Ustadz Idaman 2

Ustadz Idaman 2
PART 10



Sementara di tempat Afkar dan Ila, Afkar pertama kalinya di buat pusing oleh kelakuan istrinya.


" Sayang jadi kamu ? ahhhhh kamu tuh bener-bener yaaa " kata Afkar frustasi.


" Maaf " kata Ila merasa bersalah.


" Aku tuh masih nggak habis pikir sama kamu Yang, bisa-bisanya kamu ngikutin trik Della yang sengaja naruh garam kebanyakan di bekal yang kamu kasih ke aku " kata Afkar.


" Maaf, aku cuman pengen liat reaksi kamu. aku penasaran setelah dengar cerita dari Della makanya aku juga coba " kata Ila yang terus menunduk, karena tidak berani menatap wajah Afkar.


" Aissshhhh kamu tuh nggak tau ya gimana perjuangan aku habisin makanan yang super duper asin itu demi menjaga image kita didepan Bang Akhtar sama Della, sedangkan kamu dengan sengaja menaruh banyak garam di makanan aku " kata Afkar kesal.


" Aku minta maaf, aku tau ini keterlaluan nggak seharusnya aku....." kata Ila terpotong oleh ucapan Afkar.


" Kamu sebenarnnya niat nggak sih bawain aku makanan ? atau hanya mau ngeracunin aku ? " kata Afkar datar, sehingga membuat Ila langsung menggeleng cepat.


" Tidak, maafin aku hiks...hiks maaf " kata Ila yang tidak bisa lagi menahan air matanya, sehingga membuat Afkar tidak tega melihat istrinya menangis.


" Yaudah lain kali jangan lagi ya sayang " kata Afkar sambil menarik Ila ke pelukannya.


" Hiks...hiks maafin aku hiks..hiks " kata Ila.


" Iya sayang aku maafin jangan diulangi lagi yaa " kata Afkar yang diangguki oleh Ila.


" Sekarang udahan yaaa nangisnya, nanti kalau nangis terus matanya bisa bengkak lo. udahan yaa sayang " kata Afkar sambil mencium puncak kepala Ila.


" Hiks..hikss kamu masih marah ? " kata Ila sambil memandang wajah Afkar.


" Nggak sayang, aku udah nggak marah kok " kata Afkar sambil tersenyum.


" Mau aku pesanin makanan lagi nggak ? " kata Ila.


" Nggak usah sayang, aku masih kenyang kok " kata Afkar sambil menarik Ila duduk di sofa yang berada diruangan Afkar.


" Tapi kan tadi makanannya nggak enak " kata Ila.


" Walaupun keasinan tapi tetap bikin kenyang kok, seriusan dahhh " kata Afkar.


" Maaf yaa sayang " kata Ila yang masih merasa bersalah.


" Nggak papa sayang, udahh ahhh aku kerja dulu abis itu kita pulang bareng okeee " kata Afkar yang diangguki oleh Ila.


" Mungkin ada yang bisa aku bantu sayang ? " kata Ila.


" Nggak ada sayang, mending kamu duduk cantik aja di situ " kata Afkar.


Setelah beberapa jam berkutat didepan laptop, akhirnya pekerjaan Afkar selesai untuk hari ini.


" Alhamdulillah..... " kata Afkar sambil berjalan kearah Ila yang tertidur di sofa karena menunggu Afkar.


" Kasian, capek yaa nungguin suami gantengnya kerja ? " kata Afkar sambil menyentuh pipi Ila, sehingga membuat Ila terusik.


" Ehhhh udah selesai ? " kata Ila yang diangguki oleh Afkar.


" Apaansih pakai minta maaf segala, aku seneng tau bisa nemenin kamu kerja kayak gini " kata Ila.


" Yaudah yukk pulang " kata Afkar yang diangguki oleh Ila.


" Hehhhh udah mau pulang juga Bang ? " kata Afkar saat melihat Akhtar dan Della yang juga keluar dari ruangannya.


" Iya " kata Akhtar.


" Oiyyaa kita mau mampir makan malam dulu, mau barengan nggak ? " kata Afkar.


" Nggak kalian aja, kalau gitu kita duluan yaa " kata Akhtar.


" Oke " kata Afkar.


* skip sampai rumah *


Setelah sampai rumah Akhtar dan Della langsung membersihkan badan mereka, kemudian lanjut makan malam.


" Omg gara-gara seharian di kantor Della jadi lupa ngerjain tugas " kata Della heboh.


" Yaudah kerjain sekarang " kata Akhtar datar.


" Mas Avatar bantuin yaaa, plissss " kata Della memelas.


" Yaudah mana coba Mas lihat " kata Akhtar sambil bersandar di kepala ranjang, sehingga membuat Della langsung berlari mengambil bukunya.


" Hehhh jangan lari-lari, nanti jatuh " kata Akhtar datar.


" Heheheh maaf, ini Mas tugasnya " kata Della sambil menyerahkan buku tugasnya pada Akhtar.


" Ohhh yang ini, dengerin baik-baik yaaa " kata Akhtar yang langsung diangguki oleh Della dengan antusias.


" Hippokrates adalah salah satu ilmuwan dan dokter besar. dia juga dikenal sebagai Bapak kedokteran karena memang fokusnya pada pengobatan medis " kata Akhtar dengan mata yang terpejam.


Sementara Della hanya memperhatikan wajah tampan suaminya.


" Sedangkan Jean-Baptiste Lamarck, merupakan ilmuwan Biologi dan genetika yang berasal dari Perancis dan salah satu gagasan terbesarnya mengenai genetika " kata Akhtar.


Sementara Della, dia seolah tak peduli apa yang dikatakan Akhtar, dia malah fokus memandangi dan mengagumi wajah Akhtar.


Saat Della tidak menyahut, Akhtar langsung membuka matanya karena suasana kamar yang hening.


" Kemana anak itu ? " kata Akhtar dalam hati.


Saat Akhtar membuka matanya, ternyata Della malah memandangi wajahnya disertai dengan senyum manis, sehingga membuat keduanya saling beradu pandang.


" Mas Avatar kerjain tugasnya nanti aja yaaa, sekarang Della udah nggak PMS lagi lohhh, Mas mau nggak ? " Bisik Della ditelinga Akhtar.


" Yakin ? " kata Akhtar yang diangguki oleh Della, sehingga terjadilah hubungan suami istri diantara keduanya.