinnggg
Dengan segera Ily menggeser layar hijau pada ponselnya
"Lilyyyyy .. maaf sayang, Keke lupa buat hubungi Ily"
"Ihhh.. Keke, Ily khawatir tauuuu... Ily dari tadi tunggu Keke hubungi Ily, tapi gak ada terus"
"Iyaa sayang..maaf ya.. tadi bangun tidur Keke langsung jogging dan ternyata karena ke asikan sampai lupa ada kuliah pagi, udah gitu , setelah Keke sadar , langsung aja mandi dan ke kampus, waktu sampai , dosen udah masuk"
"Hm... okeyyy kalo gitu, Keke pasti lagi istirahat, makan yang banyak sayangnya Ily"
"Iaaa.. sayang ... Keke bakalan makan yang banyak, oh ya?? Bagaimana kuliah kamu??"
"Disini asik Keke, Ily juga punya temen, ya walaupun satu sih , heheh"
"Gapapa dong ... itu bagus. Siapa nama temannya??"
"Namanya Ryeon Tae"
"Ryeon?? Cowok?? " Tanya Kean dengan suara datarnya, dan Ily yang memang polosnya gak ketulungan hanya menganggukkan kepala nya saja .
Kean cemburu
Tentu saja!!!
Akhirnya Kean memutuskan panggilan Ily sepihak, ia marah, tapi tak tahu apa yang harus ia lakukan.
Kean menatap layar ponselnya yang kini telah berganti foto.
"Waahhh siapa tuh??"
Kean mengedikkan bahunya tanda tak peduli dengan apa yang di tanyakan oleh sahabatnya .
"Ck.. pantes aja dingin, LDR lo sama pacar lo??"
"Hm"
"Dia dimana??"
"Korea"
"*****.. banyak cogan nya kalo disana".
Tak ada yang memberi tanggapan akan apa yang di katakan Miko , tapi malah tatapan melotot dan seakan ketakutan.
"Muka lo kenapa??"
"Lo homo??"
*** !!! memang
〰〰〰〰〰
Kean ... jangan marah please. .
Yuk.. vote comment nya pemirsaaaaa😁😁😁😁