
Sembari makanan nya datang ling dengan sengaja mengedarkan pandangan nya, hingga matanya berhenti pada satu titik...
Pria yang ia kenal yang akan menjadi kaka iparnya itu, suara sapaan dari mulut ling berhasil membuat ke tiga pria yang statusnya sorang pangeran itu melihat ka arah suara
" Kak mao!!! " Teriak ling
Ketiga pangeran itu memicingkan matanya tidak mengenal sosok yang menyapa nya itu
" Kak dia siapa kenapa dia mengenalmu " Tanya yi huangs
" Ya apa kau diam diam dengan wanita rakyat seperti dia " Curiga yi matho
" Dasar otak buruk kalian , tunggu tapi siapa dia " Ucap mao yang mencoba mengenali wanita yang menyapa nya itu
Seketika mao ingat seseorang, ya orang itu adalah ling wanita yang sempat membuat nya hampir jatuh cinta dulu karena rupanya yang sangat menarik
" Ling? " Beo yi mao, dirinya belum percaya karena saat bertemu dulu ling tak seramah ini bahkan cuek bebek
" H-hai l-ling Apa itu kau? " Tanya mao memastikan takut jika nanti salah orang
" Iya ini aku " Jawab ling
Fang tao yang melihat ling tersenyum pada laki laki lain merasa panas dan cemburu, fang tao sengaja menatap tajam ke arah ling
Ling menyadari itu, dirinya merasa dalam mode bahaya jika sampai fang tao berulah sesuatu yang di luar dugaan bahaya ini!
" By suamiku yang tersayang dia kaka iparku jadi jangan lah cemburu macem ini lahh " Ucap ling meminta maaf takut jika fang tao melakukan sesuatu
" Tapi kenapa harus tersenyum manis padanya, bukan kah bisa memberi senyuman biasa saja kan, apa kamu sengaja ? " Ucap fang tao cemberut
" Tidak suamiku, lihat dia calon kaka ipar ku masa kamu cemburu sih " Ucap ling yang tak habis pikir
" Hemm sudahlah lanjutkan saja sapaan mu, aku mau diam saja jadi patung atau apa lah hiasan mungkin " Ucap fang tao yang entah kenapa tak rela jika ling tersenyum manis kepada orang lain apa lagi pada pria
" Aduhh gawat udah ngambek nihh, masa sih sama kaka ipar aja kudu cemburu kan ga salah haduhh nasib dehh " Batin ling yang meringis
Ling mengakhiri saling sapa tadi, untungnya makanan pesanan ling dan fang tao sudah jadi maka bisa teratasi
" Ini permaisuri dan ini Putra mahkota silahkan di nikmati " Ucap li dengan sopan seperti di restoran bintang 9
Ling tersenyum dan mengiyakan sedangkan tao hanya berdehem dan memasang wajah datar seperti sedang kesal
" Wehh baru juga nikah udah berantem menggemaskan sekali hahah " Gumam li dan segera turun
Sedangkan di meja Ketiga pangeran dari yi berbincang
" Kak dia siapa? " Tanya yi matho
" Dia kaka dan adik ipar kalian, untuk yi huangs di adik iparmu dan untuk yi matho dia kaka iparmu nanti saat yi hua menikah nanti " Jelas mao dan di angguki
"Ohh ling yang sedang jadi perbincangan di seluruh kerajaan yang beruntung bisa menikahi Putra mahkota fang tao? " Ucap yi matho dan di angguki mao
" B-berarti lelaki yang bersama nya adalah... Putra mahkota fang tao ? Selamat untung kita tadi ga berkata kata pada mereka jika sampai habislah kita hiiii " Ucap yi huangs bergidik
" Makanya jangan asal nilai orang, buktinya dia nyamar kan " Ucap yi mao membertahu
Kembali ke meja ling and tao
Terlihat fang tao yang tal mood untuk makan dan memasang wajah kesal nya dengan tatap kesembarang tetap , membuat ling tak nyaman
" By kenapa? Masih marah iii aku kan udah bilang dia itu kaka ipar ku, ohh ayolah jangan marah byyyyyy byyy " Rengek ling yang merasa sudah tidak nyaman dengan suasana ini
Fang tao tak mengindahkan rengekan dari ling, fang tao memilih secepatnya menghabiskan makan nya
" By pelan dong makan nya nanti .... " Ucap ling terpotong saat melihat tao benar-benar tersedak
Uhukk uhukk
" Tuh kan by ini minum " Ucap ling khawatir, tao meminum air teh nya hingga tandas
" Byy jangan marah dong, masa marah nya lama banget sih, yaudah aku juga mau ngambek kalo gitu ga bakalan makan " Ucap ling dengan terpaksa tak mau menghabiskan makan nya padahal masih sangat ingin menghabiskan nya malahan ingin nambah
Pada akhirnya tao peduli mengalihkan pandangan nya ke wajah ling tapi masih tetap dalam ekspresi datar nya, mengalihkan pandangan nya ke arah mangkuk sup nya
Ling dengan gr nya jika fang tao akan menyuapi nya, tetapi salah tao malah menambah sedikit cabai di supnya dan dirinya yang mengahabiskan nya
Sontak saja ling mengomel dan merebut supnya dari hadapan tao ke hadapan ling
" Ishh ga peka banget sih jadi cowo dasar huuhhh " Cemberut ling
...****************...