Ustadz Idaman 2

Ustadz Idaman 2
PART 34



" Posting foto Baby Gibran juga ahhhh, kan Gibran nggak kalah ganteng sama Baby Daff " kata Della yang ingin mengambil foto putranya, namun terhenti karena tangisan Gibran.


" Uhhhh tayangnya Bunda, haus yaa sayang yaa ? " kata Della sambil memberikan dot yang berisi susu pada Baby Gibran.


" Lahap banget min...." kata Della terhenti karena teriakan Akhtar yang baru masuk ke dalam kamar.


" Astagaaa Della apa yang kamu lakukan ? " bentak Akhtar sambil menyingkirkan botol susu tersebut dari mulut Gibran, sehingga membuat Della kaget.


" Della kamu ngasih Gibran susu yang ada di atas nakas ? " kata Akhtar datar sambil menggendong putranya yang menangis akibat ulahnya.


" Iyaa a...ada apa Mas ? " kata Della gugup.


" Siapin barang-barang Gibran kita ke rumah sakit sekarang " kata Akhtar datar.


" Tapi ada apa ? " kata Della benar-benar bingung, sehingga membuat Akhtar menghembuskan nafasnya kasar.


" Itu susu dari kemarin malam Della, itu udah nggak layak buat Gibran " kata Akhtar datar, kemudian keluar dari kamar tersebut sambil membawa Baby Gibran yang terus menangis.


" Tenang yaa sayang yaa, kita tunggu Bunda dulu baru ke rumah sakit " kata Akhtar sambil berusaha menangkan Gibran.


" Semoga kamu baik-ba....." kata Akhtar terhenti karena tiba-tiba Baby Gibran muntah, sehingga membuat Akhtar panik.


" DELLA BURUAN " teriak Akhtar, sehingga membuat Della keluar dari kamar sambil menangis dengan tangan kosong, sehingga membuat Akhtar tidak bisa lagi menahan emosinya melihat tingkah Della.


" YANG KAMU BISA APA SIH DELL ? KAMU NGAPAIN AJA SIH DI DALAM KAMAR ? AKU KAN UDAH SURUH KAMU SIAPIN BARANG-BARANG GIBRAN " Bentak Akhtar sambil masuk kedalam kamar kemudian beralih memasukkan barang-barang yang di butuhkan Gibran ke dalam tas, dengan Gibran yang masih menangis dalam gendongan Akhtar.


" Maafin Della, Della panik Mas hiks..hiks " kata Della yang tak ditanggapi apapun oleh Akhtar.


" Sabar yaa sayang " gumam Akhtar sambil mencium kening putranya, kemudian keluar dari kamar sambil menenteng tas yang berisi keperluan Gibran.


" Hiks...hiks maafin Bunda ya Nak, Bunda benar-benar ceroboh hiks..hiks " kata Della sesegukan sambil mengikuti Akhtar dari belakang.


" Mas Avatar, Gibran biar sama aku hiks..hiks Mas Avatar kan mau nyetir " kata Della yang masih terus menangis sambil membukakan pintu mobil untuk Akhtar.


" Kita naik taxi aja, nggak mungkin aku mengenderai mobil dalam keadaan seperti ini " kata Akhtar datar.


" Taxi " panggil Akhtar ketika melihat sebuat taxi yang lewat di depan rumahnya.


" Ke rumah sakit ya Pak " kata Akhtar sambil masuk kedalam mobil tersebut yang di ikuti oleh Della.


" Sayang maafin Bunda yaa Nak, kamu jangan sampai kenapa-napa ya sayang yaaa " kata Della sambil mengelus kepala Gibran yang berada di pangkuan Akhtar.


Setelah menempuh perjalanan sekitar 20 menit, kini mereka sudah berada di rumah sakit, sehingga membuat Akhtar mempercepat langkahnya untuk masuk kedalam rumah sakit.


" Dell selesaikan administrasinya, biar aku yang bawa Gibran " kata Akhtar datar.


" Lohhh Akhtar ? Akhtar kan ? " kata seseorang yang mengenali Akhtar.


" Elea " gumam Akhtar.


" Ada apa ? " kata seseorang yang bernama Elea tersebut.


" Istri gue nggak sengaja ngasih Anak gue susu basi El " kata Akhtar panik.


" Ooo jadi anak kamu yang di dalem ? sabar yaa gue akan segera menanganinya " kata Elea sambil masuk kedalam ruangan dimana Baby Gibran di tangani oleh Perawat.


Setelah beberapa menit kini Elea keluar bertepatan dengan datangnya Della.


" Anak lo baik-baik aja nggak ada yang perlu di khawatirkan, tapi lain kali tolong lebih teliti lagi yaa agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi " kata Elea.


" Bener nggak ada apa-apa ? " kata Akhtar memastikan.


" Lo ngeraguin hasil pemeriksaan gue ? gini-gini gue salah satu Dokter spesialis anak terbaik di Indonesia loh " kata Elea angkuh.


Sementara Della hanya memperhatikan interaksi suaminya dengan Dokter Elea.


" Bukan gitu maksud gue El " kata Akhtar.


" Iyaa gue ngerti kok, masuk gihh lo udah boleh masuk " kata Elea.


" Makasih El " kata Akhtar.


" Udah jadi tugas gue " kata Elea sambil tersenyum manis kearah Akhtar, kemudian berjalan meninggalkan ruangan tersebut.


" Anak Ayah nggak papa kan Nak ? " kata Akhtar sambil menghampiri Gibran yang terlihat pucat.


" Maafin Bunda yaa Nak, Bunda benar-benar ceroboh maaf kalau Bunda belum bisa jadi orang tua yang baik buat Gibran " kata Della sambil mencium tangan Gibran berkali-kali, sehingga membuat Akhtar menatap Della.


" Lain kali jangan ceroboh Dell, kalau ada apa-apa periksa dulu jangan langsung kasih begitu aja " kata Akhtar yang masih kesal dengan Della.


" Maafin Della Mas Avatar, Della nggak sengaja " kata Della yang hanya di balas deheman oleh Akhtar.


" Mas Avatar masih marah ? " kata Della sambil menghapus air matanya.


Baru saja Akhtar ingin menjawab pertanyaan Della, namun terhenti karena masuknya Dokter Elea.


" Gue ganggu ya ? " kata Elea.


" Nggak kok, ada apa ? " kata Akhtar sambil beralih menatap Elea.


" Inii gue cuman mau bilang kalau Baby Gibran udah boleh pulang hari ini, tapi ingat jangan sampai kejadian seperti ini terulang lagi yaa " kata Elea memperingati, sehingga membuat Akhtar mengangguk.


" Pasti El " kata Akhtar.


" Dia istri lo ? " kata Elea sambil menatap Della, sehingga membuat Akhtar mengangguk.


" Hai salam kenal, oiyyaa kenalin nama saya Elea dulu saya sama Akhtar satu kampus di Jerman " kata Elea sambil mengulurkan tangannya kearah Della.


" Della, istrinya Mas Avatar ehhh maksudnya Akhtar " kata Della sambil menerima uluran tangan Elea.


" Lain kali kalau mau ngasih susu buat Babynya ada baiknya di cek dulu yaa, kasian Babynya kalau Ibunya ceroboh seperti ini " kata Elea sambil memandang rendah kearah Della.


" Oiyyyaa Tar lo masih nyimpen nomor gue kan ? " kata Elea beralih menatap Akhtar, sehingga membuat Akhtar mengangguk.


" Bagus dehh, kalau ada apa-apa yang ingin lo tanyain seputar Baby Gibran lo hubungin gue aja yaa " kata Elea.


" Apaansih nih Dokter centil banget, Mas Avatar juga ngeladenin lagi " kata Della dalam hati.


" Pasti, makasih yaa El " kata Akhtar yang diangguki oleh Elea.


_________


Jangan lupa like, comment, and vote ya guys. supaya Author lebih semangat lagi untuk update part-part selanjutnya.