As Long As I Got You

As Long As I Got You
Revenge



Sebenarnya mereka semua sudah mempersiapkan diri masing masing kalau kalau ada sesuatu yang tak diinginkan terjadi, semisal yah baku tembak antara kelompoknya dan kelompok Luke. Semuanya sudah diberitahukan akan resiko jika mereka melakukan pembalasan ini dan Aldrich berterimakasih semua teman dan bawahannya dengan setia mengikuti perintahnya tanpa takut dengan resiko yang akan terjadi


Mereka sudah mempersiapkan diri, dan kemarin adalah hari dimana semuanya berjalan dengan sangat sangat lancar berbeda dari apa yang sudah di rencanakan sebelumnya


Aldrich juga memberikan libur pada beberapa penjaga, pengawal dan anggotanya yang ditolak mentah mentah oleh mereka. Mereka berkata bekerja padanya saja sudah seperti berlibur jadi tak usah mengambil cuti yang diberikan ketuanya lagi. Kalau bertanya tentang pemuda itu, Riel sudah memeriksa keadaan Luke yang belum sadarkan diri akibart mabuk berlebihan dan mengkonsumsi obat obatan terlarang begitu banyak


Pemuda itu masih belum sadarkan diri sejak malam mereka membawanya, dan dipagi ini juga. Riel memperkirakan mungkin nanti sore kesadaran pemuda ini akan kembali, mungkin. Jika obat penawar yang dia berikan bekerja pada tubuh Luke


" Jika bekerja, mungkin sesuai hitunganku sore ini dia akan terbangun. Jika tidak, ya kita harus menggung sampai semua efek obat obatan itu mereda di tubuhnya " Riel terlihat selesai menyuntikan sesuatu pada pemuda itu


Pernah Dave berkata kenapa mereka harus menunggu pemuda itu sadar dan tak menghabisinya saja mumpung masih tak sadarkan diri pikirnya. Dan semua orang juga memikirkan hal yang sama, kenapa Aldrich susah susah membawa pemuda itu. Mengobatinya dan memberikan fasilitas mewah yang seharusnya tak didapatkan oleh orang sepertinya yang sudah hampir membuat kekacuan di organisasi mereka


" Karna pembalasan yang indah dan setimpal adalah ketika dia sadar dan melihat apa yang akan aku lakukan padanya, dia harus merasakan sakit yang sama sepertiku, hancur yang sama seperti ku. Pemuda ini harus meresapi setiap kesakitan yang nanti akan aku berikan padanya, maka dari itu aku akan dengan senang hati menunggu sampai kapanpun dia akan terbangan untuk melihatnya tertidur selamanya "


Siapapun yang mendengar pernyataan itu bergedik ngeri, mereka baru ingat kembali betapa menyeramkan dan menakutkan ketuanya ini. Aldrich seakan bangkit kembali ketempatnya semula yang sebelumnya pria itu sudah menahan nahan agar tak meledak di hadapan gadis dan anak anaknya. Tapi berhubung ia sedang berkata pada para anggotanya, jadi rasanya tak apa jika kembali menjadi dirinya yang dulu


" Ahhh...aku lupa seberapa gilanya kau, kudoakan kebaikan untuk mu Luke karna sudah mengusiknya " Dave seakan melupakan kekejaman temannya itu dan berpikir ia berubah setelah menikah dan mempunyai anak. Ternyata tidak, temannya itu Aldrich hanya menahan dan menyembunyikan dirinya yang asli


Hanya orang bodoh memang yang mengusik ketenangan Aldrich dan keluarganya, jika memang ada orang seperti itu mungkin mereka sudah menyerakan nyawa dan hidupnya pada pria itu. Tak ada satu orangpun yang berhasil kabur jika sudah mengusik ketenangannya apalagi Luke yang sudah mencelakai anaknya dan gadis tercintanya. Ntah apa yang ada dipikiran pria itu, ntah bagaimana juga nasib pemuda itu ditangannya yang dingin


" Beritahu aku jika dia sudah sadar "


Aldrich memerintahkan James untuk menjaga pemuda itu, jangan sampai mereka kecolongan apalagi mendengar Luke bisa kabur dari ruangan itu


Mereka semua kembali ke aktivitas masing masing, dan akan berkumpul nanti sore hari sesuai dengan hitungan Riel yang mungkin saja benar. Pria itu jarang sekali memberi waktu yang salah


Waktu sudah menunjukan sore hari, dimana mereka memang berencana untuk berkumpul kembali dimarkas lama menunggu pemuda itu bangun. Sebelumnya James memberitahukan pada mereka semua kalau sudah ada pergerakan dari pemuda itu, sepertinya tidak lama lagi ia akan bangun kurang lebih seperti itu isi laporan yang diberikan oleh James


" Apa yang akan kau lakukan jika dia benar benar terbangun? " Pertanyaan itu terlontar dari Xavier yang sedari kemarin diam, pria itu memilih diam dan mencoba memahami semuanya sendiri


Mereka semua berada didalam mobil yang sama menuju markas terdahulu


Aldrich menanggapi pertanyaan itu dengan santai " Menurutmu? " sembari menyesap minuman di tangannya


Berbeda dengan Dave dan Riel yang mempunyai sifat blak blakan dan terkesan acuh pada setiap perkataannya, Xavier berbeda dari itu. Pria itu lebih perasa dan memikirkan setiap perkataan atau pertanyaan yang akan dia lontarkan, berbeda dengan rekan lainnya


" Kau menjawab pertanyaan dengan pertanyaan bodoh " Lihat sekarang dengan mendengar percakapan mereka berdua saja Riel sudah kesal dan meledak ledak begitu saja tanpa takut ataupun berpikir tentang ucapannya


Dave tertawa terbahak bahak, sudah lama rasanya tak melihat Riel yang mengomel


Aldrich tak merasa tersinggung sama sekali, malah dia menikmati setiap ocehan random dari rekan rekannya yang sudah lama tak terdengar akibat ketegangan situasi yang dihadapi kemarin " Tentu saja dia harus mendapatkan pembalasan yang setimpal? apa kau keberatan? "


Akhirnya setelah beberapa saat, mereka tiba di markas terdahulu tempat dimana pemuda itu berada. James menyambut mereka sembari berkata " Dia sudah sadar, sir "


Senyum tak bisa di sembunyikan dari wajahnya, akhirnya waktu pembalasan sudah tiba


Dengan langkah berat mereka semua menaiki tangga menuju ruangan tempat Luke berada, banyak anggota yang memang berjaga diluar ruangan atas perintah Aldrich untuk menghindari hal hal yang tidak diinginkan terjadi. Juga suara suara teriakan terdengar dari dalam ruangan


" Keluarkan aku, kalian tak tau siapa aku haa!!!! " Luke melempar barang barang yang ada disekitarnya kesembarang arah


Sampai


" Sampai kapan kau akan mengamuk seperti itu? " Aldrich mendorong pintu untuk memasuki ruangan itu bersama rekan yang lainnya


Luke terbelalak tak menyangka, jika ternyata yang membawanya ke tempat ini tak lain dan tak bukan adalah organisasi yang dimiliki oleh Aldrich


" Kau!! Beraninya kau menyekapku disini!! "


Aldrich tertawa remeh memasuki ruangan, langkah kakinya membawa ia ke sebuah kursi yang tak jauh dari ranjang tempat pemuda itu berada. Kedua kakinya menyilang angkuh, lengan kemejanya dia tarik sampai siku. Pria itu sedang memperlihatkan pada Luke siapa yang sedang memegang kendali dan berkuasa saat ini


" Aku, sudah dengan cukup baik masih membiarkanmu hidup sampai saat ini. Sepertinya aku mengambil langkah yang salah "


Tak ada yang berani membuka pembicaraan selain Aldrich, yang lain hanya diam dan memperhatikan mereka berdua


" Lepaskan!! aku akan menghancurkanmu !! " Luke sepertinya belum menyadari akan posisinya saat ini, pemuda itu seakan lupa ia sedang berada dimana dan berhadapan dengan siapa


" Sepertinya kau harus diajarkan sopan santun dan cara berterimakasih yah? tadinya aku akan menjadikanmu budak milikku sepanjang hidupmu. Tapi sekarang aku mengubah keputusanku "


Luke masih memandang remeh orang dihadapannya, obat obatan dan minuman keras yang dia konsumsi sepertinya masih meninggalkan efek " Apa yang bisa kau lakukan? para investor akan membantuku dan malah kau yang akan mati karena mengalami kebangkrutan "


hahhahahahaha


Tawa Aldrich semakin kencang, dia sangat senang sekali kali ini melihat pemuda itu meremehkan dirinya yang sebenarnya berbanding terbalik dengan apa yang sedang dialami olehnya. Memang benar para investor mengambil uangnya dan beralih pada pemuda itu, tapi jangan remehkan ilmu bisnisnya dan koneksi ayahnya. Mencari investor adalah sekian rencana yang akan dilakukannya nanti, ingat dia mempunyai orang  tua yang sangat kaya raya


" Kupikir kita akan mulai sekarang, Riel silahkan. Aku serahkan dia sepenuhnya sebagai bahan percobaan rumah sakitmu, gunakan dia sampai tak bisa dipakai lagi "


Keputusan pria itu sudah final, menghabisi langsung pemuda itu tak akan mengubah apapun. Dendamnya juga tak akan terbalaskan jika dengan cara instan seperti itu, membiarkan Riel dan rumah sakitnya melakukan uji coba obat obatan baru pada  pemuda itu setidaknya lebih baik. Luke akan membantu pengembangan obat untuk kehidupan manusia dimasa depan


.