CUTE SISTER

CUTE SISTER
Pertarungan



Ada beberapa kata kasar yang tidak baik untuk diikuti pada part ini , mohon bijak dalam membaca yaaa teman- teman.


⚠⚠⚠⚠⚠


"Berhenti menyebut laki-laki lain selain namaku" geramnya marah


"Kau bukan siapa- siapa ku .... lepasss... lepaskann akuuuu... aku mohonnn hikss hikkss" Ily mencoba memebrontak di bawah kungkungan laki laki di atasnya ini.


Ya Tuhan , Selamatkan aku


"Tidak akan kulepaskan jika kamu tak akan kembali padaku"


"Jangann.. jangan seperti ini....


KEAN!!!!!"


Jeritan itu sangat kuat , membuat laki- laki dihadapannya langsung memundurkan beberapa langkah kakinya.


"Kau... berteriak padaku???" Ucapan itu sangat datar dan dingin , membuat Ily semakin ketakutan


"Kau... yang membuatku seperti ini Ily... Kau yang membuatku seperti mayat hidup, kau yang membuatku tak bisa berpaling pada wanita laiiiinnnnn" teriak Kean di akhir membuat Ily semakin gemetar ketakutan.


"Wolly... tolong Ily , Wolly" teriak batinnya mencari Wolly yang tak kunjung datang.


Ily duduk terdiam di atas kasur sambil menundukkan kepalanya . Ia takut... amat sangat takut.


Kean mendekat ke arah Ily dengan langkah perlahan. Mulai membuka kancing kemeja yang ia gunakan satu persatu .


Setelah terlepas, ia pun mulai membuka sabuk yang terpasang , kemudian celana , dan akhirnya sama sama telanjang bulat seperti  Ily.


Kean kini berada di hadapan Ily yang masih menunduk seraya menutup mata , dengan tangan yang berusaha menutupi tubuhnya.


"Kamu tau Lily?? Dari awal aku liat kamu, aku selalu bisa tahan hasrat liar aku . Setiap pertemuan kita , aku selalu menahannya. Dan asal kamu tahu. Saat kita LDR aku mencoba melampiaskan nafsu ku pada jalang itu. Tapi aku malah mendapatkan sesuatu yang diluar kemauanku" cih.. dasar jalang sialan - desis Kean


"Aku hanya ingin kamu Ily, aku hanya ingin kamu yang menjadi wanita terakhir di hidupku , menjadi istriku , ibu dari anak- anakku"


Ily tak merespon setiap ucapan Kean . Dan dengan kasarnya Kean menarik rambut Ily ke arah belakang agar ia mendongak . Satu yang baru Kean ketahui , warna mata itu berubah.


Mata itu memerah menandakan kemarahan yang ia tahan.


"Ily .. kamu kenapa?? Mau memberontak???" Hahahaha.. Kean tertawa melihat Ily yang seperti ini, menggemaskan.


〰〰〰〰〰


Dilain tempat, Sean dan juga Seano berada di rumah sakit tempat Tae di tangani, mereka terus meminta kabar terbaru tentang Ily.


Hingga akhirnya mereka mendapatkan titik dimana Ily berada dari ponsel yang Ily bawa. Dengan segera , Sean juga Seano datang ke tempat itu  . Bodyguard yang twins siapkan diperintahkan untuk tetap berada di rs memantau keadaan Tae telah siap.


Mereka akhirnya segera pergi kesana.


Kembali ke Ily


"Lucu??"


"Hah??" Tanya Kean tak mengerti.


"Apakah menurutmu ini lucu Kean Elyas Sragif?"


"Tidak, tapi aku menikmatinya" senyum manis dari Kean terlihat kembali.


"Wahh... apakah aku harus menyentuhmu juga??" Tanya Ily dengan sarkastik.


Kean terdiam dengan respon Ily kali ini. Bukan ini yang ia inginkan.


"Haha... dengan senang hati aku memberikannya" seringai di bibir Kean membuat Ily muak. Bukan Ily .. lebih tepatnya Wolly.


Kean kini telah berada di hadapan Ily yang sedang terduduk. Ily memberikan senyum manisnya namun tak lama kemudian.


Bugghhh


Buugghhh


"Aarrgghh apa yang kamu lakukan Ily??"


"Katanya mau bermain" seringai tipis muncul dari bibir Ily.


Kean mendekat dan langsung menerjang Ily dengan pukulan bertubi tubi.


Bugh


Bugh


Bughh


Ssshhhhhh , pukulan terakhir mengenai pipi Ily dengan kerasnya membuat sudut bibir Ily mengeluarkan darah.


Ily kembali mendapatkan pukulan pada badannya.


Bughh


Brrugghhh... tendangan Kean mengenai perut Ily membuat Ily  jatuh berguling.


Eengghhhh...sshhhh


Ily mencoba bangkit, namun ia tak bisa.


"Ily, kenapa kamu jadi seperti ini?? siapa yang berbuat seperti ini???" Kean yang melihat beberapa memar dan juga darah bertanya khawatir. Dan itu membuat Ily semakin marah


"Kauuuuu"


"Hahahahaha... Ily Ily... kamu cantik sekali... apalagi dengan darah ini... " Kean mendekatkan wajahnya dan menjilat darah pada ujung bibir Ily.


"Psychopath"


"Yes , I'am" hahahahhah....


Siapa sangka sosok yang selalu ia kagumi dengan ketampanan, kelembutan, dan juga kasih sayangnya ternyata seorang psycho. Ily tak menyangka ini. Saat Ily lengah, Kean dengan segera mengangkat dan mengikat kedua tangan Ily. Ily terus memberontak untuk minta di lepaskan.


"Ga ada kata maaf sayang, hari ini kau akan menjadi milikku seutuhnya"


"Kamu akan terima balasannya Kean"


"Sshhh... aarrgghhhhhhh... Lepassss"


Saat Kean akan mulai menjelajahi tubuh Ily kembali.


Brraaakkkk...


"Anji** KEAN BANGS**!!!!!!"


Kean ditarik ke belakang oleh Sean


Bruggg , bantingan dari Sean membuat Kean terbaring merintih di atas lantai dengan keadaan telanjang .


Bughhh


Bugghhh


Bugghhhhh


"Lo... apain adik gue bangs**???? Aaarrgghh sialan lo"


Sean tak berhenti memukuli Kean yang kini berada di bawahnya.


Seano??


ia segera membantu Ily membuka tali pada tangannya dan juga memakaikan baju pada Ily, Ia melihat beberapa luka yang terdapat di bagian tubuh Ily.


Marah , itulah yang kini dirasakan oleh twins Azfary. Seano mengambil tali yang tadi digunakan Kean untuk mengikat Ily. Ia mendekat dengan gerakan cepat dan dengan kasarnya Seano mengaitkan tali itu pada kaki Kean kemudian diseretnya Kean keluar kamar.


Sean??


Ia akan menyerahkannya pada Seano , karena ia tahu bahwa sebenarnya Seano yang paling bringas di antara keluarga Azfary.


〰〰〰〰〰


Greget ga??? Pleaseee... komentarrrr 😁😁😁