
" Aduh abis nihh aku sama ling, kenapa sih ni mulut sama ati beda terus kapan si kalian mau ikut kompromi " Batin li mengomeli dirinya sendiri
li benar benar dalam bahaya jika urusan ini, dirinya benar benar memberi sumpah serapah pada dirinya sendiri .
Begitu juga dengan ling yang menyumpah serapahi li atas kecerobohan nya ini
" Ling cucuku kemari lahh " Ucap ibu suri kembali seperti biasa , ling bangkit dan menghadap ibu suri
" Nenek beri tahu kamu yah jangan ulangi kebiasaan terlambat dan bangun siang mu itu ya " Ucap ibu suri seraya mengusap kepala ling
Ling hanya cengir kuda memang kebiasaan nya dalam keterlambatan tidak bisa di hilang kan tapi jika bangun pagi ling bisa mengetasi itu
" Nenek, tentu saja ling pasti bisa mengubah nya ling tadi melakukan itu karna ini mungkin terakhir kalinya ling bangun siang dan terlambat "Ucap ling dan disuguhi anggukan dari ibu suri yang menandakan setuju
" sayang hari ini adalah hari trakhir mu di istana ini maka dari itu kita sudah mengatur waktu trakhir mu disini " Ucap ibunda wei
" Apa sebegitu harus bukan kah aku masih bisa datang kesini " Ucap ling yang memikirkan ini terlalu berlebihan
" Tentu saja kamu masih bisa datang ke istana ini, namun ingat kau tidak bisa seenaknya meninggalkan istana fang karna kau adalah penerus ratu kerajaan fang " Terus ibunda wei
" Huftt baiklah ibunda aku tahuu, tapi aku bisa kembali kesini dan tinggal disini untuk beberapa minggu saat pernikahan Kaka hwang " Ucap ling
" Eumm aku tak akan mengundang mu " Ucap putra mahkota hwang
" Huuuh jahat sama adik sendiri juga ga adil banget sih, yaudah lah terserah juga " Kesal ling
" Jadi adik perempuan kok manja banget sih padahal adik mu tidak seperti ini... " Goda Putra Mahkota hwang
" yayaya terserah aku memang seperti ini sejak dulu " Ucap ling bertambah kesal
" Benar ayo, adik kaka ibunda semua dan ayahanda dan nenek dan untuk kaka hwang tak usah " Ucap ling dan mereka menuju ke gazebo
Tapi tidak dengan hwang yang berfikir keras dengan yang di ucapkan jing ming tadi
" Benar yang dikatakan jing ming, aku terdahului menikah dari pada ling, huft tapi memang sudah seperti ini praturan nya " Gumam hwang dan menyusul mereka
Hwang menuju gazebo dan bergabung semua bersenang senang dengan berbicara segala hal
" Kaka ling jika kaka ling disana jangan lupakan kita okey dan jangan lupa buatkan kami kue pelangi besok sebelum kaka pergi " Ucap xia ning dengan memohon
" eumm ya baiklah, tapi kamu bisa datang ke toko kue milik li dia membuka toko di pusat kota, jadi pesan saja padanya " Ucap ling
" Apa li membuka toko? " Tanya ibunda wei
" Benar ibunda saat aku menikah nanti li akan memulai hidupnya dengan hidup seperti rakyat biasa " Ucap ling
" Tapi kenapa li tidak ingin tinggal disini bukan kah dia saudara kita juga? " Ucap jiero ming
" entah lah mungkin tidak enak tinggal disini li ingin hidup bebas dan normal mungkin " jelas ling
" baiklah ling, beri tahu pada li jika butuh sesuatu datang saja ke istana ini, gerbang selalu terbuka untuknya " Ucap kaisar minggyu
" Baiklah ayah aku akan sampai itu " Ucap ling menyetujui
...◦•●◉✿✿◉●•◦◦•●◉✿✿◉●•◦...
sᴇɢɪɴɪ ᴅᴜʟᴜ ᴍᴀɴᴛᴇᴍᴀɴ ʟᴀɴᴊᴜᴛ ɴᴀɴᴛɪ MALEM🙃😉😙🤣