Ustadz Idaman 2

Ustadz Idaman 2
PART 38



" Si Daff mana sayang ? udah pulang cepat nihh aku " kata Afkar sambil mengedarkan pandangannya.


" Lagi main ke rumah Akhtar " kata Ila.


" Dasar tuh bocah, katanya suruh pulang cepat " kata Afkar sambil masuk kedalam rumah yang di susul oleh Ila.


" Papa Broo......" teriak Daff, sehingga membuat Afkar dan Ila menghentikan langkahnya.


" Wa'alaikumsalam " sindir Afkar.


" Mon maap Daff hilap " kata Daff sambil tepok jidat.


" Assalamu'alaikum " kata Daff sambil menyalimi tangan Afkar dan Ila.


" Wa'alaikumsalam " kata Afkar dan Ila bersamaan.


" Habis dari mana Nak ? " kata Afkar sambil mengangkat tubuh Daff, kemudian berjalan kearah Sofa.


" Nongkrong " kata Daff.


" Ehhh buset dahhg bahasa lu Daff " kata Afkar sambil mendudukkan Daff di sampingnya.


" Dari rumah Ayah Akhtar "


" Ngapain di rumah Ayah Akhtar ? "


" Gibah lahh "


" Gibahin Papa yaa ? ayoo ngaku " kata Afkar sambil menatap Daff penuh selidik.


" Tau aja botol saos, oiyyaaa Paa bagi duit dong " kata Daff sambil mengulurkan tangannya kearah Afkar.


" Buat apa ? " kata Afkar heran.


" Mau beli sesuatu Paaa " kata Daff.


" Hmmmm Papa cari anak baru aja kali yaa, capek sama Daff. gak sayang sama Papa, suka gibahin Papa, tapi kalau urusan duit mintanya sama Papa " kata Afkar pura-pura kesal sambil berdiri dari duduknya.


" Paaaa....." kata Daff berkaca-kaca.


" Dahlahhh Papa pamit mau cari anak baru dulu " kata Afkar sambil berjalan meninggalkan Daff.


" Hiks...hiks Papa...." kata Daff terisak, sehingga membuat Afkar tersenyum puas.


" Bercanda Hehh " kata Afkar sambil menghampiri Daff, sehingga membuat Daff memeluk Afkar erat.


" Aslinya kamu itu sayang banget sama Papa yee kann ? " kata Afkar sambil menghapus air mata Daff.


" Mon maap air matanya tadi juga bercanda " kata Daff, sehingga membuat Afkar tidak habis pikir dengan pola pikir anaknya.


" Si Ila dulu ngidam apa sih ? heran banget keluarnya modelan kayak gini " kata Afkar yang masih terdengar jelas oleh Ila yang baru saja menuruni tangga.


" Mohon maaf Pak, yang ngidam bukan saya tapi Bapak " kata Ila sedikit berteriak.


" Dahhh ahhh Papa mau mandi dulu " kata Afkar sambil berjalan kearah kamarnya, sehingga membuat Daff beralih menatap Ila yang baru duduk di sampingnya.


" Maaa kok Mama mau sih Ma sama modelan kayak Papa ? " celetuk Daff.


" Emang Papa kenapa ? " tanya Ila.


" Emang mama nggak tau ? " kata Daff, sehingga membuat Ila menggeleng.


" Papa kan jahil Maaa " timpal Daff.


" Ohh yaaa, Mmm kalau Daff nggak suka sama Papa gimana kalau Mama cariin Papa baru aja buat Daff, mau nggak ? " kata Ila, sehingga membuat Daff menggeleng cepat.


" Kamu tuh sayang banget yaa sama Papa ? " kata Ila sambil mengusap kepala Daff dengan sayang.


" Iyyalah Maa, Papa itu soulmatenya Daff " kata Daff bangga.


" Tapi kok tadi nanyanya kayak gitu sama Mama ? " kata Ila.


" Kan bercanda Maaa, Mama mahhh nggak bisa di ajak bercanda " kata Daff.


" Ehhhhh tapi jangan bilang-bilang sama Papa yaaa Maa kalau Daff sayang banget banget banget sama Papa, nanti sihh Papa geer lagi " kata Daff, sehingga membuat Ila menggelengkan kepalanya.


" Daff mau nyamperin Papa dulu yaa Maaa " timpal Daff yang diangguki oleh Ila.


" Paaaaa.... Daff boleh masuk nggak ? " kata Daff sambil mengetuk pintu kamar Afkar.


" Masuk aja Daff " teriak Afkar.


" Papa " panggil Daff sambil berjalan menghampiri Afkar yang sedang bersandar di kepala ranjang sambil memainkan ponselnya, sehingga membuat Afkar beralih menatap Daff.


" Papa lagi apa ? " kata Daff.


" Live Instagram " timpal Afkar.


" Wahhh kayaknya banyak banget dehhh yang kangen sama aku " kata Daff sambil ikutan memperlihatkan mukanya di layar hp Afkar.


" Dihhh PD kagak ada yang kangen sama lu " kata Afkar.


" Dihh tanya ajaa mulai sekarang para netizen sukanya sama Daff, soalnya Daff lucu plus ngangenin " kata Daff.


" Nggak yaaa netizen kagak ada yang nyari luu, tanya aja kalau nggak percaya " kata Afkar.


" Gaeeesss kalian kangen aku atau Papa ? jawab cepatt " kata Daff ngegas.


" Tuhhhh kan jawabnya pada Papa semua " kata Afkar songong.


" Paansihhh orang kangen akuu " kata Daff tak mau kalah.


" Papa !!" kata Afkar.


" Maaaaaa " teriak Daff.


" Waduhhhh ngalah aja dehhh daripada diamuk sama Ila " kata Afkar dalam hati.


" Yaudah iyaaa mereka semua kangen kamu " kata Afkar sambil mematikan livenya.


" Yaudah Paaa ayoo anterin " kata Daff, sehingga membuat Afkar bingung.


" kemana ? " tanya Afkar.


" Eek " timpal Daff.


" Papa tanya dehhh sama Daff, kenapa sih dunia per eek an harus sama Papa, kan Mama juga bisa ? " kata Afkar sewot.


" Gak mauu enakan tangannya Papa broo " kata Daff.


" Enak apaan perasaan tangan Papa sama Mama itu sama aja, sama-sama tangan juga kan ? " protes Afkar.


" Aduhhhh Papa broo mau nganterin atau nggak nih ? udah di ujung soalnya " kata Daff.


" Dihhh yaudah buruuuu " kata Afkar sambil membawa Daff ke kamar mandi.


__________


Jangan lupa like, comment, and vote yaa guys. supaya Author lebih semangat lagi untuk update part-part selanjutnya.