Time Travel Of Love

Time Travel Of Love
MENGAJAK KEMBALI



" Vira,,, kalian berdua siapa? " Ucap rafa dengan keheranan plus dengan wajah kagetnya tentunya


" Ya Vira siapa yang kau bawa sembarangan itu? " Ucap lusi dengan nada setengah ngegass


Vira hanya menggelengkan kepalanya, apa dia lupa pada salah satu dari pria itu, ya awalnya Vira pun sama dengan lusi saat ini, tapi dengan penjelasan dan barang bukti itu Vira percaya.


" Mami daddy tega sekali kalian lupakan putramu yang tampan dan hebat ini " Suara sedih yang di buat buat oleh nya 'ya siapa lagi jika bukan hongli tersayang


" Mami daddy! " Beo keduanya


Sontak bola mata keduanya membulat sempurna, langsung berhamburan memeluk putra nya saat di jaman kerajaan yang datang ke jaman modern


" Ong, ohh putra ku tampan sekali hampir mengalahkan daddy mu, uuu mami kangen banget tau sihh huftt " Ucap lusi begitu terharu


" Daddy pun sama, Putra ku tumbuh sangat baik sekali, dan tidak ada yang menyakitimu kan saat kami kembali " Ucap rafa begitu khawatir


" Tidak ada siapapun yang berani padaku daddy mami kalian kan tau aku seperti apa... Dan keluarga kita menunggu kalian mengunjungi kami lagi disana, apa kalian bisa ikut dengan ku setelah ini lalu kembali lagi " Ucap hongli dengan memohon sekali


" Yaa mami akan ikut jika mami bisa kembali setempat ini lagi, atau ga mami bolak balik " Ucap lusi segera menyetujui


" Tapi sayang bagaimana perusahaan kita yang sudah alih tangan padaku, kesian jika harus dirga saja yang mengurus semua sedangkan sekertaris ku sudah kau pecat " Ucap Rafa menghela nafas, tidak bisa asal pergi karena sekarang memiliki tanggung jawab yang besar demi kedamaian keluarga nya juga


" Benar juga, eumm bagaimana lisa ahh tidak dia tida tidak eumm bagaimana rangga dan ana yang suruh pindah kesini, aku jamin mereka bisa " Ucap lusi begitu yakin


" Eumm benar baiklah, sayang kamu hubungi mereka " Ucap Rafa begitu yakin juga


" Hei kau lupa padaku aku juga bisa meng-handle ini kau lupa, dan suamiku bisa membantu ku " Ucap vira dengan sok nya


" Helloo dia itu CEO juga bagaimana mungkin bisa bocor perusahaan ku huft " Ucap Rafa dan lusi bersamaan


" Kauu ahhh kau sudah kembali dulu imut banget sekarang hmdftt sangat tampan " Ucap lusi dengan memamerkan gigit putihnya nanti rapi itu


" Hahaha bibi ada saja aku pria tertampan kedua setelah kak hongli , bibi tau kita selalu di ikuti wanita wanita bahkan wanita dewasa pun mengejar kamu saat menyamar huftt " Ucap lin dengan memikirkan kejadian yang menimpa mereka


" Ya mami kami heran setiap menyamar tetap saja kami ketahuan, padahal kami kejam tapi tetap aaja huft ingin rasanya aku patahkan kakinya " Ucap hongli dengan mendengus kesal


" Jangan seperti itu mereka hanya kagum padamu, oh ya jika disana kamu populer apalagi disini pasti dikiran pangeran dari kayangan nihh " Ucap lusi menggoda keduanya


" Hahaha mana ada kita disini terlihat begitu kampungan dengan kaku untuk bergerak, semua sangat aneh haha meskipun di kamar kita modern tapi hanya beberapa saja " Ucap hongli merendahkan


" Dasar kau ini, yaudah kalian ikut tinggal bersama kami saja, pasti mami senang sekali " Ucap vira tiba' angkat suara


" Ya kalian mau, misalnya kalian menginap disini dua minggu lalu disana pun begitu pasti sangat seru " Usul lusi


" Eumm atau ga tau mami dia udah jadi putra mahkota dan aku pun sama, kalian tau nenek mendirikan kembali kerajaan Fang dengan dukungan kakek mingyu dan orang asing yang berrawakan tinggi gagah dengan wajah sangar mami " Ucap hongli


Lusi dan Rafa saling pandang, mereka berpikiran sama ' apa mungkin orang-orang itu kembali dan menjalin kerja sama antar kerajaan ' itu batin mereka berdua tentu vira juga yang tau maksud dari itu


" Mami daddy aku baru sadar kenapa kita bertemu kalian tidak sedih atau rindu berat gitu apa kalian ga sayang hongli ya " Ucap hongli baru sadar hal itu


" Apa tidak seperti itu, aku baru kembali beberapa bulan lalu, tapi kalian sudah sedewasa ini berumur 12 tahun huft berarti lama itu di kalian tapi di duniaku tidak " Ucap lusi menjelaskan langsung membuka kedua tanganya


Hongli tau kode itu langsung memeluk mami nya kini suasana menjadi sad sekali saat hongli menangis untuk pertama kalianya setau lusi kecuali saat bayi


" Mami hiks ikut ya sama Ong, rindu tau main lagi di hutan " Ucap hongli jujur adanya


...****************...