
" Uhhhh dasar nyebelin " kata Della.
" Udah ahhhh kamu kan tau sendiri Afkar orangnya gimana " kata Akhtar.
" Hmmm untung aja jodohnya Della itu Mas Avatar " kata Della sambil bergelayut manja dilengan Akhtar.
" Kalau bukan aku emangnya kenapa ? " kata Akhtar sambil berjalan kearah meja kerjanya.
" Yaaa kalau bukan Mas, berarti kita nggak jadi nikah heheheh " kata Della sambil menyusul Akhtar.
" Mas Avatar, aku pulangnya biar sama Mas aja yaaa " kata Della sambil duduk diatas meja kerja Akhtar.
" Emang nggak bosan kalau harus nungguin aku kerja ? " kata Akhtar sambil fokus dengan laptop yang ada didepannya.
" Kalau lagi di rumah Della malah tambah bosan Mas, kalau disini kan Della bisa mandangin wajah Mas Avatar terus hehehe " kata Della.
" Dasar bucin " kata Akhtar sambil beralih menatap Della sambil tersenyum.
" Biarin kan bucinnya sama suami sendiri " kata Della.
Baru saja Akhtar ingin menimpali ucapan Della, namun terhenti karena tiba-tiba seseorang mengetuk pintu ruangan Akhtar, sehingga membuat perhatian keduanya teralih.
" Masuk " kata Akhtar, sehingga membuat seseorang tersebut masuk.
" Selamat siang Pak, berhubung ini hari pertama Bapak masuk kantor, maka saya akan memeperkenalkan diri dulu, perkenalkan Pak nama saya Siska sekertaris pribadi Bapak di sini " kata Siska, sehingga membuat Akhtar hanya melihat Siska sekilas.
" Salam kenal " kata Akhtar datar.
" Kalau Bapak perlu apa-apa Bapak bisa menghubungi saya kapan saja " kata Siska.
" Oke " kata Akhtar cuek.
" Di lihat dari cara bicaranya kayaknya dia mau godain Mas Avatar gue, hmmm masih gue pantau yaa Mbak " kata Della dalam hati.
" Apa Bapak mau saya buatkan kopi Pak ? " kata Siska sambil berjalan mendekat kearah meja Akhtar.
" Tidak " kata Akhtar cuek.
" Hmmm atau Bapak butuh keperluan lain ? " kata Siska lagi.
Baru saja Akhtar ingin menjawab pertanyaan Siska, namun terhenti karena Della yang tiba-tiba turun dari meja Akhtar, kemudian berjalan kearah Siska.
" Ihhhh lo mau godain suami gue yaa ? dasar pelakor zaman sekarang yaaa bajunya kurang bahan kayak tarzan " kata Della sambil menjewer telinga Siska.
" Auhhhh Mbak lepasin telinga saya, ahhhh sakit Mbak auhhh " kata Siska merintih kesakitan.
" Tapi dia godain kamu Mas " kata Della kesal, sehingga membuat Afkar langsung merangkul Della mesrah.
" Siska kalau kamu masih mau jadi sekertaris saya, saya harap cara berpakaian kamu lebih sopan dari ini dan ketika masuk ruangan saya jarak kamu dari saya harus 1,5 meter, dan satu lagi ingat saya sudah punya istri jadi jaga sikap kamu, paham " kata Akhtar tegas.
" Baik pak, mohon maaf atas ketidak nyamanannya " kata Siska takut.
" Dan kalau kamu nggak mau hal ini terjadi lagi, jangan berani-beraninya kamu goda suami saya " kata Della sinis.
" Baik Bu, sa...." kata Siska terpotong oleh ucapan Della.
" Hehhhhh emang tampang gue udah kayak Ibu-ibu ? hahh " kata Della kesal.
" Maaf Mbak sa...." kata Siska yang lagi-lagi terpotong oleh ucapan Della.
" Hehhh Mbak, Mbak, gue masih mudah begini lo panggil Mbak, mata lu rabun yeee " kata Della.
" Maa...maaf Dek, saya kira Pak Akhtar belum menikah " kata Siska.
" Dihhhhh dasar modus, awas aja yaa kalau lo godain suami gue lagi " kata Della.
" Sabar Dell, Siska kamu boleh keluar " kata Akhtar, sehingga membuat Siska langsung berlari keluar dari ruangan Akhtar.
" Lain kali jangan gitu lagi ahhh, ngomong baik-baik kan bisa Dell " kata Akhtar.
" Ihhhh perempuan penggoda seperti itu nggak boleh di baik-baikin Mas, nanti malah ngelunjak " kata Della.
" Tapi dia lebih tua dari kamu loh, lihat tuhh tadi dia sampai lari ketakutan keluar dari sini " kata Akhtar terkekeh diujung kalimatnya.
" Ohhhh jadi Mas suka kalau di goda-godain sama perempuan yang bajunya kayak tarzan tadi ? hmmm " kata Della tidak suka.
" Bukan begitu Dell, Mas cuman mau kalau kamu lebih sopan sama orang yang lebih tua dari kamu " kata Akhtar.
" Mas sikap Della itu tergantung dari sikap orang lain ke Della, kalau mereka baik ke aku, aku akan jauh lebih baik ke mereka bagitupun dengan sebaliknya " kata Della.
" Yaudah iyaaa, tapi satu hal yang harus kamu tau kalau Mas nggak akan berpaling ke wanita manapun, karena istri saya ini sudah paling sempurna bagi saya " kata Akhtar, sehingga membuat Della langsung memeluk Akhtar.
" Makasih Mas Avatarnya Della " kata Della, sehingga membuat Akhtar mengecup puncak kepala Della.
Sementara di tempat Afkar dan Ila, Afkar pertama kalinya di buat pusing oleh kelakuan istrinya.
" Sayang jadi kamu ? ahhhhh kamu tuh bener-bener yaaa " kata Afkar frustasi.