
Kembali ke tempat ling saat ini
Ling sedang di tangani oleh pengawal bayangan nya di markas sekte hitam nya, tapi kedua pengawal bayangan fang tao tak ikut masuk
Mereka berdua memilih untuk mencari gadis yang sudah melukai wanita jungjunan nya
Kembali ke ling Berada
" Kenapa dia bisa seperti ini " Ucap hitam khawatir
" Anu tuan ada seseorang yang tak sengaja terdorong hingga terjatuh " Jawab bai
Keluar lah tabib yang memeriksa ling dengan ditemani merah
" Tabib bagaimana keadaan nya? " Tanya hitam dengan gesit
" Kondisinya kandungan sangat baik sekali tak ada yang perlu di khawatir kan dan ibunya juga tak apa, pingsan mungkin karena kelelahan saja " Jelas tabib
" Bagaimana mungkin kandungan nya baik baik saja, dia terjatuh karena terdorong " Ucap hitam tak percaya
" Jika mengenai itu saya tidak tahu menahu tuan ada kemungkinan janin nya begitu kuat hingga tak terjadi apa apa saat terjatuh itu " Kemungkinan tabib itu
Tabib itu adalah tabib khusus sekte hitam tetapi dirinya menjadi tabib seluruh Masyarakat untuk menolong jika tak memiliki biaya untuk berobat
" Kapan dia akan sadar? " Tanya hitam
" Tidak akan lama tuan " Jawab tabib itu dan berlalu setelah meminta izin untuk pamit kembali dalam tugas nya
Tidak lama dari kepergian tabib ling sadar dengan mengerang kesakitan
" Ahhhhhkkkkk " Teriak ling membuat ke empat pria yang menjaga nya terjolak kaget
" Ling ada apa? Mana yang sakit, sialan tabib itu berbohong " Kesal merah
" Hahh hahhh " Ling bangun benar benar bangun setelah menyadari merusuhan dibdekatnya
" Ling tunggu biar aku carikan tabib lain " Ucap hitam beranjak akan pergi
" Kenapa cari tabib? " Polos ling yang nyawanya belum 100% terkumpul
" Hahh tidak aku tidak kesakitan, aku hanya bermimpi sesuatu " Jawab ling membuat mereka salah tingkah
" Duh ling kau membuat kita kalang kabut dan salah sangka pada tabib disini " Ucap merah angkat suara
" M-maaf hehehe, ehh dimana fang yi? Aku haris cepat kembali jika tidak dia akan khawatir " Ling yang mengingat kejadian tadi
*****
Ling kembali dengan di antar kedua penjaga bayangan nya, sebelum nya sempat menolak untuk di atar, cukup dengan di pantau
Tapi mendapat ancaman dari kedua pria berjubah akhirnya aku menyetujui nya dengan begitu terpaksa
DI KEDIAMAN LING DAN FANG TAO
Ling mendaratkan pijakan nya dengan begitu mulus no minus sedikitpun, rasa kantuk di wajahnya sudah nampak sekali
Bahkan ling tertidur saat dalam perjalanan pulang
" Nona kita sudah sampai, sebaiknya anda segera masuk tidak baik angin malam untuk anda " Ucap dai membangun kan ling
" Hemm udah sampe? Ya baikalah bye aku masuk mau bobo udah ngantuk " Ucap ling yang kesadaran nya belum penuh
Masuk suasana yang dirinya dapat adalah sepi tidak terlihat sosok suaminya itu yang selalu nampak dengan senyuman manis nya
" Huftt aku lupa sekarang aku sendiri hingga entah kapan waktunya " Ucap ling dengan lirih membayangkan jika suaminya tidak akan pulang lagi
" Tidak jangan sampai seperti itu, aku tak akan sanggup jika kehilangan nya untuk kedua kalinya " Ling menyergah pikiran kelewatan nya itu
Tok Tok Tok
Suara ketukan pintu geser ling dan menampakkan dua bayangan wanit berbaju indah
" Ibunda, yi? " Ucap ling
" Sayang kamu gapapa kan ? Ibunda khawatir saat mendapat cerita dari fang yi
...****************...