Ustadz Idaman 2

Ustadz Idaman 2
PART 15



" Mas makan yaa, tadi Ila udah pesanin kepiting saus padang. makanannya pasti udah datang Ila ambilin yaa Mas " kata Ila sambil mengelus bahu Afkar.


" Mmmm tapi suapin " kata Afkar manja yang langsung diangguki oleh Ila.


" Yaudah kalau gitu aku ambil dulu yaa " kata Ila yang diangguki oleh Afkar.


" Mommy sama Abi kenapa ? kok mandang Afkar kayak gitu sih ? " kata Afkar bingung saat melihat tatapan dari kedua orang tuanya.


" Nggak papa " kata Gus Fauzan sambil menarik tangan Fiah untuk duduk di sofa yang ada dikamar Afkar dan Ila.


Sementara di tempat Della dan Akhtar, tiba-tiba saja Della teringat dengan Afkar dan sangat ingin menemui Afkar.


" Sayang kayaknya baby kita mau ketemu sama Omnya dehh, kebetulan ini hari minggu pasti Afkar ada di rumahnya " kata Della sambil bersandar di bahu Akhtar.


" Maksudnya ? " kata Akhtar heran.


" Ini baby kita mau ketemu Afkar, Ayah " kata Della.


" Kamu yakin mau ketemu Afkar ? bukannya setiap kamu ketemu Afkar selalu berantem ? " kata Akhtar.


" Ihhhh sayang, kan babynya yang mau ketemu Afkar bukan aku, emangnya kamu mau anak kita ileran ? kalau anak kita ileran bakal di bully abis-abisan sama Afkar, emangnya kamu mau ? " kata Della sambil mengerucutkan bibirnya.


" Hmmm yaudah ayoo kita ke rumah Afkar sekarang " kata Akhtar.


" Seriuss ? aaaaa makasih Mas Avatar " kata Della sambil memeluk lengan Akhtar.


" Kalau masalah baby mana bisa aku tolak, buruan siap-siap aku panasin mobil dulu " kata Akhtar yang diangguki oleh Della.


Sementara Afkar yang sudah makan kini kembali berulah dan meminta untuk ketemu langsung dengan Della.


" Hmmm kayaknya Afkar mau ketemu Della dehh " kata Afkar.


" Hahhh Della ? jangan bilang kamu mau ngajak Della debat, nggak akan Mommy izinin sekarang Della lagi hamil jadi harus banyak-banyak istirahat " kata Fiah.


" Della hamil Mom ? " kata Ila yang diangguki oleh Fiah.


" Alhamdulillah " kata Ila yang juga ikut senang.


" Aissshhh Mommy mahh, pokoknya Afkar mau ketem....." kata Afkar tehenti karena kedatangan Della dan Akhtar tiba-tiba.


" Kak Akar......" kata Della heboh yang langsung menghampiri Afkar.


" Dellla......." kata Afkar tak kalah heboh.


" Ihhhh kayaknya baby gue pengen banget dehhh ketemu sama Omnya, tiba-tiba aja gitu gue kepikiran sam lo Kak " kata Della antusias.


" Ihhhh gue jadi ngiler Kak, mauuuu banget " kata Della, sehingga membuat Afkar langsung turun dari kasur dan mengajak Della keluar.


" Ayooo kita tunggu baksonya di luar " kata Afkar yang sudah terlihat bugar kembali.


" Ayooo " kata Della sambil menyusul Afkar, sehingga membuat semua orang didalam kamar heran, namun tetap mengikuti Afkar dan Della.


" Kok Afkar udah langsung sehat kembali ? " kata Fiah heran saat melihat Afkar antusias mendengarkan celoteh Della sambil memakan bakso yang ia beli di depan rumah.


" Emang Afkar sakit ? " kata Akhtar.


" Iya Kak dari kemarin mual-mual teruss, oiyyaa selamat ya Kak, Ila dengar dari Mommy katanya Della lagi hamil " kata Ila yang diangguki oleh Akhtar.


" Makasih yaa " kata Akhtar.


" Kar kan kamu baru makan ? apa nggak kekenyangan Nak ? " kata Gus Fauzan sambil menghampiri anak dan menantunya.


" Nggak kenyang kok Bi, biasa aja " kata Afkar.


" Kalau Della sih Mommy bisa maklumin kan Della lagi masa ngidam-ngidamnya, tapi kalau Afkar ? " kata Fiah sambil duduk disamping Gus Fauzan.


" Apa jangan-jangan Afkar juga ngidam ? " kata Akhtar sambil duduk disamping Della dan Ila duduk disamping Akhtar.


" Hehhh Bang Akhtar jangan sekata-kata dong bang kalau ngomong, emamg Afkar cewek pakai acara ngidam segala " kata Afkar sewot.


" Tapi hal seperti itu biasa terjadi sihh, Abi ingat nggak waktu Airin hamil kan yang mual-mual Bang Fahmi " kata Fiah yang langsung diangguki oleh Gus Fauzan.


" Ila sayang akhir-akhir ini kamu merasa ada yang aneh nggak sama badan kamu Nak ? " kata Fiah.


" Nggak kok Mom, Ila biasa aja " kata Ila.


" Terakhir kamu menstruasi kapan Nak ? " kata Fiah, sehingga membuat Ila terlihat berpikir.


" Mmm bulan lalu dehh kayaknya " kata Ila.


" Aduhhhh Mommy yang benar aja, masa Afkar ngid...." kata Afkar terhenti karena ucapan Fiah.


" Kamu mending makan aja dehh, biar lebih pasti Mommy mau telepon dokter dulu " kata Fiah.


" Tapi Mommy kayaknya Ila beneran nggak hamil dehh soalnya Ila nggak ngerasain apa-apa " kata Ila.


" Sayang nggak ada salahnya kita periksa dulu, kalau memang kamu belum hamil berarti yang harus di periksa Afkar. Mommy takut otak Afkar sedikit koslet sehingga menyebabkan tingkahnya menjadi aneh seperti ini " kata Fiah sambil menghubungi dokter keluarganya.