
Ily mencoba untuk tetap tersenyum dihadapan semua orang termasuk kedua kakak nya. Karena apa?? Kedua kakaknya lah yang tak bisa ia bohongi, namun kali ini ia berhasil.
Ily juga yang lainnya telah kembali ke negara masing masing. Tae, Ily, twins, kembali ke Korea sedangkan mom dad Ily , mereka baru saja berkunjung untuk melihat anak mereka.
Undangan pernikahan Kean dan juga Daisy telah sampai ditangannya. Ternyata, pernikahan mereka Akan dilaksanakan satu minggu lagi. Apa yang harus ia lakukan?? Ily membuka room chatnya bersama Ryeon.
Tring
Me
Tae, kita ketemu yuk, Ily pengen jalan jalan
π Tae Tae π
Siap Queen... 15 menit lagi aku meluncur.. kamu siap siap ya
Me
Okey Tae, aku tunggu yaaaa
π Tae Taeπ
Sip sayang
Akhirnya Ily segera bersiap dan juga akan berpamitan terlebih dahulu pada kedua kakaknya. Kali ini Ia ingin tampil berbeda.
Ily keluar dengan penampilan barunya, hal itu membuat sean dan juga Seano saling melemparkan tatapannya. Adiknya seperti gadis yang telah dewasa, cantik mempesona . Ingat!!!! Ily adik kalian twins - author
"Kemana dek?"
"Abang.. Ily mau jalan-jalan ya sama Tae, Tae sekarang lagi dijalan"
"Jalan kemana?" Kini Sean pun ikut bertanya .
"Gatau... hehe.." cengiran dari Ily mengubah presepsi mereka dari awal melihat Ily. Mereka takut adik manisnya yang ceria dan juga menggemaskan menghilang dengan penampilan barunya, namun itu tak terjadi. Adiknya tetaplah Ily yang seperti dulu
Brruumm bbrruumm
Tae telah sampai dengan style nya yang seperti biasa, Bad boy. Namun itu membuat Tae semakin mempesona.
Ily langsung membuka pintu rumah mereka.
"Hai" dag dig dug ... dag dig dug... Tae gugup melihat penampilan Ily yang cantik menawan. "Hai Tae, ayo kita masuk" Ily menggenggam tangan Tae kemudian menariknya perlahan agar Tae mengikutinya.
Disana Sean dan Seano menatap horor ke arah genggaman tangan mereka berdua.
"Kakak , abang... kita pergi dulu ya"
"Yahh... kita gak akan di ajak nih?? Kita juga butuh refreshing kaliiii..."
"Eemm.. kali ini aja , aku lagi pengen main sama Tae , okey?? Pleaseee... "
"Okey kalo gitu.."
"Adek minta uang dong bang" heheh
.. Ily cengengesan saat memintanya, ia berharap Seano mau memberi uang tambahan. Seano tak bergeming, hingga
Jurus ampuh itu dikeluarkan . Sean Seano dan juga Tae luluh begitu saja. Akhirnya Seano mengeluarkan dompetnya, ia memberikan kartu kredit pada adik manisnya ini.
"Terima kasih abangku sayanggg cup cup cup " ily mengecup bibir Seano cepat sebanyak tiga kali. Sean?? Jangan tanya lagi, dia juga mau.
"Ekhhmm.. kakak engga nih???"
"Eh iya... cup"
Kecupan satu kali pada pipi Sean membuat sang empunya mengerucutkan bibir tak terima .
Cup cup cup...
Tak terduga bahwa Ily mengecupnya kembali, "gitu aja cemberut, bye abang.. kakak, Ily berangkat yaaaa"
"Iyaa hati hati"
"Jangan ngebut Tae"
"Siap"
γ°γ°γ°γ°γ°
Tae membawa Ily ke bukit yang sangat luas...
"Waahhhh... indah"
"Hm.. memang indah" Tae menatap ke arah Ily kemudian menggenggam tangannya erat.
"Aku tau itu berat Queen, tapi aku Sean dan juga Seano dengan sangat siap menyediakan bahu ataupun pelukan untuk melampiaskan kesakitan kamu. Ingat?? Kamu tidak sendiri" Ily menatap wajah Tae dengan mata berkaca- kaca nya, ia tahu , kini satu orang lagi yang tak mudah ia bohongi. Ryeon Tae.
Tae menangkup wajah Ily dan mendekatkan wajahnya tepat dihadapan Ily.
"Remember it !!! I'm always beside you, we always beside you , you're not alone Queen" pancaran mata Tae membuat Ily menganggukkan kepalanya cepat, kemudian ia memeluk erat tubuh Tae sambil mengeluarkan tangisan yang sangat menyedihkan.
Terbayang kembali saat pagi tadi ia mendapat undangan pernikahan dari Kean dan juga Daisy. Mereka akan melaksanakan pernikahan di Indonesia, yang kebetulan universitas tempat kuliahnya mengadakan acara bazzar amal yang membuat para mahasiswa dan mahasiswinya bebas dari pelajaran.
Ia akan datang. Ia akan menunjukkan bahwa ia bukan wanita rapuh.
Setelah acara tangis selesai, Tae mengajak Ily ke Mall untuk menghilangkan kepenatan mereka.
Setelah menempuh perjalanan selama 30 menit akhirnya mereka tiba di depan mall terbesar di korea.
"Let's have fun Queen"
"He'em.." Ily menganggukkan kepalanya seraya memberikan senyuman cantiknya, dan itu membuat Tae berdebar kembali.
Mereka pergi ke toko pakaian untuk mengganti baju Ily, karena Ily merasa tak nyaman dengan pakaian yang bukan seleranya.
Setelah selesai, Ily mengajak Tae mencari boneka.
Tae memotret Ily sambil tersenyum manis. Ia berhasil mengembalikan senyum dan kekonyolan Ily nya.
Ily nya??
Setelah selesai membeli boneka , Ily masuk ke butik untuk membeli gaun yang akan ia pakai ke pernikahan Kean.
Tae ingin melarang, namun ia tak berhak akan itu. "Buat ke pernikahan mantan kamu Queen??"
"Iya"
"Kenapa pergi?"
"Ily gak mau di anggap lemah, Ily harus bisa terima keadaan ini, Ily kan punya kalian yang selalu disamping Ily"
Ryeon Tae yang mendengar itu menjadi lega , "ya.. kami akan selalu di samping kamu Queen " cup ...
Deg ...
"Laahhh... kenapa gue tiba-tiba cium Queen sih... please... jangtung berhenti, dag dig dug dag dig dug... Tae memegang jantungnya seolah ia bisa menghentikannya , namun saat melihat Ily yang masih terbengong karena ia cium dengan pipi memerah , Tae semakin merutuki kelakuannya .
"Aiisshhh.. pakai kelepasan segala..." lirih Tae , namun terdengar oleh Ily membuat Ily tersadar.
"Makasih Tae.. karena mau menghibur Ily hari ini..."
"It's okey" Tae mengelus kepala Ily dengan gemas membuat rambut Ily berantakan.
Namun mereka malah tertawa, entah mentertawakan apa... aku juga gak tau... maaf ya teman teman
γ°γ°γ°γ°γ°
Aku kasih part Taely ... semoga kalian suka πππ
Haduhh aku baper sendiri sama perlakuan Tae .
Vote , Comment , and Share... jangan lupa lohhhh baca cerita aku yang baru juga ya..
Guyss... mau promosi nih...
Baca juga ceritaku yang berjudul
"FAYSA & MR. POSESSIVE"