CUTE SISTER

CUTE SISTER
Malam Panas



Adegan berbahayaaa...!!!!!


17++ semoga bijak dalam membaca ya teman teman... 😉😉


〰〰〰〰〰〰


Begitu sampai di kamar, Tae langsung menghimpit Ily ke dinding . Tae mulai mengecupi Ily mulai dari kening, kedua pipi, hidung dan juga bibir. Tae semakin memperdalam lumatannya, tangannya tak tinggal diam, ia segera membuka satu persatu baju yang Ily kenakan, begitupun dengan Ily yang membuka baju Tae.


Tae menurunkan ciumannya ke leher putih milik Ily, Tae menyentuh punggung Ily dengan gerakan perlahan yang membuat Ily semakin mendesah , dan itu semakin membangkitkan gairah Tae.


"Eemmh.. Tae... "


"Ya Queen... eemmhh.. ennghh" desahan nikmat keluar dari mulut Ily juga Tae.


Tae mulai meremas kedua payu**** milik Ily, dan itu menambah desahan yang di keluarkan oleh keduanya.


Tae membawa Ily ke tempat tidur mereka.


Suara desahan bersahutan di tengah dinginnya malam.


Mereka bersatu, melampiaskan hasrat yang terpendam dari keduanya.


"Ahhh...Queen, kamu sangat nikmat sayang.. eengghh sshh.." desah Tae yang semakin semangat memaju mundurkan juniornya.


"Emmh.. sshhh.. Tae, Tae... sshhh...."


"Ya, panggil namaku sayang... ennghhh...."


Skip, Kalo di lanjut bahayaaaa 😂😂😂


〰〰〰〰〰


Keesokan harinya, Tae masih tertidur di kasurnya sedangkan Ily telah siap dengan pakaian kerjanya.


"Tae ... bangun .. waktunya kerja."


"Eemmhh... 5 menit lagi sayang."


"Taeee... ayooo.. mau anter Ily kerja gak??"


"Iya sayang... aku bangun " Tae bangun dari tidurnya, tapi tidak dengan matanya yang masih tertutup rapat.


"Yaudah, Ily berangkat sama abang aja lah"


"Eeh.. eh.. eh... sama aku yanggg... minta morning kiss dulu dong."


Cup


Cup


Cup


"Tuh.. udah Ily kiss" dengan Cepat Tae menarik tubuh Ily untuk ia dudukkan dipangkuannya.


"Taaeeee. .. Ily udah rapi lo.... ini kan mau kerja."


"Yanggg.. masih pengen dimanja..."


"Ihhh.. Tae harus mandi, nanti Ily telat"


"Satu ronde aja ... pleaseeee"


"No ... "


"Ayolah sayangggg" ucap Tae dengan sedikit merengek.


"Yaudah iyaaa .. tapi cepet yaaa... jangan lama. Kan mau kerja."


"Siap istriku sayang."


Akhirnya mereka pun melakukan adegan panas lagi. Setelah selesai, mereka tertidur karena lelah, hingga suara ketukan pintu membuat Ily terbangun.


Tok tok tok


Tok tok tok


"Adek... kerja gak???"


Tok tok tok


"Dekkkk????"


Tok tok tok, "Ii.. iyaa ... iya kakkkkk"


Ily ketiduran setelah melakukannya bersama Tae.


"Ily harus kerja... isshhh.. Tae nyebelin" Ily melihat sang suami masih tertidur dengan keadaan terakhirnya dengan selimut yang menutupi tubuhnya.


Akhirnya Ily pun segera mandi kembali dan dengan cepat memakai baju kerjanya.


Saat Ily akan pergi , ia menyempatkan membuat note untuk sang suami.


"Sayang, Ily pergi dengan Kakak.... jangan lupa sarapan ya , I love you."


Akhirnya Ily pun pergi ke Rumah Sakit bersama sang kakak, Sean.


〰〰〰〰〰


"Ryeon belum bangun??"


"Belum kak, cape mungkin"


"Eummm.. tapi dia harus rapat loh dek, dengan 10 perusahaan yang kerjasama bareng perusahaan kita"


"Yaahhh.. gimana dong kak?? Ily tadi ninggalin Tae, soalnya gabisa di bangunin."


"Yaudah gapapa, adek telpon abang aja, biar abang yang bangunin Ryeon."


"Iya kak."


Akhirnya Ily pun menelpon sang abang untuk membangunkan Tae yang masih tertidur di kamar mereka .


"Sampai ...."


"Gapapa sweetie... " ucap Sean seraya mengelus kepala sang adik dengan sayang.


"Yaudah, Ily masuk dulu ya."


"Okey... semangat yaaa.... hari pertama kerjanya."


"Iya kak... byeee... take care my prince."


"Byeeee .... "


Sean pun meninggalkan Ily yang kini berniat akan masuk ke rumah sakit.


Dia menjadi pusat perhatian


"Siapa??"


"Katanya sih dokter baru"


"Oh ya??? Dokter apa?? Cantik"


"Cantik banget sih.. imut lagi .."


"Dia udah punya pacar belum ya???"


Begitulah sahutan dari para orang orang yang Ily lewati, banyak perawat dan juga pasien yang membicarakan kecantikan Ily. Ada juga para dokter yang seperti mencari muka atau hanya ingin mencari perhatian sang dokter baru ini.


Tok tok tok, Ily mengetuk pintu sang direktur rumah sakit.


"Masuk"


Ceklek... pintu pu terbuka, "selamat pagi pak, maaf saya mengganggu."


"Tidak Dokter Willy, silahkan duduk"


"Terima kasih pak"


"Panggil saja Harris" sergah sang direktur.


"Ah.. maaf pak, tidak bisa, itu tidak sopan"


"Tidak apa dokter Willy , umur kita tak terlalu jauh,"


"Ah... baik kalau begitu, Harris, maaf sebenarnya saya ingin menanyakan dimana ruangan tempat saya bekerja"


"Ohh.. begitu, mari saya antar"


Akhirnya Ily keluar ruangan bersama sang direktur rumah sakit atau Harris menuju ruangan Ily.


Banyak ucapan salam ataupun sekedar menyapa sang direktur namun melirik ke arah Ily.


Ily sudah biasa akan hal itu, ia hanya membalas dengan senyum cerianya seperti biasa.


〰〰〰〰〰


"Yon...??? Tok tok tok Ryeon...."


Tok tok tok


Ceklek


Akhirnya Seano membuka pintu kamar Ily.


"Shit... dia pasti gak pake apa apa nih..." gumam Seano .


"Yon... woy... Ryeon...." Seano mengguncang pundak Tae pelan..hingga .


Brrruugghhhh


Karena kesal Seano menendang Tae hingga jatuh terjungkal ke bawah.


"Anjjiirrr.... siapa nih??" geram Tae sambil bangun tanpa menghiraukan tampilannya sekarang.


"Sialan , bangun loooo.... pake baju anjirrrr...." ucap Seano teriak sambil keluar dari kamar , Tae langsung tersadar akan keadaanya sekarang, kemudian menatap jam yang terpajang di dinding.


"Shittt.!!!!"


Tae langsung berlari ke kamar mandi dengan cepat. Setelah selesai dan memakai baju, Tae langsung keluar dan bertanya pada Seano.


"Ily mana??"


"Udah pergi "


"Sama siapa??"


"Sean"


"Ck... harusnya gue yang anter Ily, ini kan hari pertama dia kerja."


"Salah sendiri."


"Aakhhh... yaudah , gue pergi , ada meeting."


"Hm..."


"Tetep aja dingin ama gue"


Akhirnya Tae pun pergi ke kantor


〰〰〰〰〰


Ada yang minta Visual Sean Seano


nihhhh... ku kasih deh




Huaahhh... aslinya nih yaaa.. aku bingung harus apalagi... mau datangin Kean takut di hujat. Tapi pengen ada Keannya.. menurut kalian gimana???


Tolong VOTE dan COMMENT nya guysss.. aku tunggu yaaa