
Ling sulit mengerti dengan penemuan batu itu, tapi jika di pikir lagi tidak mungkin, bisa saja ini hanya batu yang memiliki energi yang berlebihan
" Aku tak mau ambil pusing lebih baik aku keluar dari tempat ini dan anggap aku tak menemukan benda ini " Ucap ling berlalu pergi
Tapi seakan ada yang menahan nya ling tak bisa beranjak dari tepatnya sekarang, tetapi sesuatu di dalam ruang itu bergetar dan bergeser menutup pintu ling untuk masuk tadi
Mencoba melepaskan diri agar tak terjebak di tempat ini tapi hasilnya tetap nihil tak ada perubahan apapun, bahkan bergeser kaki sedikit pun tidak ada
" Tidak jangan tutup batu itu aku tidak ingin terjebak disini tolong lahh " Teriak ling kalang kabut
Sunyi, kegelapan melanda tapi tak membuat sesak nafas di dalam nya
Satu detik dua detik tiga detik
Pintu batu lainnya tergeser menimbulkan cahaya yang menyilaukan mata seakan buta sesaat hanya menyisakan warna putih saja
" Ehh ruangan rahasia kah? " Beo ling saat penglihatan nya sudah mulai pulih
" Wawww i-ini g-gudang kosong huftt ku isinya akan mewah atau apa kek ehh ini ckckck " Ucap ling menggeleng kan kepala, tak sesuai ekspetasi nya akan ada banyak hal hal berharga disana tapi hanya lahan kosong dengan pencahayaan pas, sangat layak di huni
" Apa mungkin ini tempat tinggal ku sekarang ? Jika ya okey lah aku sangat berterima kasih dengan seperti ini aku tidak perlu susah susah berkeliling mencari tempat aman " Ucap ling senang
" Tapi apa batu di depan tadi membuat ku bingung saja, sebaiknya ku teliti " Kepo ling
Menghampiri dengan menekan nekan batu putih itu benar saja ling seperti menekan tombol yang tepat, batu itu membuka kan dirinya sendiri
Menampilkan batu cincin giok hijau daun yang begitu indah, tampak didalam ada gambar gambar simbol yang memang asing bagi ling
Cincin itu menghilang entah sihir apa cincin itu terpasang sendiri di jari tengah ling, berniat untuk melepaskan nya tapi begitu sulit seperti di lem oleh lem korea
Jarinya tergores Membuat mengeluarkan darah segar nya tapi balum sempat menetes darah itu terserap dalam cincin itu
" Ehh kau hidup ya cincin kau zombie ya nyerap nyerap darah aku segala dasar kau lepas ga dari jari ku " Ucap ling dengan kesal
Tak ada respon apa oun setelah cincin itu menyerap darah dari ling, tapi belum beberapa menit muncul seekor kucing manis berwarna abu putih dengan mata biru nya yang bulat
" Astaga kucing kamu kenapa manis sekali unyunyu " Respon ling dengan mata yang berbinar tak peduli jika kucing itu muncul tiba-tiba
" Miauuu miauuuu " Ucap kucing itu merasa senang
Cling cling cling
Saat di gendong bukan bentuk kucing lagi melainkan seorang laki-laki tampan dan gagah muncul di depan nya tanpa menggunakan baju hanya celana saja
Tentu ling kaget langsung mendorong lelaki itu dengan sangat kuat hingga pria itu tak sadarkan diri
" Astaga apa yang ku lakukan aduhh maaf maaf, siapa suruh muncul ga bilang bilang " Ling merasa bersalah tapi masih tetap mengomeli
Mengobati pria itu setelah memakaikan pakaian milik ling untuknya, wajahnya yang damai membuat ingat dengan suaminya tapi suaminya sudah tak peduli lagi jadi untuk apa harus memikirkan nya
" Kau sudah sadar, ini minum ini maafkan saya sudah melukai mu " Ucap ling dengan nada ngerap membuat pria itu kembali pusing
" Tuan terima kasih sudah membebaskan ku dari kurungan itu sangat bosan aku diam disana " Ucap imut pria itu tentu ling melongo badan gagah dan wajah tegas imutnya suaranya sangat imut sekali serasa mendengar suara anime yang imut imut itu
...****************...