
" Mohon maaf Bu, saya benar-benar tidak tau " kata karyawan tersebut.
" Ibu, Ibu, lo pikir kita Ibu-ibu " kata Della kesal.
" Sabar Dell, oiyyaa Mbak bisa ditunjukkan ruangannya di mana ? " kata Ila.
" Mari saya antar " kata karyawan tersebut.
" Nah ini ruangan Pak Akhtar dan sebelahnya ruangan Pak Afkar " kata Karyawan tersebut sopan.
" Makasih Mbak " kata Ila.
Baru saja Della ingin masuk keruangan Akhtar tanpa disengaja dia hampir saja menabrak Afkar yang ingin keluar dari ruangan tersebut.
" Ehhhh busettt, hampir aja gue nabrak " kata Afkar.
" Ishhhh lo apaansih masuk-masuk ruangan suami gue " kata Della kesal.
" Dihhhh galak bener Bu " kata Afkar yang belum menyadari kedatangan Ila.
" Ihhhh kenapa sih orang-orang pada manggil gue Ibu, emang muka gue udah kayak Ibu-ibu " kata Della sewot.
Baru saja Afkar ingin menimpali ucapan Della, namun terhenti karena kedatangan Akhtar.
" Apaansih ribut-ribut " kata Akhtar datar.
" Sayang......" kata Della yang langsung memeluk Akhtar manja.
" Kenapa hmmm ? " kata Akhtar sambil membalas pelukan Della.
" Lebayyyy " kata Afkar sinis.
" Mas Afkar " kata Ila, sehingga membuat Afkar langsung beralih menatap Ila.
" Ehhhhh ternyata sayangnya aku ada di sini " kata Afkar sambil mengecup pipi Ila singkat.
" Lebayyyyy " kata Della sambil menirukan gaya bicara Afkar.
" Kamu ngapain kesini ? " kata Akhtar.
" Nihhh bawain kamu makan siang " kata Della sambil menunjuk bekal yang dibawanya.
" Yaudah yokkk masuk " kata Akhtar sambil melingkarkan tangannya di pinggang Della, sehingga membuat Afkar juga melakulan hal yang sama.
" Ihhh lo ngapain masuk sini Kak ? " kata Della saat melihat Afkar ikut masuk keruangan Akhtar.
" Makan rame-rame lahhh supaya lebih enak, kalau cuman berdua mahh sepi, boleh kan Bang ? " kata Afkar yang diangguki oleh Akhtar.
" Widihhhh masakan Istri gue wangi bener dahhh " kata Afkar ketika membuka makanan yang dibawa Ila.
" Punyaku juga wangi kan Mas ? " kata Della yang hanya dibalas deheman oleh Akhtar.
" Sepertinya rasanya kurang meyakinkan " kata Afkar menyindir Della.
" Ihhhh apaansih udah pasti enaklah masakan gue " kata Della.
Baru saja Afkar ingin menimpali, namun terhenti karena ucapan Ila.
" Issshhh nggak boleh gitu ahhh " kata Ila, sehingga membuat Afkar cengengesan.
" Nggak asin lagi kan ? " kata Akhtar ragu.
" Nggak kok cobain ajaa, dijamin ueeennakkkk " kata Della, sehingga membuat Akhtar langsung mencoba makanan buatan istrinya.
" Gimana ? " kata Della antusias.
" Sama-sama Mas " kata Della senang.
" Hmmm pasti enakan masakan istri gue, ini mahh dari bentukannya nggak usah diragukan lagi " kata Afkar sambil memakan makanan dari Ila.
" Omay tu the gatttt, kok asin kaliii ini makanan " kata Afkar dalam hati.
" Rasanya gimana ? " kata Ila.
" Duhhhh kalau gue bilang keasinan, gue pasti malu banget sama Bang Akhtar dan Della kan tadi gue udah muji-muji makanan istri gue, tapi kalau gue bilang enak maka perut gue akan tersiksa untuk menghabiskan makanan ini " kata Afkar dalam hati.
" Kok diam ? nggak enak yaa ? " kata Ila cemas.
" Daripada gue diejek habis-habisan sama Della, mending gue bilang enak aja. yaaa sekalian nutupin aib istri tercinta gue " kata Afkar dalam hati.
" Beuuuuuhhh ini mahh bukan enak lagi Yang, tapi uenanaaakk banget " kata Afkar.
" Alhamdulillah " kata Ila senang.
" Minta dikit dong Kak, gue jadi penasaran sama rasanya " kata Della, sehingga membuat Afkar buru-buru menyingkirkan tangan Della dari makanannya.
" Nggak boleh nanti habis, makan punya lo sendiri dong " kata Afkar.
" Mas Afkar nggak boleh gitu ahhh, kan makanannya lumayan banyak juga " kata Ila.
" Nggak boleh sayang, ini cuman untuk aku seorang " kata Afkar kekeh dengan pendiriannya.
" Kan bisa berabe kalau Della sampai nyobain " kata Afkar dalam hati.
" Isshhh dasar pelit " sinis Della.
" Udah-udah mending makan yang ini aja " kata Akhtar sambil menyuapi Della.
" Makasih sayang " kata Della yang diangguki oleh Akhtar.
" Sayang kamu nggak laper kan ? " kata Afkar.
" Nggak kok, sebelum kesini tadi aku udah makan duluan sama Mbak dirumah " kata Ila.
" Makan masakan yang ini ? " kata Afkar.
" Nggak, makan masakan Mbak " kata Ila yang diangguki oleh Afkar.
" Emang kenapa Mas ? " kata Ila.
" Ahhhh nggak papa, soalnya kalau aku harus suapin kamu lagi jatah makanan aku berkurang " kata Afkar.
" Bilang aja pelit, sama istri aja kok pelitnya minta ampun " kata Della.
" Dihhh nyahut aja nihh orang " kata Afkar sambil menutup tempat bekalnya.
" Yukkk sayang ke ruangan aku, kita pacarannya di sana aja bhayyyy " kata Afkar sambil menarik tangan Ila keluar.
" Assalamu'alaikum " kata Ila.
" Wa'alaikumsalam " kata Della dan Akhtar bersamaan.
" Uhhhh dasar nyebelin " kata Della.
" Udah ahhhh kamu kan tau sendiri Afkar orangnya gimana " kata Akhtar.
" Hmmm untung aja jodohnya Della itu Mas Avatar " kata Della sambil bergelayut manja dilengan Akhtar.