CUTE SISTER

CUTE SISTER
New Family



Setelah Tae dan juga Ily sampai dirumah sakit, mereka langsung menuju ruang dimana wanita tadi di tangani.


Ily dan Tae tak menanyakan nama sang wanita , namun Ily yakin bahwa sang wanita di bawa ke ruang operasi untuk melahirkan sang bayi.


"Tae... bagaimana ini?? Semoga Tante itu baik baik saja"


"Iya sayang, kita berdoa saja ya"


Ily menunggu proses operasi selama dua jam lamanya, Ily tau jika kecelakaan itu pasti menyebabkan pendarahan hebat.


Pintu terbuka


"Bagaimana dok keadaanya??"


"Anda siapa pasien?"


"Kami keluarganya"


"Keadaan bayi sehat, sempurna dan berjenis kelamin laki laki, namun untuk Nyonya Andien , saya mohon maaf menyampaikan ini. "


"Kenapa dok? Kenapa dengan tante Andien"


"Pasien dinyatakan koma karena pendarahan pasca melahirkan dan juga benturan keras pada kepalanya"


"Apakah beliau akan sadar"


"Kami akan mengusahakan yang terbaik , kalau begitu saya permisi , bayi pasien akan segera dipindahkan ke ruang bayi"


"Baik, terima kasih dok" ucap Tae pada sang dokter


"Tae... Ily mau lihat baby nya"


"Iya sayang, nanti kita lihat, sebaiknya kita hubungi keluarga dulu"


"Iya, Ily akan hubungi abang dan kaka, Tae hubungi mama papa ya"


"Iya sayangku" Ily tersenyum ke arah Tae kemudian mengotak atik ponselnya .


Tuutttt... tttuuuuttt


"Hallo kak??"


"Kenapa sayang??"


"Bisa ke rumah sakit Greo sekarang?"


"Kenapa?? Siapa yang sakit? Kamu baik baik aja kan sayang?"


"Ily sama Tae baik kak, pokoknya kakak kesini ya..."


"Yaudah kakak kesana sekarang"


"Okey Ily tunggu ya, bye kak... hati hati di jalannya"


"Iya sweetie"


Akhirnya Ily pun mematikan ponselnya dan mulai menelpon Seano .


Perkataan dan jawaban yang sama saat Ily menelpon Seano.


Tak berapa lama, semua keluarga berkumpul di rumah sakit . Banyak yang menatap mereka kagum akan keluarga kaya yang kini tengah berkumpul di depan salah satu ruangan pasien.


"Sebenarnya ada apa sayang?? Kamu gapapa kan??" Ucap Seano yang khawatir akan Ily


"Ily gapapa bang, tenang aja ya..." cup kecupan itu tak sampai pada Seano , melainkan pada Tae yang berada tengah tengah antara mereka membuat Seano mendengus kesal.


"Heyy... itu jatah gue"di


Tae hanya mengedikkan bahunya acuh langsung berkata serius.


"Tadi di depan rumah terjadi kecelakaan, lebih tepatnya tabrak lari, dan korbannya seorang ibu yang sedang mengandung" Tae menatap semua nya, mereka masih mendengarkan.


"Dan sekarang, bayi itu telah lahir, sang ibu menitipkan anaknya padaku dan Queen"


"Apa??"


"What??" Ucap Sean dan Seano berbarengan.


"Tolong izinkan kami, Ily dan Tae akan berusaha yang terbaik untuk anak ini"


Seorang suster keluar dari ruangan operasi sambil membawa bayi yang mereka yakini bahwa itu adalah anak yang akan menjadi keluarga baru mereka.


"Mom dad setuju sayang... asal kamu bisa menjaganya dengan penuh kasih sayang dan bisa meluangkan waktumu" ucap sang mommy , kemudian Ily memeluknya erat.


"Thank you mom" Tae pun melakukan hal yang sama .


"Papa sama mama juga setuju sayang"


"Makasih ma,pa... " pelukan itu pun terjadi lagi, kini Ily dan Tae menatap Sean dan juga Seano.


"Kami setuju" ucap twins berbarengan yang langsung membuat Ily langsung memeluk mereka.


Tae mendekat


"Lo gak usah peluk kita"


"Siapa juga mau peluk ?? Gue mau ini nih" Tae langsung menarik Ily dari pelukan Sean dan Seano kemudian memeluknya erat.


"Selamat karena sudah menjadi ibu Queen"


"Tae juga selamat ya... karena sekarang Tae akan menjadi seorang ayah..."


Keduanya berhadapan, Tae mendekat seakan mendaratkan ciumannya pada bibir Ily .


"Ekhhmm... banyak orang kaliiiii" ucap Sean yang melihat kemesraan adiknya.


"Kamar kamar , cari kamar." ucap Seano .


"Yuk Queen... kita pun harus membuat adik buat Sakha"


"Sakha?? Siapa??"


"Nama anak kita pa, Sakha Geandra " ucap Tae tenang kemudian menarik tangan Ily perlahan .


"Hm.. mending liat dulu anak kalian"


"Iya ayo ayo dad... Ily jadi gak sabar"  Ily terpekik senang hingga lupa akan ajakan sang suami.


Tae?? Ia kini sudah cemberut karena istrinya melupakan suami tampannya ini.


〰〰〰〰〰


Diruang penyimpanan bayi , mereka berkumpul di hadapan kaca besar yang menampilkan banyak bayi didalam sana.


"Kira kira , kapan Sakha bisa keluar dari rumah sakit??"


"Paling besok sayang," ucap sang mommy yang sama merasa senang karena akan mempunyai cucu walaupun bukan cucu kandung , ia akan memperlakukan Sakha dengan baik.


"Ily gak sabar pengen gendong Sakha"


"Sabar ya bunda" ucap Tae yang kini memeluk Ily dari arah belakang.


"Iya Ayah" kini Ily menimpali dengan tak kalah manis membuat pipi Tae bersemu merah.


"Hahahaha... ***** , Ryeon lo blushing??"


"Ck.. stop "


"Hahahah... hahah... Ryeon kena gombalan adek gue"


"Ihh adek gak gombal yaa... itu kenyataan , karena Tae akan jadi Ayah"


"Iya iya sayang... maafin kakak dong" kini Sean memeluk Ily erat setelah merebutnya dengan halus dari Tae.


"Selamat datang di keluarga kami , Sakha Geandra"


〰〰〰〰〰


Huaaahhh mujur banget sih Sakha bisa di asuh sama TaeLy ... 😁😁😁


Bosen gak sih kalian sama kisahnya??? Please... jujur 😅😅😅