
Setelah semua dirasakan akan baik baik saja, juga menurut penyelidikan yang dilakukan James dan Xavier. Musuh tak terlihat bergerak sejak terakhir insiden yang dialami oleh Airene di supermarket. Mereka langsung melakukan penyelidikan guna mengetahui motif dan tindakan selanjutnya yang bisa saja waktu waktu terjadi
Menurut penuturan Xavier, mereka tak melihat ada pergerakan yang berarti. Jadi insiden kemarin mungkin hanya untuk mengetestnya atau bisa saja memancing mereka?
Dirasa situasi masih aman dan Dave yang sudah merengek meminta mereka untuk kembali bekerja dikantor karna perbedaan yang ada ketika mengerjakan ditugas itu dikantor dan dirumah membuatnya bisa gila katanya seperti itu.
Aldrich juga berpikir bahwa tidak bisa terus menerus meninggalkan perusahaan ditangan James karna bagaimana pun mengurus perusahaan bukan suatu hal yang mudah dilakukan. Melihat james sudah mulai kewalahan karna mengurus banyak hal membuatnya terpikir kembali untuk mulai bekerja dan datang kekantor seperti biasanya.
Benar juga yang dikatakan Dave, semenjak mereka berdua bekerja dari rumah. Semenjak itu juga tugas mereka yang memang banyak bertambah sangat banyak dan menumpuk
Lagipula tak ada pergerakan dari musuhnya jadi mungkin tak akan ada masalah yang akan terjadi. Dia akan memperketat penjagaan, menambah beberapa orang untuk menjaga mereka
Jadi diputuskan mereka semua akan kembali bekerja seperti biasa
Tapi
Dave, Riel dan Xavier memutuskan untuk tetap tinggal dirumah Aldrich, mereka semua sudah betah dirumah itu jadi tak mau kembali kerumah masing masing. Lagi pula masakan Airene dan berbagai cemilan yang dia buat sudah menjadi standar lidah perasa mereka jadi jika bukan masakan gadis itu mereka akan menolaknya
Airene juga tak keberatan untuk kembali bekerja, sudah lama rasanya dia tak keluar rumah untuk menghirup udara Callifornia yang penuh hiruk pikuk ini. Dia juga senang kembali bekerja, walaupun sekarang kondisinya aga sedikit tidak enak badan tapi dia menantikan untuk kembali bekerja lagi. Biar nanti juga tubuhnya akan sembuh, ini hanya sakit biasa saja
Sikecil tetap ikut bersama mereka, Aldrich sudah menyuruh James untuk membuat sebuah ruangan khusus didalam ruangan pribadinya. Dia meminta James untuk menyiapkan beberapa alat lukis dan cat warna untuk menemani waktu sikecil agar tak bosan
Pagi ini, tepat setelah mereka menghabiskan sarapan pagi dan membawa bekal masing masing yang dibuat oleh Airene. Sebenarnya pada awalnya Airene hanya akan membuat bekal untuk dirinya, sikecil dan Aldrich. Tapi Dave tiba tiba merengek pada nya ingin juga dibuatkan bekal karna menurut penuturannya dia tak bisa makan direstoran lagi seleranya sudah berbeda. Riel juga ikut ikutan meminta itu, kafetaria rumah sakit jadi pilihan kesekiannya setelah memakan masakan gadis itu dan terakhir Xavier. Dia tak meminta dibuatkan bekal tapi jika semuanya mendapat bekal, masa hanya Xavier yang tak mendapatkannya. Jadi Airene pun membuatkannya
Aldrich tak suka teman temannya itu malah merepotkan gadisnya, dia takut gadisnya malah kecapean karna terus menerus menuruti perkataan mereka. Tapi ketika dia bertanya pada Airene, gadis itu berkata tak apa dengan wajah senang. Dia berkata senang jika masakannya disukai banyak orang
Jadi Aldrich hanya diam, jika sudah kelewatan baru dia akan berbicara pada teman temannya
Mereka lalu berangkat dengan mobil masing masing, Airene sikecil dan Aldrich tentu saja di satu mobil yang sama, Dave dan Xavier pergi bersama karna untuk sementara Xavier akan membatu tugas Dave dikantor dan Riel, dari semuanya hanya tujuan Riel yang berbeda yaitu kerumah sakit miliknya
Airene merasa hati nya sedikit berdebar debar, sejak berita dirinya dan Aldrich beredar di suluruh negri ini. Itu menjadi terakhir kalinya dia keluar dan pertama kalinya lagi menginjakan kaki di perusahaan setelah menjadi kekasih dari pemilik perusahaan itu sekaligus atasannya. Kira kira apa yang akan orang bicarakan setelah melihat dirinya yang kembali keperusahaan tanpa rasa malu? Tentu saja Airene malu jika mengingat itu
Dia menjadi sekertaris dan kekasih dari pemilik perusahaan ini
Pasti orang orang menyangka dirinya sebagai wanita yang suka menggoda atasannya kan?Apalagi seorang Aldrich, siapa wanita di negri ini yang tak mau berdampingan dengan pria itu?
Pria yang mempunyai segalanya yang diinginkan oleh wanita wanita di seluruh negri
Sekarang dirinyalah yang berdampingan dengan pria itu, sepertinya tatapan tatapan mencemooh pasti didapatkannya nanti. Dia harus mempersiapkan dirinya
Akhirnya mereka sampai dipintu depan perusahaan, memang terlihat penjagaan lebih banyak dari biasanya. Aldrich seperti menambah beberapa penjaga karna terlihat ada banyak sekali pria pria berbaju hitam yang menunduk hormat ketika pintu mobil Aldrich dibuka
Seperti dugaan sebelumnya, karyawan karyawan disana memandang hormah pada Aldrich tapi memandang rendah kearah Airene yang sedang menggendong sikecil. Mereka memberikan tatapan tatapan tidak suka dan mencemooh gadis itu karna berani beraninya gadis itu kembali keperusahan setelah menggoda atasan mereka
Gadis tak tau malu
Airene hanya menunduk dan mencoba melangkahkan kaki bersama Aldrich yang mengalungkan tangannya mendekap gadisnya agar berada dekat dekat dengannya. Dia juga ingin memberitahukan kepada semua orang yang ada dari tindakannya mendekap gadis itu, ia ingin memberitahukan pada mereka semua bahwa Airene adalah gadisnya. Milik nya
Mereka memasuki ruangan yang sudah lama tak ditempati itu, ruangannya masih sama seperti terakhir kali mereka meninggalkannya. Hanya ada ruangan tambahan yang dibuat oleh James untuk sikecil bermain katanya, ruangan felix kedap suara. Tapi Aldrich sudah memasang mic yang bisa terhubungan dengan ruangan itu atau ruangan dirinya. Jadi dikecil bisa memanggil dirinya kapanpun dia mau dan Aldrich juga bisa berkomunikasi dengan itu
" Biar felix bermain diruangan khususnya, jadi tak perlu kamu menggendongnya terus menerus" ujar Aldrich kepada gadisnya ketika mereka baru memasuki ruangan miliknya
" Baiklah "
Airene membawa sikecil yang ada digendongannya keruangan yang disebut tadi oleh Aldrich, terlihat ada beberapa jajanan dan kulkas baru berisikan berbagai minuman seperti yang waktu itu Airene pinta pada Aldrich
" felix disini dulu yah, sambil mewarnai sama melukis. Nanti kalau butuh apa apa panggil mommy aja yah disana, dimeja mommy " Airene menurunkan anak itu dari gendongannya
Felix melihat kesekitar, dia berlari kesana kemari untuk melihat ada apa saja diruangan baru itu. Dia juga perlu beradaptasi untuk mengenal lingkungan barunya, dia tak mau ditinggalakan sendirian di ruangan sebesar ini tanpa mommynya
Dia takut
Jadi dia tak mau ditinggalkan sekarang
" Mommy.. felix ga mau ditinggalin takut "
Anak itu mendekat duduk bersimpuh seperti ibunya, dia meminta Airene untuk ikut menemaninya diruangan ini. Airene tau pasti sikecil ketakutan jika ditinggal sendirian didalam ruangan seluas ini, apalagi suasana asing didalam ruangan itu. Walaupun sudah ada berbagai mainan dan kebutuhannya didalam ruangan ini. Tapi sikecil felix masih merasa takut
Disatu sisi Airene pun tengah dilanda kebingungan, ini hari pertama dirinya kembali bekerja tapi sepertinya dirinya tak bisa bekerja dengan penuh kalau dipinta sikecil menemaninya. Dia tak bisa melakukan pekerjaan dihari pertamanya, mungkin dia harus membicarakan ini terlebih dahulu dengan ayah dari sianak
" Tunggu sebentar yah, biar mommy bicara dulu sama daddy " Airene bangun dari duduknya ingin membicarakan hal ini terlebih dahulu
Tapi
Sebelum dia membuka pintu itu
degg!!
Terlihat Aldrich sedang berbicara dengan seorang wanita bersurai pirang dengan memakai gaun merah yang sangat sangat pendek hingga memperlihatkan sebagian dari kaki atasnya. Airene melihat pria itu sedang berbicara serius dengan wanita yang tak ia lihat rupanya. Ia hanya melihat bagian belakang wanita itu yang memperlihatkan surai pirang miliknya saja.
Kenapa dirinya bisa tau?
Karna terdapat jendela kecil transparan yang menyambungkan ruangan ini dan ruangan yang di tempati pria itu, ntah apa yang dibicarakannya dengan wanita itu karna ruangan ini kedap suara jadi Airene tak bisa mendengar percakapan mereka
Dia ingin menghampiri mereka berdua tadinya, sebagai sekertaris dari Aldrich harusnya ia tau siapa siapa yang akan bertemu dengan atasannya tapi hari ini sepertinya belum ada janji yang dibuat, mungkin ini tentang proyek penting kemarin yang membuat Dave pusing. Jadi dia mengurungkan niatnya untuk ikut bergabung
Sebenarnya mendengar atau tidak Airene juga tak masalah dengan itu
Dia berpikir bahwa wanita itu adalah klient Aldrich yang sudah menunggu untuk bertemu dengannya, terliat dari raut wajah pria itu bukan yang menunjukan wajah serius? berarti memang benar bahwa itu adalah salah satu klient penting Aldrich
Tapi perasaannya tak enak mengenai hal ini
Seperti akan ada sesuatu yang terjadi tidak tau apa
Perasaan seorang wanita biasanya benar kan?
Mungkin memang benar kalau wanita itu adalah klient Aldrich, dia tak harus berpikir macam macam. Aldrich sudah memberitahu bahwa dirinya adalah satu satunya gadis miliknya jadi dia tak harus menghawatirkan akan hal itu