
Kini Kean telah resmi dan mendapat restu untuk berpacaran dengan Ily. Ia tak akan menyianyiakan ini. Ken begitu sayang dan cinta pada Ily.
"Lily,nanti Keke jemput ya , biar berangkat bareng keke sekolahnya"."harus ya Keke??"
"Gak juga sih, tapi Keke pengen berangkat sama lily"
"Eeumm gitu, yaudah coba keke bilang sama abang sama kakak dulu aja"
Kean menghampiri Sean dan Seano dengan tampang bersahabat.
"Bro, besok Ily gue yang jemput ya.. "
"Gak bisa, besok jadwalnya Ily berangkat bareng gue" sergah Sean pada Kean.
"Loh?? Di jadwal??". Sean dan seano hannya mengangguk untuk menjawab pertanyaan Kean.
"Hm .. kalo gitu, gue bisa jemput Ily kapan??"
"Gue senin sama rabu"
"Seano selasa kamis"
"Lo jum'at." Kean yang mendengar jawaban dari Sean langsung melancarkan protesnya
"kok gue jum'at doang?"
"Ck, sabtu atau minggu kan lo bisa ajak Ily main"."oh iya bener, yaudah deh , gue jumat"
"Gue pamit pulang bro"
"Hm.." jawab Sean dan Seano berdeham bersama.
Kean kembali lagi kehalaman depan rumah Ily, dimana Ily menuggunya di kursi teras .
"Gimana keke??"
"Keke, di kasih jadwalnya jemput hari jumat aja Lily , gapapa??"
"Iya gapapa kok,yang penting kan keke dapat jadwal dari Abang sama Kakak" "iya, yaudah kalo gitu keke pamit pulang yaa sayang, byeee" Kean mengelus kepala Ily , mencubit hidung Ily, kemudian melambaikan tangannya sambil berbalik menuju mobilnya.
"Byee.. keke, hati hati yaaa"
Tiinnn
〰〰〰〰〰
Kean kini telah sampai dirumahnya dan dengan cepat ia mencari sang mama.
"Mama...."
"Maaaaaaaaaa"
"ini ini , disini Ke".
"Ma.. mama tau gak??"
"Enggak tuh"
"Iiihhhh belum maaaaaa" "hihi iya iya, tau apa?? Kok seneng banget gitu??"
"Seneng lah ma... Ily mah, Ily..."
"Kenapa ?? Dia kenapa??"
"Iisshh jangan dipotong dong maaa"
"Iya iya cepet "
"Aku pacaran sama Ily".
"Haaaahhhh kamu serius pacaran sama Ily?? Cewek imut itu??"
"Iya ma iyaa... mama suka kan???" "Iya lah jelas . Aahhh.. udahlah mending langsung nikah aja Ke , Ily nya aja imut gitu , apalagi nanti anaknya " mata sang mama menerawang sambil melihat keatas seperti sedang membayangkan.
"Ihhh.. mama, itu mah masih lama ma"
"Ya mama kan pengen cepet cepet punya cucu dari kamu"
"Gak ah, nanti aja kalo Kean udah kerja"
"Ya terserah kamu aja, asalkan jangan sampai lepas yaaa Ily nya"
〰〰〰〰〰
Bbrruumm bbruuummm
Suara motor Sean memasuki sekolah menjadi perhatian banyak siswa, apalagi ditambah wanita cantik dan imut memeluk Sean di belakangnya.
Ternyata Kean telah sampai di sekolah. Dengan segera ia mendekat ke arah Sean dan juga Ily.
"Halo lily"
"Halo Keke, udah sampai duluan ternyata?"
"iya dong, kita ke kelas bareng??"
"Boleh, sama kakak juga ya" Ily menyetujui asal bersama kakaknya.
Kemudian mereka berjalan di koridor sekolah , banyak yang menatap penasaran pada mereka bertiga .
Bahu Ily yang di rangkul Sean dan tangan yang di genggam oleh Kean.
"Cihh.. murahan!!"
Kalimat itu terdengar oleh orang sekitar mereka termasuk Kean , Ily dan juga Sean. Semua terdiam ada yang kepo ingin melihat kelanjutannya seperti apa ada yang kembali melakukan aktivitasnya.
Sean , Ily dan Kean berhenti ditempat dan Sean membalikkan badannya ke arah belakang, melihat siapa yang menyebut adik tersayangnya murahan.
"Siapa yang lo maksud??" Ucap Sean dengan nada rendah namun menakutkan
"Siapa yang lo maksud??"
"Tuh, cewek itu" perempuan ber nametag Jully itu menunjukkan jarinya pada Ily
"Maksud lo sebut dia murahan apa anjing???"
"ya gitu, bentar elo, terus Seano, kemarin si anak baru, sekarang Kean, hahahah... paling ibunya juga Jalang, rayu sana sini"
Ily tak mendengarkan , telinganya ditutup oleh kedua telapak tangan Kean
"******* anjing... omongan lo di jaga ya.. atau lo mau tau akibatnya"
"Hahaha... ngapain juga gue takut, tuh cewek emang muka polos tapi kelakuan jalang".
Sean tak bisa menahan lagi amarahnya, ia sangat sangat marah.
Adiknya di hina
Mommy nya juga di hina
"Asal lo tau aja Sialan, Willy itu ADIK gue , adik Abang gue. Dan nyokapnya sama kayak nyokap gue. Tadi lo bilang apa?? Ibunya JALANG?? keluarga AZFARY sangat terhormat. Dan lo dengan seenaknya hina Mommy dan adik kesayangan gue?? Bedebah bangsatttt... lo siapa disini haaahhh??" Sean murka sambil mencengkram pipi Jully.
Jully yang tak tahu akan Willy keluarga Azfary menjadi takut.
Mulutmu harimau mu
Makanya setiap ucapan yang keluar dari mulut kita harus di jaga. Karena apa yang kita ucapkan akan berbalik pada kita.
Mampus lo Jully ,
Seano datang dengan santai nya. "Lo dipanggil kepala sekolah "
"si..sia..siapa??"
"Lo Jully Frianda"
Deg.
Deg.
Deg.
Gue menyesal
Dan hanya ada kata penyesalan setelah apa yang telah diucapkannya.
Satu lagi
Semua orang tahu bahwa Ily adalah
Willy Queen Azfary. Putri satu satunya di keturunan Azfary.