
Keesokan harinya saat Afkar baru keluar dari kamar mandi pandangannya langsung teralih pada Ila yang sangat telaten mengirus Baby Daff.
" Emang nggak salah pilih istri gue " kata Afkar dalam hati sambil berjalan menuju lemari pakaian.
" Anak teruss yang di urusin suaminya kagak " kata Afkar menyindir Ila, sehingga membuat Ila berbalik menatap Afkar yang sedang memakai baju.
" Lohh Mas Afkar nggak ke kantor ? " kata Ila heran saat melihat Afkar malah memakai baju kaos plus celana pendek.
" Cuti melahirkan " kata Afkar sambil bercermin untuk melihat penampilannya.
" Yang benar aja deh Mas, kan yang melahirkan aku bukan kamu " kata Ila sambil menggelengkan kepalanya.
" Ya sama aja sayang kan suami istri itu udah satu paket " kata Afkar sambil menyisir rambutnya.
" Sayang udah ganteng belum ? " timpal Afkar yang masih berdiri di depan cermin.
" Iya udah " kata Ila tanpa menatap Afkar.
" Buset dahhh makin hari makin cakep aja gue " kata Afkar sambil memuji dirinya sendiri.
" Papa orang lain pagi-pagi cari nafkah, emang Papa Daff aja yang pagi-pagi narsis di depan kaca " kata Ila.
" Bentar sayang jangan ganggu dulu ini tinggal sentuhan terakhir " kata Afkar yang masih terus menyisir rambutnya.
" Paaa mending sekarang jagain Daff dulu, sekarang giliran aku yang mau mandi " kata Ila.
" Iya ben....." kata Afkar terhenti karena ucapan Ila.
" Buruuuuu Paa dari tadi di depan kaca mulu, belum selesai juga ? " kata Ila kesal.
" Yaudah iyaaa " kata Afkar sambil berjalan menghampiri Baby Daff, sehingga membuat Ila berjalan kearah kamar mandi.
" Mama kamu ganggu banget Daff, sumpah " kata Afkar sambil mengecup pipi Baby Daff.
" Paaaa aku dengar loooo " kata Ila sedikit berteriak.
" Nggak sayangkuuuu maksudnya kamu cantik " kata Afkar.
" Anak Papa ganteng banget kayak Papanya " gumam Afkar sambil memfoto anaknya.
" Posting ahhh " kata Afkar sambil memposting foto Baby Daff dengan caption rebutan para kaum hawa 15 tahun kemudian.
" Busettt dahhhh likenya banyak banget " gumam Afkar.
" Ehhhh Nak lihat dehhh banyak banget yang suka sama kegantengan kamu " gumam Afkar sambil berbaring di samping Daff.
" Buset dahhh komennya banyak banget " kata Afkar sambil membaca para komentar netizen.
" Ganteng banget Bismillah Bapaknya " gumam Afkar sambil membaca komentar.
" Bapaknya sunatan di mana sih kok bisa bikin anak good looking kayak gini ? "
Baru saja Afkar ingin membaca lagi para komentar netizen +62, namun terhenti karena tiba-tiba teleponnya berdering pertanda ada panggilan masuk.
" Nafeeza ? " gumam Afkar sambil menggeser ikon hijau pada layar ponselnya.
" Assalamu'alaikum ada apa Naf ? " kata Afkar.
" Wa'alaikumsalam, ehhh bukannya nanya kabar Naf dulu malah langsung to the point " kata Nafeeza
" Menurut penerawangan sepupu ganteng lo ini kayaknya lo baik-baik aja dehh, jadi nggak perlu gue tanya-tanya lagi " kata Afkar.
" Dihhh pakai nerawang gue segala, mau ganti profesi jadi dukun lo Kak ? " kata Nafeeza
" Mmmm kalau bayarannya okee sih akan gue pertimbangin Naf " kata Afkar.
" Ehhhh anak lu ganteng juga yaa Kak " kata Nafeeza
" Ooohhhh jelas turunan dari Bapaknya gitu lohh " kata Afkar percaya diri.
" Iyain dehhh biar cepat, ehhhh Kak btw anak lu mirip lucas " kata Nafeeza, sehingga membuat Afkar bingung.
" Hehhhh Markonah di dunia ini banyak yang namanya Lucas, yang lu maksud Lucas siapeee ? " kata Afkar ngegas.
" Dihhhh santai dong, Lucas itu idol korea Kak pokoknya ganteng banget. oiyyaaa Kak jodohin Naf sama Baby Daff aja boleh nggak ? " kata Nafeeza.
" Ehhh Markonah jangan ngadi-ngadi luuu, lo aja seumuran sama Emaknya Daff masa iyaa menantu gue seumuran sama istri gue ? ogahhh cari yang lain ajaa dehhh gue nolak luu jadi mantu " cerocos Afkar.
" Weee bercanda kak, yaelahhh serius amat naggapinnya " kata Nafeeza kesal.
" Udah ahhh daripada lu semakin menjadi-jadi teleponnya gue tutup yeeee, jangan haluin anak gue luuu nggak akan gue restuin. Assalamu'alaikum " kata Afkar sambil mematikan sambungan teleponnya.
" Hufftttt tenang aja Nak, Papa nggak akan menyerahkan anak ganteng Papa sama Tante Naf, dia kan cocoknya jadi Tante kamu yaaa sayang yaa " kata Afkar sambil memeluk Baby Daff.
" Lahhhh malah tidur, kamu kapan besarnya sih Daff ? Papa udah nggak sabar tauu gibah bareng kamu Nak " kata Afkar yang juga ikut memejamkan matanya.
Saat Ila keluar dari kamar mandi, Ila langsung tersenyum melihat kedua laki-laki kesayangannya tertidur dengan posisi Afkar memeluk Baby Daff dengan sayang.
" Di suruh jagain malah ikut tidur, dasar " gumam Ila.
Sementara di tempat Della dan Akhtar, mulut Della sudah komat-kamit mencibir caption postingan Afkar di sosial media
" Dihhhh lebay banget, emang ganteng sih anaknya Ila tapi Bapaknya lebay banget " gumam Della.
" Posting foto Baby Gibran juga ahhhh, kan Gibran nggak kalah ganteng sama Baby Daff " kata Della yang ingin mengambil foto putranya, namun terhenti karena tangisan Gibran.
_________
Jangan lupa like, comment, and vote ya guys. supaya Author lebih semangat lagi untuk update part-part selanjutnya.