Time Travel Of Love

Time Travel Of Love
PENGHANCURAN



" Ayahanda tidak dia tak menceritakan apa pun... " Jelas hwang


" Ya permaisuri maksud ku adalah ibunda mayleen " Jawab ling dengan ragu ragu


" Kapan kamu bertemu dengan nya setau ku saat itu kamu masih kecil ling bahkan kamu tak dekat dengan nya " Ucap hwang tak percaya


" Eumm aku bertemu denganya sebelum menikah dengan rafa saat itu aku sedang jalan jalan lalu tak sengaja melihat nya sendiri di taman " Ucap ling sesuai kenyataan nya


" Tidak mungkin ibunda sudah tiada ling kamu pasti berbohong kan " Ucap hwang tetap tidak percaya


" Jika tidak percaya tanya pada ayahanda saja, atau tepat saat bulan purnama nanti saat bulan begitu terang kamu datang ke taman yang sering ayahanda kunjungi kau akan melihat nya " Jelas ling sesuai yang ling tau


" M-maksud mu ibunda bertemu dengan ayah saja d-dalam bentu roh" Ucap hwang dengan bergetar


" Kenapa kamu baru memberitahu ku ling dan kenapa ayah " Ucap hwang kecewa


" Aku tidak memberitahu mu dan yang lain karena aku tak ingin jika aku berangan angan bahkan saat aku memberitahu ayahanda dia tidak percaya pada ku " Ucap ling dengan mulai iba dengan kaka nya seperti menahan benda bening yang ingin keluar dari pelupuk matanya


" Dan gunakan ini saat akan menemui ibumu agar kamu bisa mendengar suara ibunda mu meskipun tak bisa melihat wujudnya karena aku saja yang bisa seseorang yang dulu pernah mati tetapi dihidupkan lagi seperi aku mommy dan rafa saja " Jelas ling memberitahu


" Jika begitu aku mati dulu saja biar aku bisa melihat ibunda ku " Ucapan b*d*h hwang keluar dari mulut nya


" Suami ku jangan seperti ini jika kamu mati dan tidak seperti ling bagaimana dengan ku " Ucap yi hua tak terima dengan ucapan suaminya


" Kaka hwang mengerti lahh lagi pula meskipun kamu mati belum tentu kaka bertemu dengan ibunda " Ucap ling memberi tahu


" Kaka kapan ayahanda dan yang lain kembali? " Tanya ling mengalihkan pembicaraan mereka


" Tiga hari lagi mungkin, tapi jika kerajaan fang hancur bagaimana dengan rakyat nya ? " Tanya hwang bertanya


" Eumm entah lah aku tak tau bagaimana jadinya jika istana hancur beserta pasukan nya tapi tidak dengan rakyat nya mungkin mereka membelah diri ada yang kr kerajaan yi, ming dan shu hahaha " Ucap ling tertaww renyah padahal itu tidak lucu


Ling melihat raut wajah yi yang sedih dengan apa yang terjadi, yi mungkin berpikir jika dirinya bukan seorang putri lagi hanya seorang wanita biasa setelah kehancuran kerajaan nya


" Ling apa aku masih pantas untuk di sebut seorang putri ? " Tanya yi menundukan kepala


" Heii kamu tetap seorang putri tidak ada yang berubah " Ucap ling bingung harus menjawab apa


Seketika hening tak ada suara atau pembicaraan lagi, seperti sibuk dengan pikiran masing


**********


Kerajaan fang


" Asap itu seperti hidup lari dari sini " Ucap salah satu rakyat yang melihat itu


Semua berhamburan sibuk dengan menyelamatkan diri mereka masing masing


Banyak beragam rakyat yang ingin menghindar daru musibah ini, ada yang pergi ke kuil bersujud menghadap arah asap itu ada yang berlari menjauh


KEDAI MAKAN LING


" kaka ada apa? astaga asap apa itu kita harus pergi kak " Ucap mimi ketakutan


" Tunggu, itu bukan asap tapi.... Mimi bersembunyi di ruangan bawah tanah yang ada di ruko ini cepat ayo " Ucap dai membawa seluruh orang yang ada di tempatnya


" Kaka bagaimana dengan yang lain " Ucap sasa ketakutan sambil memeluk kaka nya bai


" Tenanglah tidak akan ada apa-apa pada mereka jika mereka yang tau itu apa tapi jika yang tidak kaka tidak bisa jamin mereka selamat " Ucap dai


" Kaka li dan yi bagaimana " Ucap mimi ingat dengan mereka


" Aku yakin mereka baik baik saja di kerajaan ming " Ucap bai yakin


" Asap apa itu tuan kenapa begitu pekat dan bahkan seperti hidup " Ucap salah satu orang disana


" Mereka adalah asap kental yang memiliki tuan tapi tuan mereka dari aliran sesat yang hanya dimiliki penganut iblis jahat yang akan membunuh hanya dengan tersentuh asap mereka sedikit jadi badan kita akan langsung gosong " Jelas dai


Di luar tampak berjajar mayat mayat yang sudah menghitam bahkan menjadi abu tetapi bangunannya dan apaun disana tidak terbakar hanya hewan manusia saja yang terbakar


" Kaka apa sudah aman? " Tanya sasa ketakutan


" Belum mereka masih mencari mangsa di seluruh penjuru untung saja ruangan ini sudah dilindungi oleh seorang kakek sakti yang dulu pernah bersama ling " Ucap bai tenang


" Je kita kembali ke kerajaan fang ? " Tanya jojo yang sedang beristirahat di atas pohon


" Ya aku belum tahu keadaan tuan kita fang tao yang baru saja di tinggal istri bukan begitu? " Ucap jeje


Mereka berdua menggunakan kingkong menuju istana tapi di tengah perjalanan dari atas pohon besar di sisi hutan


Jeje melihat sosok itu tentu mengubah niat untuk tidak jadi pergi ke kerajaan fang, yang jeje tau jika kerajaan fang dalam masa penghancur


" Aku tau ada seseorang yang membuat masalah dengan bangsa iblis, jojo sebaiknya kita ke kerajaan ming untuk memberi tahu putra mahkota hwang ayo sebelum Asap itu melihat kita " Ucap jeje mengubah arah mereka tuju


...****************...