
"Hentikan Clard! Aku... Aku..." ucap Aries tidak dapat menahan sakit kepalanya.
"Tenanglah Aries, ini hanya sebuah dansa, bukan peperangan" ucap Pangeran Clard.
"Aries! Aries! Aku ingin berbicara padamu!" ucap seorang pemuda menggunakan telepati kepada Aries.
Mendengar itu, dengan cepat Aries memberontak dari pelukan Pangeran Clard. "Maafkan aku, tapi aku memiliki urusan" ucap Aries dan pergi tanpa membuang-buang waktu.
Langkah Aries yang pergi meninggalkan Pangeran Clard di hentikan seorang wanita berambut putih di hadapannya. Sedikit kaget dan melangkah mundur ke belakang dengan ekspresi takut dan terkejut.
"Kamu ingin pergi kemana Aries? Meninggalkan pesta yang di buat olehmu?" tanya wanita itu.
"Siapa dia? Aku merasakan memiliki hubungan yang sangat dekat dengannya" batin Aries bingung.
"Apa yang kamu fikirkan Aries? Aku Queen Ororo Ibumu,kamu takut padaku?" tanya wanita itu yang terlihat roman tuanya.
Dalam perbincangan yang tak terbalaskan itu,datang pemuda tampan berambut merah dan sedikit keringat dan nafas yang berdesah seperti habis berlari.
"Clard?" panggil Queen Ororo yang sedikit terkejut. "Baiklah! lanjutkanlah,sepertinya ibu mengganggu suasana dansa kalian" godanya dan pergi.
Tatapan resah terlihat di raut wajah Aries,rasanya ingin lari namun dihentikan oleh hatinya sendiri,sedikit bingung namun Aries mencoba untuk menuruti hatinya dipesta itu.hingga tanpa sadar karena banyak melamun,Aries sudah melangkah maju karena tarikan Pangeran Clard. Seperti biasa Aries lagi-lagi merasakan pusing.
Langkah yang menuju pintu besar dan kemudian keluar istana hanya dia tanggapi dengan bingung. Entah itu mimpi atau kenyataan,Aries merasa tidak ingin memberontak pergi dari Pangeran Clard.sedikit demi sedikit ingatan yang tidak jelas itu terlintas di benak Aries.
"Aries!aku ingin memperlihatkan sesuatu kepadamu,di hutan dekat danau itu,ayo cepatlah" kata Pangeran Clard yang tergesah-gesah dan kemudian melingkari pinggang Aries menggunakan tangan kanannya lalu terbang ke udara menggunakan sayap miliknya.
"Entah mengapa pemuda ini? Dia? Aku merasa nyaman bersamanya tapi di sisi lain,dia selalu membuat kepalaku sakit" batin Aries yang terus menatap wajah Pangeran Clard.
Tiba di hutan yang di hiasi dengan danau yang terang dengan pantulan Bulan Purnama tidak lupa dengan lampu dari ribuan kunang-kunang yang melayang ke udara.setelah lepas dari pegangan Pangeran Clard,Aries melupakan semuanya dan tersenyum menikmati keindahan di World Element yang tidak pernah dia lihat sebelumnya.Pemandangan danau yang sangat Indah membuatnya melihatkan senyuman yang tidak memudar itu.
Pangeran Clard yang berdiri tidak jauh dari Aries menanam rasa Cinta di hatinya, ntah itu untuk orang lain atau untuk Aries sendiri, tidak ada yang tahu.
"Aries,entah mengapa ini membuatku bingung, tapi ini nyata.dulu aku pernah mencintai gadis yang sama sepertimu,namun dia pergi meninggalkanku. Selama ini aku terus dan terus mencari Cintaku itu dan menemukannya di negri ini. Dimana negri yang menyimpan banyak rahasia" ujarnya yang membuat Aries menghilangkan senyumnya dan kembali bingung. "Mungkin ini sangat mengejutkan bagimu, tapi ini benar-benar nyata" sambungnya.
"Apa yang di fikirkan Clard? Hingga membuatnya mengatakan hal-hal yang sedikit konyol" batin Aries.
"Apa kamu melihat kunang-kunang itu? Lihatlah dengan benar untuk beberapa saat hingga dia memperlihatkan sesuatu yang sangat Indah" sambungnya.
Dengan mengikuti apa yang Pangeran Clard katakan, Ariespun memandangi ribuan kunang-kunang itu hingga beberapa saat kemudian ribuan kunang-kunang itu berkumpul di tengah-tengah danau dan membuat pola hati dan kata 'I LOVE YOU' sedikit mengejutkan hingga meneteskan air mata, sebuah ingatan lagi-lagi terlintas di benaknya.
"Apa dia?" batin Aries terharu. "Beautifull, gumam Aries yang terdengar Pangeran Clard.
"Ya, aku sudah menduganya, pasti kamu menyukai ini" kata Pangeran Clard.
Sedikit bahagia, hingga dia ikut mengeluarkan kekuatan special miliknya. Cahaya emas yang keluar dari ujung-ujung jari dia buat sangat mirip dengan pasukan kunang-kunang.
"Clard, ini Indah sekali. Aku... aku tidak pernah melihat pemandangan ini sebelumnya, bahkan surat Cinta dengan tema kunang-kunang. Ini wow Clard" kata Aries
Mata yang memantulkan aktraksi dari kunang-kunang itu, berubah menjadi emas, di ikuti dengan rambutnya. Keduanya menyatu dengan sempurna, Aries bercahaya bukan keinginannya sendiri, melainkan cahaya itu keluar karena respon dari tubuhnya bersama ribuan kunang-kunang itu.
"Aries, aku mencintainya, sangat mencintainya" seru Pangeran Clard.
"Iya, semua ini aku buat untuk orang yang aku cintai" jawab Pangeran Clard gugup. "Entahlah, tapi aku bingung memulainya dari mana, sementara aku juga tidak tahu apa orang ini merasakan hal yang sama sepertiku..."
"Clard! Katakanlah yang sebenarnya, jangan berbelit-belit" ucap Aries memotong pembicaraannya.
"Aries! Aku mencintai Kenny!" ujar Pangeran Clard sementara Aries tersentak kaget dan merasa bahwa dirinya ingin menangis. "Aku mencintainya, tapi aku bingung akan hal ini, berhubungan dengan kamu adalah adiknya jadi aku memutuskan untuk memberitahumu tentang hal ini" sambungnya.
Aries yang dalam diamnya menggunakan telepati kepada Putri Kenny untuk segera datang ke danau, namun hal itu di rahasiakannya dari Pangeran Clard.
"Clard, percayalah pada cintamu, pasti kakakku juga mencintaimu, buktinya saja kecocokan kalian sudah berada di atas batasan" kata Aries.
Dalam beberapa menit, Putri Kenny datang tidak lupa dengan gaun pesta yang ia kenakan sebelumnya. Kecantikan Putri Kenny menyatu dengan kunang-kunang itu dari kejauhan. Melihat Putri Kenny yang berada di belakang pundak Pangeran Clard, Ariespun pergi tanpa meninggalkan senyuman di wajahnya, tanpa mengeluarkan sepatah katapun di bibirnya. Aries hanya meninggalkan setetes air dari matanya yang jatuh ketanah menjadi bunga kristal yang Indah berwarna emas.
Sepanjang jalannya, Aries terus saja menghujani dirinya sendiri dengan pertanyaan-pertanyaan yang tidak mendapatkan jawaban di ikuti dengan tangisan yang seperti tidak bahagia. Aries menghilangkan sepasang sayap di belakangnya yang dia gunakan untuk terbang dan terhempas ketanah. Rasa sakit yang terjatuh dari udara sama sekali tidak di perdulikannya hingga tidak sadarkan diri setalah air mata yang menyatu ketanah.
Di dekat danau dimana Pangeran Clard dan Putri Kenny berada...
Senyuman mereka terlihat namun tidak lupa dengan air mata Putri Kenny yang berada di pelukan Pangeran Clard. Entah apa yang terjadi sebelumnya, tidak di ketahui oleh siapapun selain mereka. Kemudian mereka berdua pergi dengan saling memegang tangan.
***
"Aries? Gumam pemuda berambut hitam yang melihat Aries tergeletak langsung merespon merangkul kepalanya yang terletak di atas tanah tanpa alas. "Aries? Aries? Apa yang terjadi? Bagun?" panggilnya.
Bingung, resah, dan takut terlukis di wajahnya seakan Aries itu kekasihnya. sesaat kemudian tanpa sadar Aries mengerutkan dahinya. "Clard?" panggilnya.
"Apa? Pemuda brengsek itu? Aku harus memberitahu Aries secepatnya bahwa dia yang membuat aku dan Aries berpisah!" batin pemuda itu dengan ekspresi marah.
Sedikit menunggu lama, akhirnya Aries sadar dan menghilangkan kecemasan Pangeran Odin.
"Odin?" gumam Aries yang sadar dari pingsannya dan kemudian memeluk Pangeran Odin sambil menangis.
"Aries, sudahlah! Apa yang terjadi?" tanya Pangeran Odin sambil membelai surai emas milik Aries.
"Entahlah, aku rasa Clard dan kakakku Kenny..." jawabnya yang menggantung melanjutkan tangisannya.
"Aries, aku bisa menjelaskan apa yang kamu rasakan saat ini" kata Pangeran Odin.
"Maksudmu?" tanya Aries melepaskan pelukannya.
"Sudah seharusnya kamu tahu semuanya, kamu harus siap dan percaya semua ini, ingatanmu adalah kehidupanmu. Aku akan mengatakan yang sebenarnya." jawab Pangeran Odin.
______________________________
😱😖 oh my god! 😖😱
Pangeran Clard cintanya sama Putri Kenny...
Yura gimana? Lagian, mereka lama amat nyari sosok Yura mereka.
Jangan lupa votmen ya guys!!!... 😘