As Long As I Got You

As Long As I Got You
Luca & Luke



Luca dan Luke adalah seorang saudara kembar yang terlahir dari seorang ibu tunggal. Mereka tidak tau siapa ayah kandungnya, karna pekerjaan si ibu yang menjadi seorang wanita pekerja malam. Membuat keduanya meragukan keberadaan ayah kandungnya, ibu nya selalu berkata mereka terlahir karna sebuah kesalahan dan tak seharusnya ia lahirkan


Sedari awal memang ibu mereka tidak menaruh rasa peduli pada keduanya, dia akan pergi dari malam ke malam meninggalkan dua bayi kecil dirumah tanpa ada yang menjaga. Ibunya akan kembali di pagi hari hanya untuk menyusui mereka dan pergi lagi saat ada pelanggan menelfon


Ajaibnya kedua bayi itu bertahan sampai tumbuh dengan besar, Luca terlahir lebih dahulu baru disusul oleh Luke yang otomatis menjadi adiknya. Mereka tumbuh serba kekurangan, akibat ibunya yang hanya mengecek rumah lalu kembali pergi. Kadang sewaktu waktu ibunya membawa pria asing kerumah dan mereka lihat pekerjaan aslinya sang ibu.


Luca dan Luke tumbuh besar di dalam apartement sempit dikawasan kumuh padat penduduk, mereka tidak disekolahkan. Jangankan sekolah, untuk makan saja sulit. Ibunya hanya akan meninggalkan beberapa potong roti dan mie instan untuk mereka makan


Padahal dalam hati siibu, ia menginginkan keduanya tak tertolong dan menghilang. Alasannya kenapa selalu pulang setelah berhari hari karna menunggu hal itu terjadi yang sialnya tak pernah terjadi. Kedua bocah itu sangat kuat didalam berbagai kesulitan yang ada mereka tetap bertahan dan saling mengandalkan satu sama lain


Hingga umurnya menginjak remaja, ketika anak lain sibuk dengan urusan sekolah. Tugas dan bermain, berbeda dengan Luca dan Luke yang mulai mencari pekerjaan untuk menghidupi keduanya. Mereka tak bisa terus menerus mengandalkan ibunya yang semakin sering tidak pulang kerumah


" kaka " Luke bocah berumur 10 tahun memanggil kakanya yang berada di daerah dapur


Luca sedang membuat mie instan terakhir yang mereka punya " tunggulah disitu sampai mienya matang "


Mereka tumbuh bersama sama, saat susah dan senang. Didewasakan dengan keadaan menjadikan pribadi keduanya yang sedikit kasar dan sembrono. Mereka melakukan segala cara untuk menghasilkan uang agar mereka bisa makan hari ini dan esok


Luca menjadi seorang buruh angkat barang di pasar terdekat rumahnya dan si adik menjadi pesuruh untuk mencuci piring di sebuah kedai kecil pinggir jalan. Mereka tidak bisa mencari pekerjaan yang layak dan cukup karna terbentur oleh pendidikan yang tidak pernah mereka duduki. Keduanya hanya mengandalkan kekuatan yang tak seberapa dan mendapat upah tak seberapa juga


Namun cukup untuk keduanya makan hari ini dan esok


Hari hari terus mereka lewati tanpa mengeluh, tanpa iri dengan kehidupan oranglain. Mereka saling menguatkan satu sama lain, saling mengisi kekosongan


Mereka rindu ibunya walau tak pernah di perhatikan tapi tetap saja, bagi keduanya yang hidup hanya dengan sosok itu tentu saja rindu dan sayang tumbuh dalam diri mereka. Sewaktu waktu setelah sekian lama pergi, akhirnya ibu mereka kembali bersama seorang pria asing. Luca kira pria itu adalah pelanggan seperti biasa tapi mereka salah


" Luca, Luke " untuk pertama kalinya ibu mereka memanggil nama keduanya


Kedua bocah itu senang karna akhirnya ibu mereka memanggil namanya


" Aku akan pergi dari sini "


deggg


Keduanya saling pandang, mereka tak mengerti apa yang dimaksud oleh ibunya itu


" Aku akan pergi bersama pria yang menerimaku apa adanya " tak ada raut bersalah dari wanita itu, dia memang menginginkan ini sedari awal


Luke sudah ingin menangis " Ibuu... kami ikut kan? kita pergi dari sinikan? "


Wanita itu mengeluarkan sebuah amplop dan kertas " Aku sudah menabung dan ini surat kelahiran kalian yang menyatakan aku bukan ibu dari kalian berdua "


Luke menangis kencang, dia tau apa arti dari ucapan ibunya tadi. Berbeda dengan Luca yang memandang benci keara wanita itu. Dia tak berharap untuk dilahirkan olehnya, dia juga tak berharap untuk menjadi beban ibunya. Tapi takdir yang menentukan semua ini, dia hanya menerimanya saja tapi kenapa wanita itu malah pergi dan tak menerima takdir?


Wanita itu menyerahkan amplop berisikan uang kepada keduanya, dia juga menjelaskan bahwa sudah menyewa  apartemen ini untuk 3 tahun kedepan. Setelah itu dia tak akan bertanggung jawab untuk menyewanya kembali dan menyerahkan semuanya pada kedua bocah kecil itu. Setidaknya wanita itu tak meninggalkan mereka tanpa berpamitan seperti ini


Walaupun sakit, dan bertanya tanya mengapa hal ini terjadi


Luca berjanji untuk menjalani hidup yang bahagia sampai ibunya akan iri melihat kesuksesannya. Pria kecil itu akan membuktikan bahwa mereka akan baik baik saja walaupun tanpa seorang ibu, selama ini mereka juga baik baik saja tanpa kehadiran orangtua. Maka mereka pun akan baik baik saja jika ibunya memilih meninggalkan mereka


Benar saja, wanita itu langsung pergi dengan sebuah mobil yang dikendarai oleh pria asing tadi. Ibunya benar benar pergi setelah memberikan sejumlah uang yang cukup banyak untuk memenuhi kebutuhan hidup keduanya. Luke masih menangis, dia tak menyangka akan ditinggalkan oleh ibunya


Dia semakin takut menghadapi hari esok yang harus dijalaninya hanya berdua dengan kaka kembarnya. Mereka harus hidup berdua sekarang


" Jangan menangis, aku akan menjagamu sampai wanita itu menyesal meninggalkan kita "


Pandangan Luca membara, dia bertakad untuk membuat wanita itu menyesal karna meninggalkan mereka bedua. Bocah itu tidak menangis, malah sebaliknya dia tertawa dengan keras. Bocah itu menertawakan nasibnya yang sangat buruk, menertawakan kehidupan busuk yang harus dia jalani dan takdir yang memilih mereka


Luca melihat uang pemberian wanita itu, dia mengajak adiknya untuk pergi kepasar. Membeli bahan makan yang memang sudah habis, mereka juga membeli banyak mie instan untuk di stok dirumah. Pokonya uang ini akan mereka gunakan untuk kebutuhan sehari hari. Walau terasa benci dan jijik, tak ada yang bisa mereka lakukan selain menerimanya karna keadaan mendesak


Hari berganti hari, minggu berganti minggu, bulan berganti sampai tahun terlewati begitu saja dengan cepat. Kondisi keduanya bisa dikatakan baik baik saja, Luca yang memilih bergabung dengan organisasi penjual obat obatan terlarang sebagai seorang kurir dan sang adik yang memilih untuk tetap bekerja di sebuah kedai sampai kakanya menawari untuk ikut bersamanya


" Ikut denganku, dan kita akan bertambah kaya "


Memang pendapatan sebagai seorang kurir itu cukup untuk menghidupi keduanya saat sewa apartement sudah habis. Uang yang mereka kumpulkan selama kurang lebih 3 tahun ini cukup untuk menyewanya selama 7 tahu. Apartemennya bukan dikawasan elit, juga luasnya hanya cukup untuk 2 orang. Kamarnya hanya ada 1 saja jadi mereka berbagi tempat


Setelah sekian lama menjadi seorang kurir, Luca paham akan garis besar di organisasi ini. Dia juga dipercaya langsung menjadi tangan kanan boss karna kemampuanya yang menakjubkan. Lalu ketika ia melihat televisi, Luca melihat seorang pembisnis sukses abad ini. Pria itu berpendidikan tinggi, lahir dikeluarga harmonis dan berada, juga dikelilingi oleh teman teman yang hebat


Iri


Rasa iri muncul ketika melihat betapa indahnya takdir memilih pria itu dibanding dirinya


Baru diketahui juga dari salah satu teman organisasinya bahwa sebenarnya, banyak sekali organisasi underground yang menyebar diseluruh penjuru negri. Mereka menjalani bisnis yang berbeda beda tergantung prinsip si ketua, dan temannya berkata bahwa Aldrich adalah salah satu mafia paling terkenal dan menduduki tahta nomer 1 disini


Pria itu mengendalikan hampir seluruh pengiriman senjata sesuai dengan pesanan. Luca aga bingung karna tak biasanya seorang mafia hanya menjual senjata saja, boss nya saja menjual berbagai macam asal ada harga mereka bisa menjualnya


Ketika mendengar pria itu berada di puncak rantai, rasa iri dan benci akibat masa lalunya kembali menguak. Dia marah pada orang yang sebenarnya tak ia kenal tapi dia berambisi untuk menghabisinya. Terdengar aneh namun inilah dirinya sekarang


Dia mulai mencari tahu segala macam tentang Callisthenes, mulai dari ayah pria itu yang pernah menyerang boss nya hingga hanya pemesanan senjata dari organisasinya saja yang terus mendapat penolakan menambah rasa kesalnya pada pria itu


" Tunggu saja sampai aku merebut posisi itu "


Ambisinya adalah menjadi nomer 1


Oleh karena itu, dia mulai serius dengan semua ini. Bossnya wafat dan mewariskan organisasi ini padanya, dia juga mengendalikan beberapa bisnis club, jual beli obat obatan dan lain sebagainya. Hingga Luca yang tau pria itu memiliki seorang wanita


Jiwa liciknya bangkit, dengan berbagai cara dia mencoba menggoda wanita itu dan berhasil. Wanita itu kini menjadi miliknya dan meninggalkan Callisthenes beserta bayi itu sendirian


" Bukankah aku hebat? "


Namun, setelah kejadian itu. Berita heboh mengenai Callisthenes yang bersama seorang gadis pun menyebar, Luca melihat pria itu kembali menemukan seorang gadis. Merasa gagal, karna bukannya trauma malah pria itu gampang mencari pengganti


Amarahnya memuncak


Tak ada alasan untuk membenci pria itu, Aldrich tak pernah melakukan sebuah kesalahan padanya tapi dia. Dia yang sedang mencari masalah dengan keluarga Callisthenes


Rasa iri penyebab semua ini terjadi, hingga sebuah ide gila terbersit di pikirannya pun karna iri dan tamak sudah menguasai dirinya


.