Time Travel Of Love

Time Travel Of Love
BERPISAH



Delapan bulan Berlalu, usia kandungan ling berkembang dengan baik, bahkan seperti memberi energi yang baik untuk ling sendiri....


Mungkin kebanyakan semakin besar usia kandungan akan semakin menguras tenaga tapi tidak untuk ling


Ling tetap seperti biasa nya selalu bersemangat dan berstamina jarang sekali bahkan belum pernah ling mengeluh kesakitan ataupun mengalami sesuatu yang membuatnya kesakitan


Bukan hanya ling saja yang sedang mengandung, tapi Putri Mahkota yi hua pun sama, usia kandungan nya tak jauh berbeda dari ling...


Mereka berdua hanya berselisih tiga bulan lamanya


( author : wahh wahh ini mah harus di kembarin 🤙🔥)


Tapi justru Hari di usia delapan bulan satu minggu ini ling akan sedih karena, fang tao suami tercintanya akan pergi ke medan perang


Untuk menyelesaikan perselisihan antara dengan wilayah kepulauan sebelah barat mengenai kuasa hutan...


Kepulauan lain ingin menguasai hutan yang ada di wilayah kepulauan timur


Bukan hanya ling yang bersedih tapi yi hua bahkan ibunda mereka juga ikut bersedih, karena setiap putra mahkota di tugaskan untuk ikut serta dalam mempertahankan wilayah itu...


Sempat dalam rapat pemberian tugas ling meminta untuk satu atau sekelompok prajurit yang terlatih untuk menjaga wilayah yang berdekatan dengan istana kepulauan ini


Namun pendapat nya di abaikan oleh tetua disana, sebenarnya ling ingin sekali marah tapi apalah daya, jika dirinya tetap kekeh dengan pendapat nya sama saja mempermalukan anggota keluarga nya


Bukan hanya Perajurit tapi ada beberapa relawan dari setiap desa perkampungan yang di perintah oleh raja mereka masing masing


Tepat Hari ini Semua yang di tugaskan sudah bersiap untuk berangkat ke medan pertempuran dengan baju jirah mereka masing masing


Banyak sekali kereta kuda yang berisi senjata cadangan....


Di Tempat ling sekarang


" By jaga baik baik di sana ya hiks jangan kecewakan aku , dan kamu harus berjanji jangan terlalu memikirkan ku dan calon anak ku ini ya, kamu harus fokus dalam pertempuran aku disini akan selalu mendukung mu " Ucap perpisahan ling begitu sedih dan tak bisa menahan kesedihan nya, yang entah hingga kapan suaminya akan pulang lagi...


" Sayang kamu disini jaga baik baik juga jangan terus bersedih, dan jaga baik baik anak kita hemm aku akan baik baik saja di sana " Ucap fang tao yang sebenarnya ingin juga menangis akan berpisah dengan istri tercintanya


Cup


Sebuah ciuman yang sebagai tanda perpisahan dari mereka berdua untuk selalu menguatkan


( author : mereka lagi di tempat sepi ya guys 🤙 )


" Sayang jangan sedih seperti ini, aku akan selalu ada di samping mu tanda ini yang akan selalu mengikat kan kita sayang " Ucap fang tao bermaksud menguatkan ling


" Tapi hiks hiks... Hiks baiklah aku janji tidak akan bersedih lagi, tapi kamu janji akan pulang cepat ya " Ucap ling dan berhamburan memeluk fang tao untuk perpisahan nya


Fang tao membalasnya dan pindah untuk mencium calon anaknya yang belum lahir itu


" Anak papah di dalam sana baik baik ya, jika bunda mu menangid kuatkan ya dengan kau hibur apapun caranya " Ucap fang tao sembari mencium dan mengusap perut besar itu


Seakan mengerti bayi itu bergerak menjawab ucapan dari papanya itu, tentu ling dengan menanggapi dengan senyum penuh haru


" Bagus anak Papa emang pintar dan kuat, baiklah papa berjuang dulu untuk wilayah kita tinggal ini agar tetap damai disaat kamu lahir sayang " Ucap fang tao lalu bangkit dari jongkok nya


" Sayang aku berangkat dulu ya cup " Ucap fang tao dan berjalan menghampiri anak buahnya sembari dadah dadah pada ling


Tentu ling membalasnya dengan dadah dadah lalu memberi tanda gerakan tangan strong untuk suaminya


*********


Setelah Kepergian Para rombongan perang seketika kerumunan dan keramaian menjadi sepi


Lapangan yang menjadi padat tadi menjadi luas tak terisi apa pun hanya ada jejak sepatu saja


" Sudah pergi, ahh rasanya aku ditinggal dia lagi saat dia bertunangan huahh " Ucap ling dengan tatapan kosong tak percaya


Putri Mahkota fang yi yang melihat ling terus menatap lapangan kosong terus menerus akhirnyaa menghampiri kakanya itu


" Kaka jangan bersedih seperti ini lebih baik kita berdoa agar peperangan ini dapat terselesaikan tanpa banyak memakan korban dan kaka ku atau suami kaka pulang dengan selamat " Ucap fang yi menguatkan ling


Dirinya tau begitu berat ditinggal kan orang yang paling dirinya sayang, walaupun fang yi belum merasakan nya tapi dirinya tau


" Hemm tidak kok aku tidak sedih adih, eum ayo kita krmbali ke istana " Ucap ling menyembunyikan perasaan sedihnya


" Tidak kak untuk mengembalikan mood kaka gimana kalo siang ini kita ke kedai nya kaka bagaimana? Aku traktir deh " Ajak fang yi mencoba menghibur ling


" Ayo ayo aku setuju, anak ku pasti sangat menikmati nya " Ucap ling berubah drastis menjadi ceria seketika


...****************...