
Mereka sampai dengan selamat, vira begitu kagum dengan kediaman kedua sahabatnya itu, bagaimana tidak terlihat begitu nyaman dan sejuk apalagi saat terlihat sunset dan sunrise disana...
" Vira kau pasti suka kan melihat pemandangan ini, hooh tentu saja sangat rumah type mu " Ucap ling
" Yahh benar tapi ini bukan di sisi pantai ling aku lebih srek dekat pantai, tapi ini juga bagus " Ucap vira yang sedikit berbohong padahal vira sangat kagum sekali, dijaman nya mana ada halaman serapih dan sebersih ini apalagi mereka begitu alami
" Vira kamu asuh sebentar hongli yaa, aku dan rafa mau ke dalam sebentar, kalo kamu haus minum saja air yang mengucur itu, itu air alami kok bersih " Jelas ling
Rafa dan ling sudah masuk menyisakan hanya viraa dan hongli saja yang hanya diam, vira sangat sedih saat melihat kedekatan ling dan rafa...
Karena vira tak seberuntung ling, ling bisa mendapatkan cinta lama nya sedangkan vira tidak bisa hingga dia mati matian datang ke masa ini dan menjadi g*mb*l pasar
" Hongli kamu mempunyai orang tua yang hebat, dan kamu harus bangga dengan itu, tidak seperti eonni yang yahh tidak ada perubahan apapun, hanya penderitaan yang datang pada eonni " Ucap vira curhat
Hongli tampak diam seperti berfikir tapi langsung kembali semula yang pura-pura tak mengerti
DI DALAM SANA
" By kenapa vira ga suruh tinggal sama ibunda aja sih kan ada temen nya juga huftt aku kan ga bisa mesraan sama kamu by " Rengek rafa saat ada di dapur
" Jangan seperti itulah by, aku ajak vira buat ngelatih dia biar dia tau harus seperti apa saat tinggal di masa ini, dan kau tau bukan tuan suji sedang mencari pria itu, itu akan mempermudah jika tuan suji sudah bertemu dengan nya maka dia akan kembali ke tempat kita dulu setelah itu kita pertemuan vira dengan tuan Williams dan itu sudah selesai " Ucap ling menjelaskan apa tujuan membawa vira ikut tinggal di kediaman ini
" Huftt baiklah baiklah awas aja kalo lama lama " Ucap rafa begitu manja sesekali mencium ling
" Jangan seperti itu anak kita cerdas jangan sampai dia melihat atau nanti dia akan sama seperti mu begitu manja sekali " Ucap ling memperingati
" Baiklah baiklah " Ucap rafa lesu lemah loyo
" Yahh baiklah tapi apa kamu ga niat gitu buat nyegerin aku by " Ucap rafa lesu
" Jangan aneh aneh dulu, udah cepetan aku lagi sibuk nih " Ucap ling tak peka
Ling tentu peka saat semua belanjaan sudah selesai di rapi kan ling berterima kasih dengan mencium rafa cukup lama membuat mood boster nya naik cepat sekali
" Dari tadi kek kan telat kalo gini " Ucap rafa belum puas
" Nanti saja aku mau kasih makan hongli dulu kesiaan takutnya lapar " Ucap ling pergi meninggalkan rafa yang hanya melihat ling tanpa menjawab apapun
" Vira pegal ya sini biar aku aja " Ucap ling yang baru datang
" Lumayan berat juga anak mu lusi, kamu beri makan apa dia? Batu " Ucap vira protes dengan candaan
" Ya aku kasih dia beton " Ucap ling menanggapi
" Goeehhh " Teriak Hongli imut seperti ngerti dan tak terima itu
" Uhh ngambek nihh unyu unyuu keponakan unty ini uhhh jangan marah loh soalnya tambah imut nanti eonni makan mau? " Ucap vira sekenanya
" Kamu ini, ganti dulu baju kamu gih dan mandi sini ikut aku " Ucap ling
" Iya nih ga nyaman banget aku belum mandi beberapa hari rasanya aku tuh jadi anak jalanan " Ucap vira mengiyakan
...****************...