Time Travel Of Love

Time Travel Of Love
KESAL



Masih di Tempat Makan


Ling dengan fang tao sudah tidak marahan lagi dengan sikap manis mereka berdua yang uwuu sekali....


" By jangan marah ya... Janji deh nanti aku bakalan kasih kamu hadiah " Ucap fang tao yang sebenarnya rasa kesalnya sudah menurun


Sedangkan sekarang ling yang kesal pada fang tao, karena sup kesukaan nya terlalu pedas dan mencoba untuk membujuknya untuk tidak marah lagi padanya


" Ling...janji aku akan kasih kamu hadiah yang bagus banget ya ya aku bukinin gula gula seperti di rumah mu dulu itu yang hampir.... " Ucap fang tao terpotong


" Janji? Beneran? Suer? Duarius? ? Hemm baiklah aku ga marah lagi aku abisin dulu sup nya terus kita pulang bikin deh gula gula " Ucap ling dengan antusias


Tapi saat ling akan menghabiskan sup pedas itu tao menghentikan jalan nya sendok yang menuju mulut ling membuat ling tersentak kaget


" Jangan di abisin ini pedes nanti sakit perut kamu, kecian dede ba... " Ucap fang tao terpotong


Uhukk uhukk uhukk


Tenggorokan ling tersedak air liur sendiri saat mendengar perkataan tao yang begitu sensitif bagi ling dan bukanya marah tapi ling malah blushing dan tersenyum malu


" Kamu ngertikan jadi jaga makanan kamu dulu dia masih tumbuh byy " Ucap fang tao dengan manis dengan menunjuk ke perut ling


" Ishhh ga usah di tunjuk aku kan malu by " Ucap ling dengan tersipu malu


Di Lantai bawah


Banyak orang berkerumun karena kedatangan putra mahkota hwang dengan ketiga adik laki laki nya yaitu pangeran wei, hong , dan jing


" Wahh aku tepat waktu makan disini bisa bertemu dengan pria yang kusuka "


" Benar aku beruntung sekali "


" Iya tapi sayang sebentar lagi pernikahan mereka akan segera dilaksanakan "


" Benar sekali huftt "


Putra mahkota menaiki lantai dua, li yang melihat itu langsung mengikuti nya di belakan ketiga pangeran itu


" Pasti ling marah marah deh pas kaka nya datang hahah mantap ini jadi tontonan drama kerajaan " Gumam li dengan smrik di mulutnya


Benar saja saat putra mahkota hwang sampai di lantai atas ling langsung melihat keberadaan kaka nya itu


Raut wajah nya langsung berubah tidak senang di hatinya sangat berjolak tidak suka berbagai ucapan negatif terucap di sana


Fang tao menyadari jika ling sedang kesal dan langsung melihat ke arah dimana mata ling terus ke arah sana


( author : dasar suami laknat istri sendiri di ketawain ga di kasih bantal sama jatah tau rasa tuh )


( eh eh apaan ini sibuk aja ngurusin idup orang, suka suka lah)


" Kaka hwanggggg " Teriak ling dengan sangat cemprengnya


" Aduh singa betina nya keluar deh " Gumam tao menghela nafas, segitu saja sudah marah apa lagi.....


Ling langsung beranjak dan menghampiri kakanya itu dengan menghentakkan kakinya dengan wajah yang menggelap


" Kaka hwang kau datang ke kerajaan ini hanya untuk makan siang dengan nya, tapi sama sekali tidak Mengunjungiku, hishhh menyebalkan, kaka ga sayang aku lagi ya sampe ga nyapa aku disana " Ucap ling dengan manja, bukan nya marah marah tapi malah manja, aslinya sih itu marah marah tapi terlihat oleh mereka begitu menggemaskan kan sekali


" Aduh istri ku kalo lagi marah gapernah serem selalu saja menggemaskan, kalo aja bukan lagi di tempat umum udah gwe makan dah " Batin fang tao mencoba menahan rasa gemasnya pada istrinya itu


" Ehh ada adik ku yang manis ini, sejak kapan kamu kesini " Ucap hwang yang gelagapan


" Jangan ubah jalur pembicaraan kaka " Ketus ling


" Aduhh jangan marah dong kaka disini ada rapat penting dengan para lelaki lihat lahh ada jing, hong dan wei juga dan ada mereka juga ada matho huangs dan mao juga apa kamu ga malu marah marah gitu? " Jelas hwang sembari mencari alasan dengan pertanyaan dari ling tadi


" Abaikan saja mereka anggap saja mereka patung s*t*n gapura " Ucap ling sekena nya


" Hei kau sebut apa kami tadi seenaknya aja " Komen matho yang memang orangnya panasan selalu tidak terima jika ada yang mengatainya


" Diam matho jangan ikut campur kamu " Ucap putra mahkota maong


Fang tao berjalan dengan datarnya dan aura dingin mengelilingi dirinya


" Ling sudah lah mungkin mereka memang sedang melakukan rapat penting kau tau bukan kaka mu sebentar lagi akan menikah jadi mereka sedang merencanakan sesuatu " Relai fang tao mencoba mendinginkan kekesalan ling


" Itu benar ling, aku janji setelah ini aku akan berkunjung ke istana " Ucap hong angkat bicara


" Tidak perlu sebentar lagi kan kaka menikah , biar aku menabung rindu saja dulu okey, papay aku mau bikin makanan enak yang waktu itu aku buat itu lohh yang kerenyes kerenyes " Ucap ling mencoba menggoda keempat kaka nya itu


" Okey? " Beo huangs dan matho


" Kudet kali kalian berdua " Remeh ming wei


" kauuuuu.......


...****************...