
" CUCUKU " Kagek ibu suri poayou dan ibu suri peiyui tak ketinggalan juga kakek itu
" Astaga Rafa ling kalian bertahan lahh jangan hilangkan kesadaran kalian nenek mohon padamu " Ucap Ibu suri benar benar ceroboh jika saja dirinya menyadari mungkin mereka tak akan seperti ini
" Nenek hehehe jangan sedih ya kita gapapa kok, tapi ling minta jaga hongli dengan b-baik yaa se-selamat tinggal jangan sedih berlarut ..... " Ucap ling dengan lirih berakhir dengan ling yang mencabut panah itu dari dadanya
" Anak bodoh itu uhuk uhukk " Ucap ling pelan dan tersenyum lalu terbatuk
Dan...............
" Cucukuuuu " Teriak ibu suri peiyui menangis derasss
********
" Fang tao sayang jangan tinggal kan nenek tersayang mu ini nenek mohon kamu harus kaut ini salah nenek hiks hiks " Tangis ibu suri poayou sangat bersalah atas tragedi ini
Ini bukan rencana selanjutnya mereka, ini tidak diduga sekali
" Nenek uhuk uhuk Atau mm-minta maaf jika me-menjadi cucu yang b-brukk untukmu mu, t-tolonghh j-jaga Ho-hongli " Ucap raga dengan sangat susah payah dan.......
" Fang tao cucuku jangan tinggalkan nenek mu ini hiks hiks nenek mohon " Teriak ibu suri poayou dengan sangat prihatin
Ternyata semua melihat kejadian itu semua yang bersembunyi melihat itu, bahkan seluruh rakyat kerajaan Ming melihat itu
Di Tempat Hongli sekarang
" MAMIIII HIKS HIKS MAMI DADDY AKU MAU KESANA SEKARANG LEPASKAN ONG HIKS HIKS MAMI DADDY " Teriak hongli dengan kacau melihat kejadian dimana kedua orang tuanya meninggal dunia
" Sayang Jangan seperti ini kaka tau ini sangat menyakitkan kita hanya bisa berdoa agar mami dan daddy tenang disana " Ucap jianying memeluk hongli
" Engga aku mau ikut mami sama daddy hiks hiks daddy mami, Siapa yang memanah mami sama daddy mereka jahattttt lepaskan ONG " Ucap hongli dengan marah namun semua menahan nya mengakibatkan hongli tidak sadarkan diri karena ibunda wei memberi nya obat bius agar tenang untuk beberapa saat
" Hiks hiks putri ku /putra ku " Ucap para ibunda yang akhirnya bergantian setelah hongli ribut tadi
" Ibunda kita harus menerima nya mungkin itu takdir mereka hiks kaka " Ucap putri jiero mengerti
Mereka baru saja kembali dan setelah itu mereka pergi lagi, sangat sebentar sekali, bahkan setelah kembali mereka belum sempat bersenang senang
Di Tempat lain...
" Aduhh melesat lagi sih kemarin pas kecil satu melesat sekarang abu belajar dua melesat lagi ahkk mana habis lagi anak panah ku huftt seharusnya aku tidak sok ingin menggunakan panah dua sekali gus " Ucap seorang remaja yang sedang berburu
Huftt......
***********
Di Alam Lain
" I-ini d-dimana kenapa terang sekali ughh dingin lagi " Ucap seseorang yang baru saja datang
" Selamat datang di tempat ku ling " Ucap seseorang tapi tidak menunjukkan wujud nya
" Si-siapa kau, dan kenapa aku bisa ada disini? " Ucap ling dengan hati hati
" Santai saja ling ini aku " Ucap itu semakin terdengar mengerikan karena terdengar suara anak kecil yang sedang tertawa juga disana
" Siapa kalian kenapa membawa ku disini? " Tanya ling mulai takut
" Hallo siapa kamu aku juga ada disini " Ucap ling saat mendengar suara itu
" Heii suara mu terdengar tidak asing untuk ku siapa kamu? " Tanya suara pria itu
" Aku? Aku ling dan siapa kamu? " Ucap ling yang mendengar pertanyaan itu
" Ling? Ling itu kamu aku Rafa ling dimana kamu " Teriak Rafa saat tau itu ling di hatinya ada rasa hangat dan gembira ternyata mereka tidak terpisahkan
" Rafa ohhh sayang aku disini tapi apa kamu tadi mendengar suara anak kecil dan suara wanita juga? " Ucap ling
" Ya aku mendengar percakapan itu tadi tapi ada kata kata yang tidak terdengar jelas oleh ku " Ucap Rafa benar adanya
Tiba-tiba cahaya putih itu mengepul seperti asap dan tiba-tiba
Wushhhhhhh
Membentuk sebuah dua sosok putih bersih
" Hai selamat datang hehehe " Ucap wanita saat sosok itu sempurna terlihat
" Ibunda mayleen " Kaget ling dan Rafa
Ling dan Rafa melihat ke sisi masing masing yang ternyata mereka sejak tadi bersebelahan, hanya saja tersekat seperti kaca tapi sangat tipis sekali
" Ling kau lihat kau menjadi lusiana kembali " Ucap Rafa menyadari itu
" Benarkah dan lihat kau juga sama Rafa, eum ibunda apa maksud dari semua yang terjadi ini dan kenapa aku diberi sekat antara aku dan Rafa " Ucap ling menyadari itu
" Tidak perlu khawatir sayang ku ibunda hanya menepati janji ibunda ling eh maksud ku lusiana, ini rencana ibunda sebagai penentu takdir kalian tapi setelah ini ikatan takdir kalian itu akan sepenuhnya di pegang oleh sang kuasa " Ucap permaisuri mayleen
" Dan sesuai janji ku kalian akan ku kembali kan ke masa depan dengan kalian bersatu kembali, dan Terima kasih sudah menghacurkan Monster itu, ini hadiah untuk kalian kalung ini akan menjadi milik kalian kenangan kenangan atas perjuangan kalian " Lanjut nya
" Benekah Terima kasih ibunda, tapi bagaimana dengan hongli ku aku tidak tega meninggalkan nya " Ucap ling akhirnya ada kesempatan untuk menanyakan itu
" Kalian lupa dia memiliki capsul waktu jadi mereka bisa menyusul kalian, aku akan memberi tahu hongli itu setelah lin kembali sadar, benar kan sayang" Ucap ibunda mayleen
" Iya tentu saja nenek, oh ya bibi ling eh lusiana nanti aku ikut ya kalo kak Ong mau ke masa depan " Ucap ling sangat menggemaskan
" Kamu lin ohh astaga imut , manis ganteng banget sihhh, tentu saja boleh asal jangan gunakan kekuatan apapun saat di masa depan karena itu akan membuat kehebohan sejagad raya bumi " Ucap ling/lusiana heboh
" Waahhhh " Ucap ling dengan mulut terbuka lebar, neneknya hanya tersenyum senang melihat cucunya selalu ceria
" Dan temani hongli yaa dia baik kok pada siapa pun, dan kalian harus saling jaga okey biar tetap bersma " Ucap ling sangat berharap
" Tentu saja bibi nenek ku selalu berkata seperti itu pada ku " Ucap lin
" Ehmm baiklah ini sudah waktunya, bersiap lah kalian jangan menyerah dalam menjalani hidup kalian " Ucap ibunda mayleen memberi aba-aba untuk bersiap dalam posisi nya
Sekelebatan cahaya putih memutari tubuh kedua nya, semakin kencang dan udara didalamnya semakin menipis tekanan begitu kuat sekali
Untung kedua nya bisa menahan itu semua.....
Tringggg, dalam sekejap mata semua hening seperti tak terjadi apapun tadi.....
...****************...