
Putra Mahkota membawa ke sebuah taman yang dia temukan pandangan fang tao sama sekali tidak bersahabat...
Benar saja Fang tao menatap tajam pada ling seperti begitu membenci ling sudah menerima derkit Perjodohan ini...
" Kau Jangan pernah merasa beruntung bertunangan dengan ku dan ingat Meskipun kau sudah menjadi istri taakan ku biaran lo hidup dengan tenang camkan itu " Ucap fang tao dengan penuh penekanan
Namun salah satu kata yang fang tao ucapkan membuat ling terpaku pikiran nya berlayar kemana mana
" Apa bahasa lo gwe udah ada disini? "
" engga deh itu bahasa di jaman gwe dulu, jangan bilang... hahh jangan bilang dia juga tersesat kesini ... "
kira kira itu yang ling pikirkan
" Heh LO kira GWE MAU tunangan sama lo gitu hah? hello mikir juga kali gwe selera gwe lebih tinggi dari pada lo camkan itu.... dan kenapa lo bisa tau bahasa lo gwe? " Ucap ling penuh penekanan
" L-lo t-tau b-bahasa Lo gwe ? jangan bilang lo dari masa depan juga? " Tanya fang tao begitu terkejut dengan ucapan wanita bernama ling itu
" Iya gwe dari masa depan apa sama juga? hehh... " Jawab ling
" lo dari masa depan? karna apa dan siapa nama lo di masa depan? " tanya fang tao memastikan
" Itu rahasia dan lo dulu yang harus jawab pertanyaan lo tadi terlebih dahulu " ucap ling membuat semakin kaget dengan keberanian ling
" Nama gwe choi rafa adiningrat darmaja, gwe mati ditembak tunangan gwe " Jujur fang tao
Jlebpp seeakan ling tak percaya dengan ucap lawan bicara nya ini tak kuat saat mendengar nama itu di sebutkan
" Lo lo jangan ngasal jeplak kalo sebutin nama itu " Ling dengan tergagap
" Ehh buat apa gwe main main ga ada gunanya " Jawab enteng fang tao
Ling tak tahan lagi untuk menahan air mata bahagianya, dia tak menyangka jika dipertemukan lagi dengan sosok pria yang amat sangat ling rindukan setelah kematian nya
" Ehh lo ngapain nangis segala emang gwe bapak lo apa oiii " Ucap fang tao tak mengerti dan belum tau siapa yang didepan nya itu
" Raff Lo masih ingat dengan usi ? " Tanya ling dengan lemah
ling begitu sedih karna ucapan fang tao yang seperti itu
" Kenapa? " Tanya ling berusaha dengan kuat
" Karna yang pantas menyebutkan nama itu hanya gwe dan lo bukan siapa siapa dia dan yang tau panggilan gwe ke dia hanya dia saja jadi jangan lo sekali kali lagi.... Tunggu jangan bilang lo.... " Ucapan fang tao terpotong
" Gwe usi raf hiks hiks " Ucap ling tak tahan lagi dan duduk dengan tersipah
" Usi lo usii apa bukti jika lo itu usi " Ucap fang tao sedikit ragu
" Gwe sahabat lo sejak kecil dan lo yang selalu membuat gwe sedih kalo gwe lagi sedih dan kita di beri kalung setengah hati oleh kakek kakek di perkemahan sekolah dulu " jelas ling
Fang tao yang tak ragu lagi langsung memeluk ling hatinya begitu sakit mengingat tadi membentak usi sahabat nya
" Maafin gwe usi gwe udah ngebentak lo tadi, lo tau gwe begitu tersiksa saat lo gaada di sisi gwe, saat pertama kali gwe ke jaman ini gwe selalu ingat lo bahkan gwe hampir ngebunuh wanita yang mencoba dekat sama gwe karena gwe begitu menjaga perasaan lo saat gee dulu mengkhianati lo maafin gwe usi " Ucap fang tao dengan air mata membasahi pipinya
" Raf lo janji ya sama jangan tinggalin gwe lagi lo tau gwe begitu terpukul saat kehilangan orang yang gwe sayang untuk kedua kali ya hiks hiks " Kata ling
" Gwe janji gwe ga akan membuat mu bersedih lagi dan janji padaku lo ga bakal tinggalin gwe juga apa pun keadaan kita " Ucap fang tao
" gwe janji raf tapi lo gaakan ngebuat calon istri lo menderita kan karna tadi lo bilang Kau Jangan pernah merasa beruntung bertunangan dengan ku dan ingat Meskipun kau sudah menjadi istri taakan ku biaran lo hidup dengan tenang camkan itu | hiks hisk sakit tau kalo gitu " Ucap ling untuk mencairkan suasana
" Lo emang ga pernah berubah kalo lagi sedih ya sedih jangan ngeledek orang bikin gemes aja sihhh " Ucap fang tao mencubit pipi ling
" Tapi dilihat eum tunangan ku ini lebih cantik dan manis dari pada sahabatku di masa depan dulu " Ucap fang tao mencoba ling kesal
" Hishh dasar jadi kalo aku itu dulu jelek ya ya udah bete dehh " Kesal ling membuat senang fang tao usahanya berhasil , memang sejak dulu hobi fang tao / rafa itu membuat ling kesal karna wajah nya yang lucu ini
" Uuuu calon istri ku merajuk manisnya aku jadi ingin memakan nya " Canda fang tao tapi ling malah melebarkan matanya
" Ishh masa tunangan sendiri mau dimakan sihh dasar serigala emang mau jadi duren? " Ucap ling
" Hahh dasar ya kan aku belum nikah sama kamu jadi kan gabakalan jadi duren " Ucap fang tao yang tak sejalan dengan fikiran ling
...****************...