CUTE SISTER

CUTE SISTER
Selalu Ada



Flashback on


"Kamu harus bisa"


"Tapi aku takut"


"Jangan takut, kami selalu ada disamping kamu"


"Apakah tidak apa- apa?"


"Nothing, itu akan membuatmu lega"


"Tapi aku takut dia sakit hati"


"Ya karena memang itu tujuan kita, jangan mau dibodohi cinta yang telah merusak hati kamu Willy"


"Tapi Wolly, Ily takut gagal di tengah jalan"


"No... pasti bisa. Kamu harus bisa Willy, dengan begitu, kesakitan hati kamu akan hilang, kamu bisa mempercayaiku"


"Aku harap saat aku tak bisa melanjutkannya , kamu bisa menggantikan aku Wolly"


"kamu pasti bisa Willy , aku yakin, sangat yakin"


"Baiklah, doakan aku Wolly"


"Iyaaa pasti"


"Tapi takuuuttt" rengek Ily pada Wolly


"Gak akan apa-apa Willy"


"Huffftt.. okey.. "


"Baiklah... Woll.. wollyyy" kini Wolly mulai prustasi mendengar rengekan Ily , ia berfikir bagaimana kakak Willy selama ini menangani sikap manja Willy.


"Apa lagi Willy???"


"Gak jadi .. "


"Yaudah, kalo begitu, saat kamu tarik Tae mari kita bertukar" keputusan final dari Wolly


"Iya"


Flashback Willy Wolly


Hingga akhirnya kejadian di taman adalah diri Willy yang sebenarnya. Ia meneguhkan hatinya untuk menghapus rasa sakit yang selama ini ia pendam. Ia tak bisa lari dari masalahnya sendiri, apalagi melibatkan Wolly. Setelah semua ini berakhir, ia ingin hidup seperti sediakala, dimana dirinya tersenyum tanpa beban.


〰〰〰〰〰


Setelah kejadian di taman, akhirnya mereka berempat, Ily, Sean , Seano dan juga Tae pergi ke sebuah danau. Danau yang indah itu telah berhiaskan lampu kerlap kerlip yang memanjakan mata mereka.


Tempat ini memang didekorasi khusus untuk para muda mudi yang mencari ketenangan di tempat ini.


Seperti biasa , Ily akan duduk di tengah tengah antara Sean dan juga Seano. Namun berbeda kali ini, ada Tae yang duduk dihadapan Ily dengan posisi memeluk kaki Ily. Entah sejak kapan Tae seperti ini, tapi Ily tetap merasakan kenyamanan saat dirinya bersama Tae.


"Adek, kamu kuat"


"Tapi berhasilkan??"


"Iya, rasanya lega sekali"


"Ya itu pasti, sekarang kamu liat sekitar kamu sayang, ada kakak , abang dan juga ditambah bocah bad boy satu ini" Ily terkikik mendengar sebutan Sean pada Tae.


"Ck.. gue bad boy sejati ya"


"Ia gimana lo aja, asal lo seneng"


"Ih... Queenn...." rengek Tae pada Ily meminta pertolongan.


Sedangkan Ily langsung mengelus kepala Tae dengan sayang.


"Haha..kayak peliharaan aja lo, diem di bawah , dielus kepalanya , kayak gukguk"


"Isshh.. Queen... Sean nya Tuh"


"Gapapa, yang penting Tae tetap berharga dalam hidup Ily"


Ryeon Tae yang mendengar itu menjadi terharu, ia sampai tersenyum lebar karena merasa jantungnya berdetak cepat .


"Jadi , adek mau lo gue-an??" Ily menggelengkan kepalanya.


"Engga ah, Ily gak terbiasa, lagian Ily gak nyaman kalo pake lo gue"


"Hm.. okey kalo gitu, eh mau liat video nya gak??" Ucap Sean dengan antusias.


"Wahh... mana mana?? Gue penasaran banget ekspresi muka mereka"


"Nih .. nih.. "


Sean memperlihatkan camera nya yang kini sedang menayangkan bagaimana ekspresi Kean juga Daisy yang menahan amarah serta Kean yang menyiratkan kekecewaan.


"Makanya, jangan mainin hati cewek , akhirnya yang kena karmanya kan, apalagi yang lo sakitin adik gue" ucap Seano mengejek wajah Kean dari video yang ia tonton.


"Dan kakak harap, kamu ga akan terpuruk sayang, semua sakitnya pasti akan hilang seiring berjalannya waktu"


"iya kakak, makasih, karena kalian selalu ada buat Ily"


Mereka berpelukan layaknya teletubies.


Setelah lelah dengan tawa karena mendengar candaan dari Tae dan Sean, akhirnya mereka segera pulang ke mansion Azfary. Karena lusa mereka akan kembali ke Korea untuk melanjutkan pendidikan mereka.


Ryeon Tae mendekat ke arah Ily , kemudian secara berbarengan ketiga lelaki itu mengarahkan jas mereka untuk Ily.


Ily hanya tersenyum haru melihat kepedulian mereka.


I love you all, always


〰〰〰〰〰


Gimana?? Masih ada yang bertanya tanya dengan kelakuan Ily selanjutnya???


Tbc.