
Acara yang di tunggu semua orang sudah dimulai, pemeran utama pesta itu sudah berdiri di singgahan nya...
Mereka terlihat kelelahan, berbeda dengan ling dulu yang begitu cerah dan semangat ( ya kalian tau lah)
" By liat mereka " Ucap ling menunjuk ke arah sejoli baru itu
" Kenapa mereka by kenapa ? Apa ada yang aneh " Tanya tao yang tak mengerti
" Ituloh, liat wajah mereka " Ucap ling memberi kode
" Ohh itu hahah wajah mereka kelelahan, apa jangan jangan mereka sudah.... Wahh gercep kaka kamu ling hahah " Ucap tao yang akhirnya mengerti
" By untung kita ga langsung ya, kalo iya nanti kamu tepar di bawah " Ledek tao
" Ehhh kata siapa, buktinya aku langsung ke pasar hemmm " Ucap ling tak mau kalah
" Masa sih... " Ucap tao mencoba membuat ling kesal
Mereka berbincang dengan penuh keasikan, sedangkan hwang dan hua hanya memasang wajah ngantuk berat
Ternyata yang menyadari sejoli itu bukan hanya ling tapi oara ibunda mereka dan beberapa tamu yang memperhatikan sejoli itu
Semua menggeleng dengan alasan yang sama dengan ling, terlalu cepat melakukan tapi memang kebanyakan seperti itu
Malam ini raja shen dan tentunya permaisuri tianzhi datang untuk memberikan ucapan selamat atas pernikahan mereka
" By itu ibunda, ehh aku lupa sesuatu by .... " Ucap ling teringat sesuatu
" Apa by? " Tanya Fang tao memastikan
" Itu by kado buat mereka, aduhhh apa ya aku ga siapin lagi " Ucap ling tak karuan
" Jangan panik gitu aku udah siapin kok by santuy aelah " Ucap fang tao dan mengeluarkan nya dari ruang dimensi
" Ayo kita kasih kado dan sindir mereka asyik deh kayaknya " Ucap ling bangkit dari duduknya
Fang tao mengikuti kemana ling berjalan menjaga nya dari belakang, karena kerumunan orang orang sedang penuh
" Hati hati jalan nya jangan cepet cepet nanti jatoh gimana kan kamu lagi hamil " Ucap fang tao memegangi tangan ling untuk membantunya berjalan saat ling berhenti di tempat
" Ini sepatuku nginjek sesuatu yang kanyal " Ucap ling tetap di tempat
" Hah maju sedikit biar aku lihat kamu nginjak apa " Ucap fang tao
" Aduh jangan sampai pup dehh semoga bukan semoga bukan " Batin ling meringis
Saat fang tao melihat apa yang di injak ling ternyata Bukan ekspetasi nya yang menjijikkan, untung hanya kue agar manis yang terjatuh
Hari ini li jug hadir, kemarin li langsung kembali sebelum tabib itu keluar menggunakan ilmu nya, dengan alasan adiknya sedang membutuhkan nya
" Kaka cape ya, yang sabar ha kaka hua , maafkan kaka ku ini jika bermain nya kasar xixix " Ucap ling berhasil membuat keduanya malu
" Apaan sih kamu, masih kecil juga kamu " Ucap hwang tak mau terlihat kalah
" Udahlahh jangan sebut aku masih kecil , kan aku udah nikah juga humm " Ucap ling dengan penuh mood
" Kaka hua bagaimana permainan nya asik ga nih hem hemm " Ucap bergantian berbicara ke arah hua
" Sudah lah ling aku malu " Ucap hua dengan malu malu
" Broo kamu terlalu cepat meminta hahah jadi seperti ini kan, kelelahan di waktu yang paling kamu tunggu tunggu atau paling istimewa setelah upacara " Ledek fang tao ikut ikutan
" Eumm ya apalah daya ku yang sudah gatal haha " Ucap hwang dengan santai
" Yap, dan tapi itu bagus kalian akan cepat mendapat keturunan seperti ku yupss " Ucap ling antusias mengusap perut nya
" Ya semoga saja tapi aku berharap anak mu tidak se bar bar ibu dan ayahnya " Ucap hwang meminta
" Dasar kau mau aku timpuk hahh, siapa juga yang bar bar emang kalian berdua ga bar bar apa " Ling yang tak terima
Percakapan mereka berakhir saat melihat antrian yang ingin mengucapkan selamat pada mereka tak lupa juga ling memberikan kadonya....
1 Hari lagi ling menginap di kerajaan ming tempat tinggal nya sebelum menikah dulu
" Mommy ling senang sekali " Ucap ling sembari memeluk ibunda nya / mommy
" Tentu saja mommy tau, kamu senang karena akhirnya kamu bisa bersama pria impian mu bukan hemmm " Ucap ibunda wei mengerti sekali
" Yaa mommy sangat mengerti sekali hahaha, eumm ling nanti akan kembali, ling pasti merindukan mommy huhuhu " Rengek ling yang tak rela jauh dari mommy nya
" Bukan kah disana ada suami kan dan permaisuri tianzhi disana bisa kau ajak berbicara dan ada juga putri fang yi " Ucap mommy nya
" Memang sih tapi aku kan masih merindukan mommy " Rengek ling
Sore Hari dimana kepulangan antara kerajaan fang dan kerajaan yi
Nampak perpisahan yang mengharukan meninggalkan anak mereka dengan keluarga barunya
Semua haru dengan pemandangan di depan
Ling melihat yi mao yang begitu membenci nya dengan tatapan dingin dan datar, dirinya masih terpikirkan ucapan nya saat itu