CUTE SISTER

CUTE SISTER
Devil



Setelah selesai dengan acara makan mereka, Ily diajak ke pusat perbelanjaan yang ada di sekitar pantai . Entah kenapa ia sangat ingin membeli baju . Dan itu di iyakan oleh twins brother dan juga Tae.


Ily kini berada di posisi tengah antara Sean Seano, katakan  saja Ily jahat karena ia tak menggandeng Tae. Tapi dari awalkan Ily bilang pada Tae bahwa ini Q-time mereka.


Akhirnya perbincangan ringan pun mereka lakukan sambil sesekali menyenderkan kepalanya di lengan Seano. Atau Sean yang mengelus rambut Ily. Seano yang merangkul pinggang Ily.


Semua perlakuan mereka membuat siapa saja iri melihatnya.


Tae sengaja berada di depan agar ia tak tergiur ingin memanjakan Ily juga .


Mereka telah sampai.


"Kak, ayo kita beli jaket "


"Ayo .."


Mereka memilih milih dengan riangnya, sesekali Ily mengepaskan Jaket yang ia pilih untuk ke tiga laki- laki posessive nya. Ily ingin mengabadikan Fotonya bersama Tae . Karena ia yakin bahwa foto mereka berdua hanya sedikit.


"Foto yuk Tae"


"Ayo.. , sini Queen, pake ponsel aku ya"


"Iyaaa ayo..."


"Tunggu , aku minta tolong dulu sama ... nah.. mbak, boleh minta tolong fotokan kami??"


"Iya tuan, silahkan"


1


2


3


Cekrek



(Anggap saja itu Tae)


"Okey makasih ya mbak"


"Sama sama tuan"


"Sini aku fotoin" ucap Tae pada Ily , dengan segera Ily mencari sesuatu untuk di pakainya.


Dan


Cekrek



"Bagus nih, aku save ya"


"Okey Tae" tanpa diduga, Tae mengggunakan foto Ily sebagai Wallpaper pada ponselnya.


Akhirnya mereka melanjutkan acara mereka. Mereka mencari cafe untuk sekedar beristirahat saja.


"Itu bang" tunjuk Ily


"Ah iya, ayo sayang" Ajak Seano pada Ily


"Kakak, fotoin Ily dong"


"Mana sini ponsel adek nya??"


"Nih kak, yang bagus yaaaa"


"Iyaa , pasti bagus"


1


2


3


Cekrek



"Wahhh.. bagus , habis ini kita mau kemana bang??"


"Kita pulang"


"Yahhh.. masih pengen main"


"Emangnya adek udah buat tugas dari prof . Kai?"


"Eh.. iya . Kok bisa lupa sihhh..."


"Yaudah yuk kita pulang" Tae dengan segera menggandeng Ily agar ia bisa duduk dengannya. Tapi bukan twins jika mereka gak kompak.


Dengan segera , Sean menggelitiki pinggang Tae, dan Seano menganggkat Ily ala koala seraya meninggalkan mereka berdua.


"Hahahahh.. Sean.. stop!!! Gila lo... geli... ahahah..." banyak orang yang menonton aksi jahil kembar Azfary itu .


"Seannn... gila...!!!!"


Setelah melepaskannya , Sean langsung berlari ke arah mobil .


Tae langsung menyusulnya, bukan untuk balas dendam, melainkan karena ia takut di tinggalkan oleh mereka.


"Ternyata kamu masih bisa tertawa Ly, syukurlah"


Kean terus mengikuti mereka dari jarak yang cukup jauh agar tak terlihat oleh mereka.


〰〰〰〰〰


Brruumm Broomm ccssshhh


"Yaah...yahh.. bang, kok gini??"


"Gatau...abang juga "


Akhirnya Seano keluar dari mobilnya, ia mulai membuka cap mobil yang mereka tumpangi.


"Gatau nih, mana jalanan sepi gini"


"Coba hubungi bengkel terdekat di daerah sini"


"Hm, abang coba searching dulu" ucap Seano sambil mengeluarkan ponselnya.


Ternyata Ily dan Tae juga ikut keluar dari mobilnya.


"Kenapa bang??"


"Mogok sayang"


"Yaahh gimana dong??"


"Ini lagi coba hubungi bengkel terdekat"


"Ouhh.. okeyy"


Tae melihat Ily yang sudah mulai bete karena mereka sudah menunggu selama satu jam. Akhirnya Tae berdiri dan berniat untuk mengambil bunga yang terdapat di sebrang jalan.


Tae berlari kecil menuju ke sebrang jalan. Kejadian itu begitu cepat.


"TAAAEEEEEEEE"


Brruukk.....


Teriakan Ily bersatu dengan suara tabrakan yang membuat Tae terpental sangat jauh dari tempatnya


"Taeee .... oh no.. Taeeee " Ily berteriak histeris sambil berlari mendekati Tae.


Sean dan juga Seano telah sampai terlebih dahulu karena mereka berlari sangat cepat. Saat Ily akan mencapai beberapa langkah lagi, Seseorang membekapnya dengan sapu tangan,ia mencoba memberontak namun hasilnya nihil dan kini Ily pun tak sadarkan diri. Dengan segera Ily di angkat oleh tersebut untuk masuk ke dalam mobilnya dan segera meninggalkan tempat itu.


Sean dan juga Seano masih belum menyadari nya


Namun saat Sean berbalik, ia langsung merasa panik .


"Ily???"


"Ily???"


"Dek??? adek dimana???"


Seano pun menjadi panik karena tak menemukan adiknya. Dengan cepat ia menelpon polisi setempat.


Tae dalam keadaan yang sangat parah, darah telah keluar dari kelapa, hidung, mulut serta telinganya, mereka berharap semoga Tae baik baik saja.


Mereka sesekali menelepon ponsel Ily, namun nihil. Tak ada jawaban . Sean dan Seano langsung menelpon orang tua mereka agar ikut membantu mencari Ily


〰〰〰〰〰


2 jam jarak yang ia tempuh, hingga akhirnya ia bisa membawa Ily ketempatnya.


Seseorang itu merebahkan Ily pada tempat tidurnya.


"Kamu semakin cantik sayang, maafkan aku karena melakukan ini padamu"


"Dan mulai saat ini, Kamu harus menjadi milikku sepenuhnya" seringai itu muncul kembali.


Laki-laki itu mulai membuka sepatu Ily, dressnya, dan terakhir baju dalam Ily


Ia tertegun "apa yang aku lakukan??" Namun langsung ia enyahkan begitu saja "tentu saja untuk mendapatkan kembali Ily ku"


Seseorang itu mulai bereaksi, mulai dari mengecupi wajah Ily , dan juga tangan yang menyentuh lekuk tubuh Ily.


Ily mulai tersadar, ia membuka matanya perlahan saat mengetahui seseorang sedang mengecupi tubuhnya.


Dengan segera ia menendang laki- laki yang kini berada diatasnya.


"Apa yang kamu lakukan????!!!!!!" Pekikan Ily histeris.


"Untuk menjadikan kamu milikku"


"Jangan...!!! Aku gak mau!!! Jangaaaannnnnn!!!!"


Plak , satu tamparan keras mengenai pipi Ily.


"Kamu harus nurut atau aku bakal bunuh kamu sekarang juga??"


"Bunuh..!!! Bunuh saja akuuu...!!!" Teriakan Ily begitu histeris karena ketakutan.


"Aku akan membunuhmu agar tak ada yang bisa miliki kamu Ily, tapi setelah aku mencobanya"


"Aaahhhh... enggak.. aku mohon.. berhentii... aku gamau... daddy tolong Ily...


Mommmm


Abanggggg


Kakakkkkkk


Taaaeeee...." Ily semakin histeris saat satu tangan laki-laki itu mulai menyentuh kewanitaannya.


Plaakkkk , tamparan keras itu kembali dirasakan oleh Ily.


"Berhenti menyebut nama laki-laki lain selain namaku" geramnya marah


"Kau bukan siapa siapa aku .... lepasss... lepaskann akuuuu... aku mohonnn hikss hikkss" Ily mencoba memebrontak di bawah kungkungan laki laki di atasnya ini.


Ya Tuhan , Selamatkan aku


"Tidak akan kulepaskan jika kamu tak akan kembali padaku"


"Jangann.. jangan seperti ini....


KEAN!!!!!"


〰〰〰〰〰〰


KESEL GA????


Tbc. Guyss... ditunggu VOTE COMMENT nya