
ling dan tao memutuskan kembali ke kediaman masing masing
q" Putra Mahkota yang terhormat terapkan lah sikap dingin anda karna hanya saya saja yang boleh malihat sifat manja anda " Ledek ling sambil berjalan beriringan seperti biasa orang kaku
" Tidak akan saya akan bermanja pada siapa pun karna wanita ku sudah ku temukan " Jawab fang tao
" Apa maksud mu awas aja ya kalo sampe macem macem siap aja nih Dapet.... "ucap ling menjeda ucapanya ya membuat fang tao berkeringat dingin mengerti apa yang ling maksud
" Udah udah iya deh iya janji ga bakalan, eh tapi kok kita kek anak kecil ya hahahah " Ucap fang tao menyadari
" iya juga ya sudahlah kita pulang, dan nanti malam aku akan masak masakan dari jaman kita " Ucap ling bersemangat
" Hah emang bisa gimana? " Tanya fang tao
" Ya adadeh tunggu saja saat makan malam di aula " Ucap ling dan meninggal kan tao ditempat yang sedang terbengong ' bagaimana bisa? '
Di perjalanan pulang
"Aduh ini kaka ku yang lagi bahagia , perasaan tadi murung banget deh pas lamaran eh tapi kok sekarang sunyam senyum gini ada apa ini cerita dong kak sama adiknya " goda adik ling bernama putri jiero
" Ehhh adik ku yang manis ini tentu saja aku senang, tapi aku gamau cerita in sama kamu bleee soalnya kmu itu suka bocor yaudah aku diem hahahah " jawab ling dengan sekena nya dan berlari kencang menuju kediaman nya sebelum adiknya meledak
" KAKAK AWAS KAUU HISHHH MENYEBALKAN EMANG AKU BOLONG APA PAKE BOCOR SEGALA HUUHH " Meledak jiero mendengar jawaban dari sang kaka
" Tuh kan meletuk letuk hahahahah Duarrrr " Ucap ling yang mendengar itu
SAMPAI DI KEDIAMAN
" Huuhh dia ga romatis banget sih bukanys kangen kangen malah di iyain aja semua ucapan ku hiihh dasar ga pernah berubah awas aja kalo udah jadi suami istri masih aja gitu aku kasih cicak kamu " Dumel ling sedikit kesal padahal ling masih ingin dengan tao
" Aduh ling pusing kepala ku liat kamu bulak balik terus ada apa? " Heran li
" ehhh li aku cuma berenergi saat ini jadi otot kaki ku ga mau diem pengen nya gerak terus " jawab ling seadanya dengan asal
" Ehhh kenapa mukanya sumringah gini bukanya tadi udah kayak baju kusut sekarang seneng banget ada apa ling? " Tanya li
" Tidak ada hanya saja Putra Mahkota menerima ku menjadi istrinya sudah itu saja " Jawab ling berbohong
" Haish baik lah baik lah aku sangat bersyukur atas keberunkeberuntungan mu ling " Ucap li bergitu senang karna kenyataan nya tak seperti yang di pikirkan tadi li
" Ya aku mau memembersihkan diri rasanya lengket sekali dahhh li " Ucap ling berlalu pergi tak mau mendengar pertanyaan dari li lagi takut dirinya yang akan membocorkan nya
Jadi li hanya tau jika ling dari masa depan saja dan tentang bibinya li belum tau jika bibinya dari masa depan juga
di dalam pemandian ling melalunkan atas semua yang terjadi pada dirinya... jika dipikirkan memang tak masuk akal sangat megis sekali
" Di jaman ku dulu aku kehilangan semua orang yang kusayang satu persatu dan sekarang kita bersama lagi dalam jarak yang begitu dekat, memang takdir seseorang tak bisa ada yang mengatur atau mengetahui apa yang selanjutnya terjadi " Bicara ling sendiri
" Dan kali saja aku dulu menolak firasatku mungkin aku ga akan pernah ketemu lagi dengan mereka huhhhh terima kasih tuhan " Ucap ling dengan terharu atas semua ini
Sedikit lama ling didalam pemandian dirinya memutuskan untuk memanjakan diri dengan melakukan spa oleh dirimya sendiri
" Huuh nyaman sekali "
...****************...