
Setelah pulang dari rumah sakit, Ily Tae, dan juga mama mommy langsung pergi ke pusat perbelanjaan untuk membeli keperluan Sakha.
Mulai dari baju, alat mandi, tempat tidur, susu, dan banyak lainnya. Ily dan Tae merasa senang akan ini . Banyak pengunjung yang juga menyukai setiap interaksi mereka.
Ya, mereka sangat harmonis dan juga ramah, tapi ramah tidak berlaku untuk Tae .
"Tae... itu tuh kesana aja, kayaknya bagus bagus Tae bajunya"
"Iya sayang.. ayo"
Mommy dan mama mereka mengikuti dari arah belakang.
"Waahhhh... Tae.. lucu lucu... berasa pengen beli semuanya"
"Beli aja sayang... "
"ihhh ya jangan dong... boros tau" Ily cemberut ke arah Tae kemudian mengembungkan pipinya.
"Queen ... ini kenapa pipinya bisa gini??" Tanya Tae seraya menyentuh kedua pipi Ily.
"Iihhhhh Taaee kok nyebelin sih???"
"Hahaha.. maaf sayang.. yuk kita pilih " kini Tae merangkulkan tanganya pada pinggang Ily.
Ily memilih baju mulai dari yang baru lahir hingga satu tahun. Agar ia tenang , itulah alasannya.
"Ini sayang... bagus gak??" Ucap sang mommy yang memperlihatkan sebuah baju pada Tae dan juga Ily.
"Bagus mom... bagus... uhhhh lucu banget sihhh"
"Seneng banget sihh... istriku ini" Tae memeluk Ily dari belakang, membuat siapa pun yang melihatnya Iri.
"Seneng Tae, kita akan jadi orang tua, dan mudah mudahan kita bisa menjaganya dengan baik"
"Iya sayangg... semoga saja... kita akan berusaha semaksimal mungkin, ini pengalaman pertama kita" cup cup cup Tae mulai mengecupi pipi , leher dan juga belakang telinga Ily... hal itu membuat TaeLy menjadi perhatian pengunjung dan beberapa karyawan toko.
"Aaahhh.. aahhh.. mamaaaaa... sakit ma" sang mama menjewer telinga Tae dengan kerasnya sambil menjauhkan Tae dari Ily.
"Gatau tempat hm?? Lagi dimana ini??"
"isshh maaa... pengen romantisan tauuu... di rumah tuh Sean Seano suka ganggu"
"Ya gak disini juga sayangggg... gak liat tuh wajah istri kamu merah gitu...??"
"Hah?? Masa sih?? " Tae menatap ke arah Ily, dan benar saja... istri kecilnya itu malu.
"Hufttt... okey...okeyyy aku kalah"
"Iya lah... masa mau mesum di tempat umum"
"Ck.. mama ini... gak bisa liat anaknya seneng "
"Ehhh... masih ngelawan kamu?? Mau mama jewer lagi??"
"Hehe.. engga mah.. ampun"
Tae langsung berlari kecil menghampiri Ily. Setelah sampai , ia langsung memeluk Ily dari arah belakang lagi.
"Sayangg.. cepat belanjanya, aku gakuat nih"
"Gakuat apa Tae??"
"Pengen bobo sama Queen"
"Iisshh... Taeee... berhenti godain Ily..."
"hihi... Bunda ... cepat ya.. kita harus buat adek untuk Sakha"
"Taaeeee...."
Hahahaha... Tawa Tae kini tak terkontrol lagi, ia tertawa sangat bahagia karena berhasil menggoda Istrinya.
Dan jangan tanyakan bagaimana reaksi para karyawan dan pengunjung lainnya. Mereka melongo bahkan ada yang menjerit histeris.
"Kalian tidak usah membeli kasur bayi atau peralatan lainnya"
"Loh kenapa mom??" Ucap Tae pada nyonya Kim.
"Iya... kami semua punya kejutan untuk kalian"
"Oh ya??? Wahhh kok Ily jadi penasaran ya"
"Yaudah kalo gitu , kita bayar ini dulu saja"
Akhirnya acara belanja pun telah selesai , mereka semua langsung pulang ke mansion .
Dan seperti yang di ucapkan mommy tadi, mereka memiliki kejutan kecil .
"Kalian berdua tutup matanya.."
"Okeyyy... terus??"
"Ikuti mom" sang mommy dan mama menuntun kedua anaknya ke sebuah kamar.
Mereka sampai
"Mom hitung yaaa...
1.....
2.....
SURPRISEEEE!!!!!"
Saat Ily dan Tae membuka mata... mereka langsung melihat sekelilingnya...
"Ohh Tuhannn.... Taeeee" Ily menggenggam erat tangan Tae
"Silahkan masuk ayah , bunda Sakha" ucap Seano pada Tae dan Ily.
Mereka pun memasuki kamar itu
"Ini sangat bagus , terima kasih" ucap Ily pada seluruh keluarganya dengan mata berkaca kaca.
Ingat!!! Mereka orang kaya, dalam sekejap apa yang mereka mau akan terkabul contoh kamar baby Sakha.
Kemudian ia mendekat ke arah ranjang bayi
"Mommm...Daaadd... mama papa... ini kenapa disini???"
Ucap Ily dengan cepat karena tak percaya akan apa yang dilihatnya.
"Ahhh.. lucunya.... Taeee... Ada Sakha disini"
"Apa?? Kenapa bisa??"
"Wahhh... lucunyaaa anak ayah..." Tae kini mulai mengusap pipi Sakha, dengan perlahan.
"Mom kenapa bisa??"
"Ia sayang, karena Sakha lahir dengan normal, ia bisa di bawa pulang."
"Wahhh... Tae.. Ily seneng bangettttt... tapi kalau kamarnya terpisah?nanti...."
"Tenang sayang, kita sudah siapkan pintu penghubung untuk kamar kamu sama Sakha"
"Thank you... mom, " Ily memeluk sang mommy dengan sayang, begitupun pada sang dad , mama dan kedua kakaknya.
Ily kembali kepada Tae, ia menatap Tae yang sedang memperhatikan Sakha.
Tak berapa lama, Tae menatap Ily dengan tatapan yang entahlah....
"Queen... "
"Ya Tae??"
"Kita harus secepatnya membuat adik untuk Sakha"
Blluusshhhh.... dihadapan keluarga mereka , Tae mengatakan hal seperti itu. memalukan!!!
"Eemm... Tae... sssttt... jangan .."
"Ssssttt... biar mereka tau kalau malam ini dan seterusnya , Queen akan tidur bersamaku dan segera memberi adik untuk Sakha"
Muka Ily memerah karena malu.
"Baiklah... baik... mari kita beri kesempatan untuk mereka berdua" ucap sang Daddy yang sedari tadi diam memperhatikan.
"Dad... tapi kan abang..."
"Abangggg... " peringat sang daddy, kemudian Seano memberikan tatapan tajamnya pada Tae.
"Ayo kita keluar"
Akhirnya mereka semua keluar dari kamar dan memberikan waktu pada Tae dan juga Ily.
"Jadi gimana sayang??"
"Tae.. malu tau..."
"Kenapa harus malu?? Aku udah libur 2 hari loh sayang, pertama waktu kamu tidur sama mom dad, kedua sama Twins... terus sama akunya kapan??"
"Maaf ya Tae, Ily gak ber..."
"Ssstttt... sekarang mau kan???" Ucap Tae dengan penuh harap dan dibalas dengab anggukan dari Ily.
Tae menatap ke arah putra mereka yang masih tertidur pulas, kemudian mengangkat Ily ke kamar mereka.
〰〰〰〰〰
Waduhhh Tae ftontal amat ya..,??
3 kata untuk hubungan mereka??
Tolong beri komentar dan klik tanda love di bawah yaaa 😊😊😊
Buat yang belum Follow akun aku.. silahkan klik Follow nama di bawah ini
SitiHandriani
Aku tunggu lohhhh
Happy Raeading 😙😙