
Acara lamaran berjalan dengan lancar, walau begitu Aldrich dan Airene sepakat untuk menunda pernikahan mereka sampai keduanya lahir. Mereka juga sekalian akan mengadakan acara kelahiran bayi kedua calon bayinya jadi saat ini keduanya akan fokus menjaga Felix dan pada perkembangan bayi bayinya
Setiap hari semakin lama Aldrich mulai membiasakan dirinya jika mendapat permintaan permintaan aneh dari gadisnya. Dia sudah terbiasa jika gadisnya terbangun dimalam hari hanya untuk mengatakan bahwa dirinya ingin makan sesuatu atau kakinya terasa kram
Kandungan gadis itu sudah memasuki bulan ke 7, itu berarti tak lama lagi mereka akan menyambut anggota keluarga baru. Dokter Risa disiapkan mulai dari kehamilan Airene yang baru menginjak usia 6 bulan. Aldrich juga lebih sering memeriksakan kondisinya kerumah sakit karna pusat pengobatan yang dia dirikan belum rampung
" mhhhh " gadis itu terganggu dalam tidurnya karna merasakan sakit di bagian kakinya
Aldrich yang memang belum tidur sedang menyeselaikan sebuah proposal pembangunan besar menghampiri gadisnya. Sikecil Felix sudah bisa tidur seorang diri, dia berkata takut menendang adik bayi jadi memutuskan untuk menempati kamarnya sendiri. Pria itu sedikit menyibakkan selimut yang tengah dipakai gadisnya
Dengan perlahan memijat bergantian kedua kaki itu, sampai sigadis merasa nyaman dan kembali tidur lelap. Pada awalnya dia tak pernah menyangka akan membangun sebuah keluarga dengan wanita lain setelah ibu kandung dari felix
Pria itu seakan mempunyai ketakutan untuk membangun keluarga bersama sama setelah ditinggalkan, dia merasa selalu berbeda. Merasa dirinya tak begitu baik sehingga wanita itu pergi meninggalkan dirinya dan sikecil sewaktu masih bayi
Tapi
Semua itu berubah ketika ia bertemu dengan gadisnya
Gadis itu berbeda, tidak seperti sekertaris lamanya atau pelamar lain yang ingin bekerja disisnya
Airene tak punya maksud lain saat melamar diperusahaan itu, dia hanya sedang melihat sebuah iklan berkata mencari seorang pegawai lalu gadis itu mencoba melamar kesana dan akhirnya tanpa diduga malah diterima sebagai sekertaris dari sang Ceo utama. Yang berarti dia menjadi sekertaris dari pemilik perusahaan ini
Gadis itu senang bukan karna akhirnya bisa menggoda seorang pria kalangan atas seperti yang dia dengar dari salah satu pelamar saat mereka masih menunggu di panggil oleh Hrd. Airene senang karna kemampuan yang di pelajari selama ini akan terpakai sekarang, lalu menjadi seorang sekertaris dari Ceo utama itu tak mudah. Pengalaman ini akan jadi bahan pertimbangan kalau kalau dia melamar ke perusahaan lain dirinya sudah mempunyai bekal suatu pengalaman
Disatu sisi, pendapatan menjadi seorang sekertaris itu sangat besar. Bahkan sampai setara dengan 3 pekerjaan parttime yang selalu dilakukannya untuk menutupi biaya kuliah dan hidupnya. Apalagi ketika atasannya menawarinya untuk kerja tambahan sebagai pengurus khusus untuk anaknya yang secara ajaib sangan lengket dengannya. Tak mungkin menolak pekerjaan dengan nilai yang besar, gadis itu bisa menabungnya untuk keperluan mendadak atau membeli sebuah rumah mungkin?
Aldrich tertawa kecil jika mengingat kembali kejadian itu, namun tidak saat hampir kehilangan bayi nya. Dari semua peristiwa yang terjadi akan kehilangan bayi nya adalah hal terburuk, mungkin kejadian kemarin saat gadisnya diculik pun bisa dikatakan buruk. Tangannya bergetar ketika mengetahui gadisnya dibawa boleh orang asing ntah kemana rasa takut tiba tiba muncul
Dia sedang menunggu kedatangan gadis itu bersama dengan kedua orangtuanya dan sikecil yang juga menunggu gadis itu diruang pribadinya, tapi saat James mengatakan bahwa gadisnya menghilang dan hanya meninggalkan pria muda yang belum lama ini menjadi bodyguardnya Josh dengan keadaan sudah babak belur dan tak sadarkan diri. Menurut penuturan anak buahnya, Josh berkata sebelum tak sadarkan diri bahwa dirinya sudah menyelipkan chip gps ke salah satu orang yang membawa Airene
Jadi Xavier bisa dengan mudah menemukan keberadaan gadis itu berkat gps yang terselip. Aldrich langsung memberitahukan hal ini pada Dave dan Riel agar bersiap, dia juga membawa James dan John sebagai pembuka jalan karna tidak mungkin orang itu tak menyiapkan banyak orang untuk menyambutnya. Jadi pria itu menyiapkan semuanya dengan hati hati
Riel selain menjadi dokter dia juga seorang petarung yang hebat, sedari kecil mereka belajar bela diri bersama. Jika dibandingkan dengan kekuatan, urutannya adalah Aldrich, Dave, Riel lalu Xavier. Pria yang gemar memainkan komputer itu lebih memilih latihan senjata dibandingkan latihan fisik seperti teman teman lainnya
Lalu Dave, pria yang gemar mengoceh dan mengomel ini ternyata seorang sniper handal. Dia menguasai hampir seluruh senjata yang ada dan kesukaannya adalah menjadi sniper. Tak salah memang mereka dikelilingi oleh orang orang hebat yang bisa saling membantu saat terjadi keadaan buruk seperti ini.
Aldrich membawa kurang lebih 5 mobil yang penuh dengan anak buahnya dan anak buah ayahnya, Alan secara khusus menurunkan anggota anggota yang sudah berpengalaman karna itu mereka tak memakan waktu banyak untuk menyelamatkan gadisnya
Baru memasuki kawasan ruko kosong ini mereka sudah dihadang oleh beberapa orang, James dan John diperintahkan untuk menghadapi mereka beserta anak buahnya sebagain. Lalu dipintu ruko kosong mereka kembali dihadang oleh pria pria berperawakan besar dan memutuskan Dave, Riel yang menghadapinya
Seseorang yang dia kenal melakukan itu tanpa rasa iba melihat gadisnya sedang mengandung
Malah Luca lebih bersemangat untuk merobek perut Airene
Emosi langsung menguasai dirinya, darah yang sedari tadi dingin berubah menjadi panas dan mengaliri tubuhnya. Aldrich sudah bersiap untuk melenyapkan semua orang yang ada disini
Dia juga melihat wanita itu, wanita yang dulu menjadi pendampingnya sekarang malah berani untuk mengusik kehidupannya padahal seperti yang sudah dikatakan bukan dia yang meninggalkan wanita itu. Tapi wanita itu yang meninggalkan dirinya serta sikecil
Lalu kenapa wanita itu ikut ikutan ambil andil dalam kejadian ini
Apa yang mereka inginkan?
Setaunya mereka tak mempunyai masalah, selain dengan wanita itu Aldrich baik baik saja dengan pria ini. Dia tak pernah mengusik wilayah Luca, dia juga tak pernah ikut campur pada bisnis yang dijalani oleh pria itu. Tak ada yang dia lakukan terkecuali menolak pemesanan paket senjata dari pria itu
Itu hak nya
Dia punya hak untuk menjual atau tidak senjatanya, dia hanya tidak ingin menjualnya kepada pria itu tak ada maksud lain. Lagipula seharusnya mudah bagi pria itu untuk mendapatkan pasokan dari mafia lain selain dirinya, banyak sekali mafia yang menjual senjata ilegal. Seharusnya ini bukan masalah besar sampai pria itu bisa melakukan hal buruk pada gadisnya
Baju gadis itu robek hampir seluruhnya, untung bagian atasnya masih utuh jadi bisa sedikit menutupi tubuhnya yang terbuka. Lalu keadaannya? kondisi gadis itu lebih buruk dari yang ia bayangkan. Dia tak menyangka mereka akan melukai gadisnya dibanding hanya menyekapnya saja untuk menarik perhatiannya
Wajahnya dipenuhi memar dan darah, yang lebih parah adalah luka menganga akibat tusukan yang diberikan Luca. Tanpa menunggu orang orang didepan, dia melawan pria itu sendirian. Rasa takut bukan karna bisa saja dia tertembak dan mati disini, jumlah mereka berbanding terbalik jadi kemungkinan itu bisa terjadi kapan saja
Tapi berkat tekad nya yang kuat untuk menyelamatkan gadis itu, Aldrich dengan mudah membalikkan keadaan. Dia menghabisi semua orang yang berusaha untuk melindungi Luca, sampai saat semua orang tak berdaya. Saatnya dia menyudahi semua ini, menyudahi permainan gila yang dibuat pria itu
Dia juga menyudahi wanita itu, biar Aldrich menanggung dosanya daripada membiarkan mereka hidup dan kembali melakukan hal hal gila seperti ini
" Aku mencintaimu "
Aldrich mengecup dahi gadis yang kembali berhasil terlelap, jika mengingat semua hal buruk itu dia akan langsung meminta maaf kepada gadisnya karna sudah membiarkan dia mengalami semua ini. Sekarang mereka bisa bernapas lega karna tak akan terjadi lagi hal seperti itu
Disatu sisi, seorang pria muda sedang duduk dikursi kebesarannya. Dia mendapat kabar dari salah satu bawahan kaka kembarnya yang berhasil kabur menyelamatkan diri, yaitu kaka dan kaka ipar nya saat ini sudah tewas ditangan Callisthenes. Mereka juga menyebutkan tidak bisa menemukan jasad Luca karna sudah diurus oleh pihak kepolisian dan memakamkannya disuatu tempat
Seringai seram menghiasai wajahnya, dia menaruh dendam pada orang yang sudah menghabisi kedua kakanya. Pria muda ini tak peduli siapa yang memulai dan siapa yang menyulut api terlebih dahulu, dipikirannya saat ini adalah untuk membalaskan dendam kakanya dan menghabisi mereka semua
" Tunggulah, sampai aku yang menghabisi kalian semua "
.