
" Apa kita harus membangun markas yang baru? " Dave berkata pada kedua temannya. Mereka baru saja menyelesaikan pesta tanpa Aldrich yang sudah diseret pulang oleh Riel
Xavier sekarang lebih banyak menangani masalah yang dulu dia tak mau ambil. Sebelum Aldrich menikah dan mempunyai keluarga, sebelum si kecil Felix juga lahir
Mereka berempat menjalani tugasnya masing masing sesuai dengan keinganan pribadi, misal Aldrich yang memang menjadi seorang Leader dari mereka semua. Pria itu bertugas menjadi face of the organization, dia lah orang yang muncul didepan semua orang. Dia juga yang menjadi pilar pertama pada organisasi ini
Lalu Dave, mereka tak bisa hanya mengandalkan penghasilan dari penjualan senjata. Memang nilai yang dihasilkan tak kecil, terbilang lumayan malahan. Hasil dari penjualan satu pemesanan sebuah organisasi bisa bernilai jutaan dolar, juga bisa disamakan dengan satu proyek besar sebuah perusahaan. Berhubung Alan adalah pemilik Callisthened Corp yang sekarang usaha itu diturunkan ke satu satunya anak mereka yaitu Aldrich
Maka dari itu Dave, bertindak sebagai wakil pria itu di perusahannya. Jika Aldrich sibuk dengan urusan organisasi, secara otomatis Dave yang akan naik menggantikan posisinya sementara di perusahaan. Mereka juga harus menutupi apa yang selama ini sudah dilakukan dibawah sana, penjualan ini dan itu apalagi uang jutaan dolar yang masuk kedalam rekening bank begitu saja. Pasti ada orang yang secara diam diam bertanya darimana mereka mempunyai uang yang sangat banyak?
Alan adalah pembisnis terkenal, tak mungkin jika orang tidak menyinggungnya. Bisa saja kekayaan yang mereka dapatkan berasal dari pria itu? ya memang bisa dikatakan seperti itu kalau berhubungan dengan Aldrich selaku anak dari Alan
Tapi bagaimana jika dengan Dave, Riel dan Xavier?
Tentu pandangan tentang itu semua akan mulai berubah
Dave keturunan dari seseorang yang terpandang, hampir semua kaum bangsawan mengenal keluargnya yang memang keturunan asli bangsawan. Dia di limpahi kekayaan yang sangat banyak dari ayah, ibu sampai kakeknya. Tapi itu semua tak sebanyak apa yang dia dapatkan dari penjualan senjata
Jika ada orang pintar yang menyelidikinya, mungkin mereka semua akan ketahuan sebagai orang yang melakukan pencucian uang atau sebagainya. Kekayaan kedua orang tua Dave tak bisa disandingkan dengan penghasilannya yang ia dapatkan saat ini. Maka dari itu, mereka meneruskan perusahaan milik Alan. Jadi orang orang akan berpikiran bahwa mereka mendapatkannya dari usaha keras membangun sebuah perusahaan
Dan yaa mereka semua berhasil
Selain menyembunyikan bisnis yang sebenarnya, mereka juga bisa mendapatkan penghasilan lain dari perusahaan yang dikelola
Mereka berempat tak berpikir akan sesukses ini jika melanjutkan perusahan milik Alan, ternyata kemampuan mereka berempat sangat cocok. Semua memiliki keahliannya masing masing, jadi rasanya tak aneh jika perusahaan menjadi sesukses ini sekarang
Dan itu berkat semuanya yang berkerja keras
Lalu Riel?
Tanpa mereka ketahui sebelumnya ternyata, orangtua mereka bersangkutan satu sama lain. Itu kenapa mereka bisa menjadi teman dari kecil hingga saat ini
Alan menceritakan kalau dia juga dulu sama seperti mereka. Ayah Dave, Ayah Riel dan Xavier memang temannya sedari dulu. Jadi bisa dikatakan kalau mereka semua meneruskan bisnis orangtua
Riel juga sama seperti itu, ayahnya adalah teman sekaligus dokter pribadi Alan. Sedari dulu Ayah Riel bertindak mengobati seluruh anggota yang terluka, dia juga menyetujui untuk ikut bergabung dengan organisasi Alan karena ucapan pria itu. Riel pernah bertanya kenapa ayahnya yang notabenenya sebagai seorang dokter mau berurusan dengan para mafia yang bisa saja malah balik menyerangnya
Ayahnya berkata " Dulu, aku mempunyai seorang adik dan kakak. Karna keterbatasan, waktu itu kakak ku meminjam sejumlah uang ke sebuah organisasi yang memang ia menjadi pekerja disana. Uang itu digunakan untuk sekolah dan kehidupan kami yang sangat sulit waktu itu. Aku bahkan harus cuti kuliah karna penghasilan kakak tak cukup untuk sehari hari. Dan hingga hari dimana kami harus mengembalikan pinjaman yang bahkan tak ada uangnya. Mereka menghabisi kakaku dan adikku yang saat itu masih berusia 5 tahun, mereka tak mau menunggu dan malah menghabisi semuanya. Itu kenapa ayah memutuskan untuk ikut masuk kedalam organisasi yang dimiliki oleh Alan. Dia bukan pria seperti itu, kami akan mengubah pandangan kalau organisasi kami berbeda "
Yang dikatakan Ayah Riel memang benar, organisasi yang dimiliki oleh Aldrich dan Alan memang berbeda dari yang lainnya. Jika yang lain, sebuah organisasi underground pasti tak jauh jauh dari pelaku tindak kriminal. Mereka menculik anak anak dibawah umur untuk diperdagangkan sebagai budak atau yang lainnya. Mereka juga menjual organ organ penting manusia ke pasar gelap dengan harga relatif rendah agar pembeli terus berdatangan
Obat obatan dan wanita juga termasuk dalam bisnis itu. Tapi Aldrich dan Alan berbeda, mereka hanya menjual senjata. Ya hanya senjata, itu juga jika ingin melakukan pemesanan mereka harus melewati serangkaian syarat yang diajukan oleh organisasi Alan
Kalau tidak, mereka tak bisa mendapatkannya
Senjatanyapun tak main main, Alan dan Aldrich tak mungkin menjual barang jelek dan tak bermutu. Mereka hanya menjual senjata terbaik dari yang terbaik, mereka juga menyediakan banyak jenis senjata beserta kelengkapannya. Belum lagi pada jaman Aldrich, ia menyediakan banyak alat teknologi baru yang bisa digunakan
Kenapa bisa?
Ntahlah, semua pemasokan senjata berasal dari organisasinya. Jika ia menyetok pemasokan, pemesan dari organisasi lain tak bisa menjalankan aksi aksinya
Riel juga memilih untuk bergabung karena ia ingin membantu Aldrich sebagai seorang teman disamping pria itu yang mengucurkan sejumlah dana kerumah sakit miliknya. Dalam hati, Riel akan melakukan semuanya yang diminta oleh Aldrich
Xavier, dari keempatnya pria ini adalah pria yang paling misterius. Dia berbeda dari yang lainnya, Xavier tak meneruskan apa yang sudah dilakukan orang tuanya seperti yang lain karena memang sedari awal ia bukan bagian dari organisasi
Ia bertemu dengan yang lainnya sewaktu kecil saat mereka baru memasuki sekolah menengah pertama. Karena sifatnya yang memang pendiam dan terkesan tertutup, itu menjadikannya seorang objek bully bagi siswa yang suka mencari masalah. Xavier menjadi bahan bullyan karena dirinya yang tak bisa berbaur dengan yang lain. Dia tak pernah membalas apapun yang sudah dilakukan teman sekelasnya, Xavier menyadari tempatnya yang memang berbeda dari yang lain
Dia masuk kesekolah elite yang diisi oleh anak anak dari kaum atas. Tentu ini semua berbeda dengan dirinya yang hanya anak yatim piatu dengan beasiswa penuh berkat usahanya belajar dengan keras selama inj hingga bisa masuk kesekolah elite secara gratis seperti ini
Dari awal, mengetahui ia yang hanya seorang anak beasiswa. Anak anak mulai membullynya, apalagi saat mereka tau bahwa Xavier anak yang pendiam dan penurut
Sampai akhirnya kenaikan kelas tiba dan kelas mereka diacak sesuai dengan nilai yang mereka raih di tahun sebelumnya. Xavier mendapat nilai tinggi yang menjadikannya masuk ke top class tempat dimana para anak pintar lainnya berkumpul
Disitulah dia bertemu dengan yang lainnya
Aldrich menyambutnya sebagai bagian dari temannya bersama Dave dan Riel. Mereka semua memperlakukan Xavier seperti seorang teman sebaya tidak membullynya seperti dulu saat dikelas lain
Seiring berjalannya waktu sampai mereka lulus kuliah dikampus yang sama namun dengan studi yang berbeda beda. Xavier lulus dengan gelar sarjana IT, nilai dan kemampuannya juga sangat luar biasa sampai semua perusahaan berebut untuk mendapatkannya
Aldrich mengajaknya untuk menjadi bagian dari perusahaan dan organisasinya yang tentu langsung Xavier terima tanpa bertanya. Selama ini dia sudah di besarkan oleh keluarga teman temannya tidak dibeda bedakan seperti anak sendiri. Tentu diikut sertakan menjadi bagian dari keluarga ini dia tak akan menolaknya
" Mungkin kita harus mengacaukan rencana mereka? " Xavier terus menatap laptop didepannya
Riel yang baru minum setegukpun menghentikan aktivitas minumnya " Kau berpikiran seperti itu? "
hahahaha
Dave tertawa ketika menyadari arti dari ucapan Xavier " Tentu itu akan menjadi game balasan yang sangat menarik untuk mereka. Ahhh aku tak sabar melihat bagaimana mereka panik ketika mendapatkanya "
Hembusan nafas berat yang berasal dari Riel, pria itu pusing mendengar teka teki yang sedari tadi teman temannya bicarakan " Baiklah baiklah, jangan keterlaluan. Ingat kita punya banyak orang yang harus dilindungi "
" Aku akan melakukannya secara perlahan "
klikk suara keyboard laptop tertekan menandakan mereka yang akan memulai sebuah rencana untuk membalas apa yang sudah terjadi selama beberapa minggu kebelakang ini
" Kita lihat, sampai dimana mereka bisa bertahan " Dave menyeringai mengingat ia akan mendapat santapan yang banyak
.