Time Travel Of Love

Time Travel Of Love
MENCERITAKAN



Ling begitu sangat rindu pada mommy nya itu, entah harus berlaku apa untuk memenuhi rasa rindunya ini...


" Sayang putri mommy , ibunda juga sangat rindu padamu tapi lebih rindu pada hongli, dimana cucuku hemm " Ucap ibunda wei membuat ling mengerucut kan bibirnya


" Mommy tega banget sama anak sendiri huftt " Ucap ling kesal dengan mommy nya


" Hongli ada di dalam bersama yang lain, tapi kenapa kaka hwang dan kaka hua tidak ikut ? " Lanjut ling bertanya


" Kaka mu hua satu minggu lalu melahirkan jadi tidak bisa di izinkan untuk berpergian dulu sayang " Ucap mommy ling memberitahu tidak lupa mengucap bahu ling karena jika mengusap puncuk kepala tidak akan sampai


" Ouhh baiklah, perempuan laki laki? " Tanya ling kepo super kepo


" Laki laki tapi terlihat cantik " Ucap ibunda wei jujur


" Hahah ibunda ini jangan seperti itu " Ucap ling merasa ibunda nya geli dengan ucapan tadi


" Baiklah ibunda masuk dulu " Ucap ibunda wei akan mengajak teman nya tianzhi ikut masuk juga, tapi tangan ling menahan agar mommy nya jangan dulu pergi


" Ibunda nanti ling ada hadiah untuk putranya kaka hwang nanti ibu kasihkan ya " Ucap ling memberitahu ingat dirinya tidak mungkin datang ke istana jika mereka tahunya jika ling sudah tiada


" Baiklah sayang jangan lupa simpan sepucuk surat okey " Ucap ibundanya mengingatkan


Para ibunda itu masuk untuk ikut gabung kecuali ling masih tetap di halaman rumah itu dengan bersandar di pohon


" Kapan aku kembali ke masa depan? Saat hongli besar? Aku tidak tega meninggalkan hongli jika bisa hongli ikut juga bersama ku, dan apa aku beritahu saja yang lain jika masih hidup? Tidak itu akan rumit.... Huftt lebih baik jalani saja dulu hidup ini " Ucap ling merenung banyak pikiran di otaknyaa


***********


DI DALAM RUMAH


Semua duduk di teras yang beralaskan karpet dari jaman itu yang sengaja bai dan dai beli


" Vira " Ucap ibunda wei mengenali vira


Saat masuk tadi vira sedang membelakangi pintu masuk, setelah ibunda wei masuk baru ia menyadarinya


" Ibu selir mengenali saya? " Tanya vira dengan sopan takut selir wei tersinggung


" Sayang ini mommy ling kamu lupa, apa ling belum menceritakan nya padamu ? Bagaimana kamu bisa ada disini? " Tanya ibunda wei bertibu tubi yang awalnya ragu untuk menyebut nama itu


" Mo-mommy b-be-benarkah? Mommy iya ini vira syukur lah vira tidak hanya bertiga di jaman ini, vira ingin pulang mommy tapi tidak bisa demi mencari sesuatu " Ucap vira beranjak dan memeluk mommy angkatnya


" Mencari apa hingga ke masa ini vira... " Ucap mommy ling heran


" E-eum a-anu... " Ucap vira ragu rag


" Diem lu " Ucap vira ketus


" Dihh udah di tolongin juga, ohh iya ceritain semua dengan rinci apa yang terjadi padamu " Ucap ling memintanya karena menurutnya ini waktu yang tepat


" T-tapi mereka? " Tanya vira ragu dan takut


" Mereka sudah tau kita dari masa depan ko jadi santai saja " Ucap ling mengerti keraguan dari vira


" Baiklah aku ceritakan tapi jangan kamu tertawakan ya okey? " Ucap vira menujukan jari kelingking , semua mengangguk berjanji


" Jadi aku datang kesini untuk mencari suami ku, aku datang ke museum itu sembunyi sembunyi aku tidak tahu cara mengoperasikan benda kotak itu dan aku asal pencet dan tadaa aku datang ke tempat ini dengan tubuh asliku ini " Ucap vira kurang rinci


" Siapa suami mu ? " Tanya ling


" Dan emangnya dia datang ke masa ini bagaimana mungkin kau tau dia kesini juga? " Lanjut ling


" Aku yakin sesuai perkataan kakek penjaga museum itu, suamiku terjebak disini dan aku tidak tau dimana dia sekarang, dan suamiku ituu... Anuu orang yang pernah suka sama kamu lingg dan aku bisa nikah sama dia karena dipaksa daddy aku jika tidak perusahaan nya akan bangkrut makannya aku dijodohin sama dia and aku udah tau alasan kamu benci pria itu dan aku awalnya membenci nya juga, tapi aku berfikir lagi aku adalah seorang istri yang harus menerima apapun kekurangan dan kelebihan dari suaminya dan aku udah berjanji akan mencoba merubahnya ke arah nya baik, ya dia tuan muda Williams " Ucap vira panjang lebar, sangat membuat ling rafa dan ibunda wei tercekat


" APA!!! TUAN WILLIAMS " teriak ketiga nya tidak percaya


" Kau yakin vir? " Ucap ling mengingat apa yang dia lihat dulu saat masih di tubuh fang tao dan juga mengingat ada tuan suji yang mencarinya juga tapi dia bilang atas suruhan pacarnya , tapi demi menjaga hatinya vira ling bungkam dan begitu juga rafa melihat dimata vira jika vira sudah mulai menyukai Williams


" Maaf aku sebagai sahabat mu tidak bisa menolong mu saat itu, maaf kan aku " Ucap ling menyesal


" Tidak perlu meminta maaf tapi takdir sudah menuliskan harus seperti ini dan aku harus menerima nya " Ucap vira dengan bijak nya


***********


Vira tampak sudah sangat akrab dengan yang lainnya, ling dan rafa sudah lima jam di rumah mertuanya itu...


Terlihat rafa begitu senang bisa bersama ibunda dan adiknya lagi walaupun tanpa sosok seorang ayah


Sore ini ling berencana untuk pulang dengan mengajak vira, karena vira akan diajarkan beberapa ilmu bela diri terlebih dulu karena disini yang kuat dan hebat akan dihormati


" Ling pulang semuanya, nanti ling dan vira akan kesini lagi tidak akan lama lama kok datang nya " Ucap ling berpamitan


Rafa hanya diam awalnya sedikit ragu untuk pulang karena ling membawa vira, karena rafa berfikir akan menggangu berduaan nya dengan ling


" Huftt ada lagi nih pengganggu kemesraan ku huftt... Semoga aja tuan suji bisa segera menemukan pria itu dan mereka pulang, kapsul waktu nya untuk ku jadi kita bisa melihat masa depan dan kembali kesini sesuka hati " Ucap rafa pelan tidak terdengar siapa pun


...****************...