
Keesokan harinya kini Akhtar sudah di izinkan untuk pulang ke rumah oleh pihak rumah sakit, namun belum di izinkan oleh Della untuk ke kantor.
" Pokoknya Mas Avatar nggak boleh ke kantor dulu, Della nggak mau tau " kata Della sambil membawakan teh hangat untuk Akhtar.
" Tapi sayang kerjaan di kantor benar-benar nggak bisa di tinggal " kata Akhtar sambil menatap Della yang ikut duduk di sampingnya.
" Nggak boleh, lagian ini juga udah sore sayang " kata Della sambil fokus menonton TV.
" Yaaa walupun udah sore, setidaknya aku masih bisa ngerjain beberapa hal di sana " kata Akhtar
" Ayolah aku benar-benar nggak papa, kamu dengar sendiri kan apa kata dokter tadi ? " timpal Akhtar.
" Ayah ini kemauan aku loh bukan kemauan Bunda, jadi pliss jangan kemana-mana temanin Bunda di rumah aja, emangnya Ayah mau kalau aku ileran ? " kata Della menirukan suara anak kecil sambil mengelus perut buncitnya.
" Hmmm kalau Bunda udah bawa-bawa kamu Ayah mana bisa nolak Nak " kata Akhtar sambil mencium perut Della, kemudian beralih merebahkan dirinya diatas sofa yang berbantalkan paha Della.
" Baby yang sehat ya Nak, Ayah nggak sabar banget ketemu sama kamu. baik-baik di perut Bunda yaa Nak, jangan bikin Bunda sakit " kata Akhtar sambil berbicara pada perut Della, kemudian beralih memeluk perut Della.
Della yang mendengar perkataan Akhtar hanya bergumam malas, masalahnya hanya kata itu yang terus keluar dari mulut Akhtar selama Della hamil, sampai Della bosan mendengarnya, sehingga membuat Della lebih memilih fokus pada tontonannya.
" A'udzubillahiminassaythonirrojim "
Della langsung menunduk kearah suaminya saat mendengar Akhtar melafalkan taawudz sambil memejamkan matanya dengan tangan yang terus mengelus perut Della.
" Bismillahirrahmanirrahim "
" Rabbanaa waj' ainaa muslimaini wa min dzurriyyatinaa ummatam muslimatal laka wa arina manaasikanaa wa tub' alainna innakan antattawwaabur rahiim "
Della hanya terus memperhatikan wajah suaminya yang tampannya berkali-kali lipat saat membacakan potongan surah yang entah apa manfaatnya bagi perutnya.
" Sodaqallohul' adziim " kata Akhtar setelah membacakan potongan surah tersebut, kemudian membuat Akhtar langsung bangkit duduk di samping Della.
" Ya tuhan kami, jadikanlah kami berdua orang yang tunduk patuh kepada Engkau, dan ( jadikanlah ) di antara anak cucu kami umat yang patuh terhadap Engkau, dan tunjukilah kami tata cara melaksanakan ibadah, dan terimalah taubat kami, sesungguhnya Engkaulah yang maha penerima taubat lagi maha penyayang " lanjut Akhtar, kemudian mengusap wajahnya sambil mengucapkan Aaminn.
" Kamu tau nggak ini surah apa ? " kata Akhtar.
" Emang itu surah apa Mas ? " kata Della sambil mendongak menatap wajah suaminya.
" Khemm kamu mah kebiasaan, nggak baik lo menjawab pertanyaan orang lain dengan pertanyaan lagi " kata Akhtar sambil menyentil dahi Della pelan.
" Yaudah iyaa, Della nggak tau Mas Avatar gantengku, cintakuu, suamiku tersayang, emang tadi itu surah apa ? " kata Della sambil terkekeh di ujung kalimatnya, sehingga membuat Akhtar geleng-geleng kepala.
" Itu surah Al-Baqarah ayat 128, surah yang di bacakan Nabi Ibrahim As untuk Nabi Ismail As dan surah ini juga yang sering Abi bacakan saat Mommy sedang hamil " kata Akhtar, sehingga membuat Della mengangguk paham.
" Kata Abi, di dalam surah Al-Baqarah banyak banget ayat-ayat yang isinya berharga bagi orang yang mempelajarinya. salah satunya ayat 128 ini yang sangat di anjurkan untuk Ibu hamil " kata Akhtar.
" Gak banyak yang bisa aku lakuin buat bantu kamu untuk melahirkan nanti, mungkin Mas Avatar mu ini hanya bisa berdoa dan menemani kamu ngerasain hal yang paling sakit yang akan para wanita rasain di dunia ini " timpal Akhtar lembut.
" Semoga dengan bacaan tadi Allah SWT akan kasih kamu jalan yang paling mudah saat kamu melahirkan nanti, semangat calon Bunda " timpal Akhtar sambil mengecup kening Della.
" Kayaknya Baby kita senang deh Mas kamu bacain surah kayak tadi, perut aku serasa lebih enteng dari sebelumnya, terima kasih calon Ayah " kata Della terharu sambil memeluk Akhtar.
" Kamu tau nggak Mas, perlakuan kamu ke aku itu membuat Della merasa seperti wanita terbahagia di dunia ini, udah dapat suami ganteng, pintar, perhatian lagi. pokoknya Mas Avatarnya Della itu adalah suami paket komplit dehh " kata Della sambil mencium kedua pipi Akhtar.
" Kamu kira makanan pakai paket komplit segala ? " kata Akhtar sambil menggelengkan kepalanya.
" Issshhhh beneran tauu, pokoknya Mas Avatar suami terbaik sedunia menurut Della " kata Della sambil tersenyum manis.
" Aamiin " kata Akhtar yang hanya mengamiini ucapan Della.
__________
Jangan lupa like, comment, and vote ya guys. supaya Author lebih smangat lagi untuk update part-part selanjutnya.