Time Travel Of Love

Time Travel Of Love
BANGSA ASING



Di Tempat Yang Menegang kan


" Kaka apa diluar sudah aman sedikit kurang udara di ruangan ini jika banyak orang disini " Ucap sasa sudah mulai sesak


" Tunggu kaka akan cek sebentar " Ucap bai mengecek di teropong yang tersedia disana


" Seperti nya sudah aman ayo kita keluar tapi biar kaka lebih dulu " Ucap bai akan keluar


Tapi niat nya terurungkan saat mendengar derap kuda yang begitu banyak, untuk menjaga tetap aman di dalam sana


" Kaka kenapa tidak dibuka aku sesak ka disini" Kesal sasa


" Tidak bisa ada banyak kuda menuju tempat ini " Ucap bai kembali melihat dari teropong


Benar saja ada banyak kuda mustang yang bergitu kuat tak lupa juga pria berbaju mewah dengan rambut pirang , terdengar mereka berbahasa asing


" Kita bisa memasuki pulau ini tanpa susah dan lahan seluas ini tidak ada penghuni sangat b*d*h tidak ditempati " Ucap salah satu berbaju mewah itu


" Benar pangeran kita bisa menguasai wilayah ini, tapi pangeran aku seperti nya melihat tempat yang baru saja di ratakan " Ucap pengawal pria itu


" Ya seperti nya mereka meninggal kan kota ini sangat disayang kan padahal kota ini sangat subur, hahaha benar - benar b*d*h " Ucap pangeran itu


Mereka pergi menuju tempat baru diratakan itu tanpa curiga ada yang memantau mereka di suatu tempat tersembunyi


" Mereka tak mirip dengan bangsa kita dai, rambut pakai bahkan kuda mereka sangat terlihat kuat dan berotot bahkan senjata itu sangat mengkilap dengan berlian yang pernah ku lihat di tempat ling dulu " Ucap bai menberitahu


" Apa siapa mereka " Ucap dai ingin tahu


" Mereka bukan kah kita pernah melihat rambut seperti itu tidak yang kulihat warna abu abu tapi pria itu berwarna mass sedikit putih " Ucap dai melihat mereka


" Diam begitu mereka pergi kita akan melarikan dari dari tempat ini lalu kita kekerajaan ming untuk menemui li dan putri yi " Ucap bai


" Kaka mereka orang atau hantu yang diceritakan ling, bukan kah kaka ling pernah bercerita pada ku dan mimi hantu nono bukan noni ya noni belanda kaka ling bilang memiliki rambut mas sedikit keputihan " Ucap sasa ingat


" Ya kaka aku ingat seperti nya mereka hantu hiiii " Ucap mimi


" Bai coba kau gunakan gelang pemberian ling yang untuk memanggil nya siapa tau masih bisa terhubung dan menyelamatkan kita " Ucap dai teringat sesuatu


" Hangat tandanya ling masih hidup kita coba panggil ling " Ucap bai


Mereka memanggil ling dengan menekan gambar tulisan aneh itu dengan beberapa kali dalam waktu satu kali perdetik


Di Tempat ling


" Gelang ku ada yang mengirimkan pesan " Kaget ling dan ling ingat jika gelang ini penghubung antara bai dai dan dirinya


" Bai ada apa? Apa kalian baik baik saja aku sangat khawatir pada kalian " Ucap ling dengan tak sabaran


" Ling kau masih hidup syukurlahhh kami disini aman tapi beberapa menit yang lalu, setelah itu kami tak aman kembali saat orang asing berambut seperti n-no noni belanda dan mereka berbahasa aneh sekali , dan aneh nya lagi mereka berbeda dengan kita bahkan kuda mereka sangat besar dan berotot " Jelas bai panjang lebar tanpa ada jeda nafas sedikit pun


" Apa no-noni belanda, rafa apa jangan jangan, kalian tetap di tempat itu aku akan menyusul dengan suami ku jangan khawatir " Ucap ling langsung beranjak menarik rafa


" Ling aku ikut " Ucap li ikut beranjak


" Apa tak apa jika aku disini menjaga ibunda ku " Ucap yi lirih karena sedih yang masih melandanya


" Ya yi dan kaka hua ibunda dan kaka hwang disini saja jaga ibunda tianzhi dan yaoungi " Ucap ling


Tapi sebelum ada yang angkat suara lagi, tiba tiba tubuh youngi bercahaya, semua luka ditubuhnya merapat seperti ada yang mengirimnya energi untuk menyembuhkan tubuh youngi


" Youngi kau sadar, syukurlah kau istirahat saja aku akan pergi sebentar " Ucap ling menghampiri youngi


" Aku ikut " Ucapan yang lolos dari mulut youngi meski tatapan nya lurus


" Kau kenapa? " Ucap ling yang sadar jika youngi sedikit datar


" Aku tidak apa apa ling biarkan aku ikut kumohon tadi aku hanya belum sadar sepenuhnya, biarkan aku ikut untuk menjaga mu " Ucap youngi memaksa ikut


" Baiklah jika kau sudah benar-benar membaik , kaka hwang jaga ibunda kaka ipar yi dan ibunda juga " Ucap yi yang mengijinkan youngi ikut


...****************...